
Alexa mengambil nafas berulang kali, wanita itu kemudian mengambil beberapa peralatan yang memang sudah berada di dalam mobil.
"Buka laci mobil itu, berikan semua peralatan itu padaku." minta Alexa.
Dengan tangan gemetar sopir Alexa memberikan beberapa peralatan tersebut.
"Nyonya." Panggil sopir.
"Tenanglah, lakukan panggilan telepon kepada istrimu agar perhatianmu teralih. kalau kamu seperti itu terus aku bisa kebingungan." Alexa yang mulai marah.
Melihat kemarahan Bosnya itu seketika sopir Alexa langsung mengambil ponselnya dan melakukan panggilan video call bersama sang istri. Alexa mulai melakukan aksinya, wanita itu mengambil beberapa peralatan dan mencoba untuk mendeteksi bom yang ada di dalam mobilnya.
"Dasar kurang ajar, di mana bom itu diletakkan." ucap Alexa yang tidak mendapatkan keberadaan bom itu.
Sesaat kemudian dia merusak jok mobil belakang untuk bisa melihat bagasi.
"Berikan senter." pinta Alexa.
si sopir memberikan Alexa senter sembari berbicara dengan anak dan istrinya.
"Apa yang kamu lakukan sayang?" tanya istri sopir.
"Aku dan nyonya sedang membetulkan mobil, Entah kenapa mobil ini tiba-tiba tidak bisa bergerak." jawab sopir yang berusaha untuk menenangkan dirinya.
Alexa menggunakan mulutnya untuk memegang senter tersebut. "Di mana bom itu." ucap Alexa yang tidak menemukan keberadaan bom itu di dalam Bagasi belakang mobil.
"Bagaimana, Nyonya?" tanya sopir.
"Di sini tidak ada, jika di bawah tidak ada, di bagasi belakang tidak ada. apa kemungkinan besar bom itu ada di kap mobil depan?" ucap Alexa.
"Kalau berada di kap mobil depan berarti waktu mobil ini di hidupkan mobil ini akan meledak, Nyonya." ucap sopir.
"Kamu berbicara saja sama istrimu, biar aku mencari terus di mana bom itu." jawab Alexa.
BRETTTT...
Sesaat kemudian ponsel Alexa mulai berdering.
__ADS_1
"Bagaimana, Alexa?" tanya Paman Robinson.
"Tidak ada, paman. di bagasi belakang tidak ada." jawab Alexa.
"Lalu di mana bom itu?" tanya Paman Robinson.
"Apa Paman sudah melihat di bagian ban mobil?" tanya Alexa.
"Maksudmu?" tanya Paman Robinson.
"Jika bom itu tidak terlalu besar kemungkinan besar bom itu diletakkan di ban mobil, ketika mobil ini sedikit saja bergerak maka bom itu juga akan meledak." jawab Alexa.
Mendengar jawaban dari Alexa tentu saja Paman Robinson langsung mengerahkan empat anak buahnya itu untuk melihat di bawah mobil. mereka berempat mencoba melihat apakah ada sesuatu yang mencurigakan di sekitar ban mobil tersebut.
Beberapa saat kemudian ada beberapa barang yang begitu aneh, barang itu menempel di ban mobil.
"Tuan." Panggil salah satu anak buah Paman Robinson.
"Ada apa?" tanya Paman Robinson.
"Tuan, di ban belakang mobil ada seperti tutup botol yang menempel." jawab anak buah Paman Robinson.
"Alexa, aku sudah menemukan di mana bom itu." jawab Paman Robinson yang langsung mematikan ponselnya. pria itu bergegas melihat Bagaimana bentuk dari bom itu.
"Bagaimana, Paman?" tanya Brandon.
"Kawat bom ini dirakit dengan sangat hati-hati." jawab Paman Robinson.
"Maksud Paman?" tanya Brandon.
"Kalian berikan aku seluruh peralatan, kalian bantu aku kemari." minta Paman Robinson.
Empat anak buah itu sudah berada di bawah mobil, Alexa sengaja memberikan beberapa isyarat dengan mengetuk mobil.
"Ada apa Tuan?" tanya anak buah paman Robinson.
"Sebentar." jawab Paman Robinson yang kemudian memberikan kode kepada Alexa.
__ADS_1
"Bom miniatur, jika bom itu sangat kecil akan sangat susah untuk menemukan di mana kabel penghubungnya. jika itu tidak ada kabel penghubung berarti orang yang menggerakkan bom itu berada di sekitar sini." ucap Alexa.
Wanita itu langsung menelpon sang suami dan memberikan beberapa perintah untuk memblokade perusahaannya dan beberapa tempat yang ada di sekitar perusahaan.
"Yosuke, lakukan apa yang diminta oleh istriku. jangan sampai ada satu semut pun yang keluar dari tempat ini atau sekitar tempat ini." pinta Brandon.
"Baik, Tuan." jawab Yosuke yang kemudian mengerahkan seluruh anak buahnya untuk memblokade perusahaan dan beberapa tempat.
Beberapa anak buah Alexa yang mendengar mengenai bom itu tentu saja mereka langsung bergegas. mereka membantu untuk mencari tahu mengenai bom yang sudah diletakkan di mobil majikannya tersebut.
"Alexa, kabel penghubung bom ini terlalu tipis. Paman tidak bisa melihatnya." ucap Alexa.
"Jika memang seperti itu Paman harus melihat dengan detail, pakai alat infrared untuk melihat kabel itu." minta Alexa.
Tetap saja Paman Robinson masih belum menemukan kabel penghubung tersebut, sekitar beberapa menit kemudian Alexa mulai mencurigai sesuatu.
"Paman, coba Paman lihat di kap mobil depan." minta Alexa.
"Memangnya ada apa, Alexa?" tanya Paman Robinson.
"Paman Lihatlah saja, nanti Paman akan tahu." jawab Alexa.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)