
Brandon bisa melihat apa yang terjadi di tempat itu, pria itu merasakan kesakitan yang sangat luar biasa ketika melihat istrinya dalam kondisi tak berdaya.
"Aku pasti akan membunuh pria itu." ucap Brandon.
"Tenanglah, Brandon. kita sudah mendapatkan keberadaan Alexa dan Bagaimana kondisinya. kita akan menyebar menjadi beberapa tiktik, kita akan bertemu di satu tempat. aku yakin kalau kita menyerang sekarang kita masih mempunyai kesempatan yang besar." ucap Riana.
"Aku tidak akan membiarkan orang-orang itu menghancurkanku, Mama. aku pasti akan membuat mereka merasakan bagaimana kesakitan yang dialami oleh istriku." jawab Brandon.
"Kamu harus tenang, kita akan menyerang mereka malam ini kita akan membuat mereka tidak berkutik sama sekali." Riana mempertegas kata-katanya.
Hanya dengan beberapa ucapan saja akhirnya mereka terbagi menjadi 5 kubu. Riana bersama dengan sang suami, Brandon bersama Yosuke dan anak buahnya. Aselia bersama Leonardo dan anak buahnya, Samantha bersama Juan Ryan dan anak buahnya serta taman Robinson bersama anak buahnya 5 titik itu akan menyebar. mereka harus melumpuhkan para anak buah Ares.
"Kita akan bertemu di titik itu, kita harus membuat jalan luas agar kita bisa menyerang mereka." ucap Ricardo.
"Baiklah kalau begitu, kita akan terbagi menjadi 5 bagian. kita harus tetap saling terhubung sama satu sama lain." ucap Juan Rayen yang kemudian pergi bersama sang istri.
Semua persenjataan sudah dipersiapkan, Alexa akan dipertemukan dengan keluarganya lagi atau tidak. itu tergantung pada orang-orang yang mencintainya. di laboratorium itu Ares terus meminta dokter untuk melakukan sesuatu kepada Alexa.
"Kenapa kamu melakukan hal ini padaku?" tanya Alexa kepada Ares.
"Aku sudah bilang Kan kalau aku harus mendapatkanmu, Aku begitu mencintaimu." jawab Ares.
"Kamu pria gila, aku sudah bilang aku tidak akan pernah mencintaimu." jawab Alexa.
"Tapi cintaku ini benar-benar tulus, aku tidak akan membiarkanmu lepas dariku." jawab Ares.
Alexa masih belum bisa menggerakkan tubuhnya sepenuhnya, wanita itu hanya bisa berbicara dan menatap apa yang terjadi di laboratorium itu.
__ADS_1
"Di mana tempat ini, aku harus mengetahui di mana keberadaanku." ucap Alexa.
Ketika Ares pergi dari tempat itu Hiroki memasuki tempat Alexa.
"Kamu harus bersabar, suamimu dan yang lain akan segera kemari. Jangan berusaha untuk melawan jika tidak apa yang aku lakukan semuanya sia-sia saja." Hiroki yang memperingatkan Alexa.
"Kamu tidak tahu rasanya mendapatkan suntikan itu, jika kamu sudah mendapatkan suntikan itu kamu akan merasakan bagaimana kematian di depan matamu." jawab Alexa.
"Berbicara sedikit pelan, Aku tidak mungkin membawamu keluar karena kita akan mati berdua jika melakukan hal itu." jawab Hiroki sembari menggigit bibirnya agar ketika berbicara dia tidak terdengar.
"Jika sampai kamu membohongiku, Aku akan membunuhmu. jika sampai aku terbunuh dahulu maka aku akan menjadi hantu gentayangan." ucap Alexa.
"Sudah diam, ingin sekali aku melakban mulutmu itu." Hiroki yang kemudian pergi dari tempat itu. setelah mengatakannya Hiroki bersikap tidak terjadi sesuatu.
Di luar tempat itu orang-orang sudah bergegas keberadaan tempat yang benar-benar terpencil di sebuah gedung yang tidak terpakai. namun itu hanyalah gedung samaran karena di bawah tanah ada sebuah bangunan super megah milik Ares.
"Apa yang kamu lakukan di tempat itu, Hiroki?" tanya Ares kepada Hiroki.
Tentu saja Ares percaya karena barusan dia sudah memeriksa ponsel milik Hiroki dan pandainya Hiroki sudah menghapus seluruh percakapan, telepon, email dan lain sebagainya.
"Nanti akan ada tamu yang kemari, Apakah kau tidak ingin melihat teman-teman baruku?" tanya Ares.
"Teman-teman sebrengsek apa? yang aku tahu teman-temanmu itu adalah teman-teman yang pekerjaannya tidak bermutu." jawab Hiroki yang kemudian pergi.
Beberapa pria sudah berada di tempat itu.
"Halo mister Georgino." sapa Ares.
__ADS_1
"Selamat siang, tuan Ares." jawab tuan Georgino yang sudah datang bersama dengan Lucifer.
"Bagaimana dengan obat yang kau janjikan itu?" tanya tuan Georgino.
"Tentu saja aku sudah mempersiapkan segalanya, kamu tenang saja lagi pula tidak akan ada yang berani menyetok barang-barang itu kecuali aku." jawab Ares.
"Tuan benar-benar sangat hebat karena mau bekerja sama dengan kami." ucap Lucifer.
"Aku menginginkan wanita itu jadi aku akan melakukan semuanya untuk kalian, sesuai kesepakatan barang yang kamu minta sudah aku persiapkan. sekarang kalian lakukan apa yang ingin kalian lakukan dengan barang-barang itu sekarang aku harus menemui kekasihku." jawab Ares yang kemudian ke tempat Alexa.
Ternyata orang yang sudah memberikan informasi mengenai Alexa adalah Lucifer, pria itu mengira kalau Ares bukanlah pria berbahaya, ketika dia mengetahuinya malah dia masuk ke lubang buaya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)