
BRAKKK!!!
SLEPP..
SLEPP...
Brandon menembak anak buah Ares menggunakan pistol peredam.
"Habisi mereka semua." perintah Brandon.
TUT..
"Kamu hati-hati beberapa kelompok sudah berada di tempat ini." Hiroki yang memberi peringatan.
"Tenang saja." jawab Brandon.
SLEPP..
SLEPP..
penyerangan hari itu benar-benar sudah diatur dengan begitu cermat.
"Apakah kamu sudah menemukan keberadaan istrimu, Brandon?" tanya Leonardo kepada putranya.
"Aku akan memasuki tempat itu, Papa." jawab Brandon yang berkomunikasi dengan papanya dengan alat komunikasi tersebut.
"Baguslah kalau begitu, kami sudah menyelesaikan tugas kami di wilayah yang sudah kita tentukan." jawab Leonardo.
Di dalam ruangan itu Lucifer menatap Alexa yang benar-benar tidak berdaya, wajah cantik dari wanita yang membuat Lucifer jatuh cinta itu terlihat pucat dengan raut wajah yang begitu lelah.
"Aku tidak akan pernah mengira kalau aku harus menyerahkanmu pada pria itu, Nyonya Alexa. Sebenarnya aku berharap aku bisa memilikimu, tapi aku tidak akan mampu melawan pria itu." Lucifer yang berada di depan tubuh Alexa.
Mendengar ucapan pria itu tubuh Alexa ingin sekali bergerak, wanita itu meradang mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Lucifer.
"Jadi, kamu orang yang sudah membuat aku di tempat ini." ucap Alexa.
"Sebenarnya aku ingin memilikimu, Namun karena kekuasaan aku tidak mampu melawan pria itu. jadi aku menyerah, Aku lebih memilih untuk memberikanmu kepada pria itu dengan imbalan yang sudah kami sepakati." jawab Lucifer.
"Cih.., lihat saja aku pasti akan membunuhmu." ucap Alexa.
"Aku tidak mampu melawan pria itu." Lucifer terlihat menatap Alexa.
"Kita pergi dari sini." tuan Georgino menarik putranya.
"Ada apa, papa?" tanya Lucifer.
"Ada masalah di tempat ini, kita pergi dari sini." ajak tuan Georgino.
"Cepat, kalian persiapkan senjatanya, aku akan membawa kekasihku." perintah Ares.
__ADS_1
"Tuan, anak buah kita sudah di lumpuhkan." ucap anak buah Ares.
"Lindungi aku," perintah Ares.
Riana dan sang suami melumpuhkan anak buah ares di bagian barat, Aselia dan sang suami melumpuhkan anak buah Ares di bagian selatan dan anak buahnya di bagian Utara.
"Kami semua sudah melumpuhkan mereka."
komunikasi di empat tempat.
DOR!!
DOR!!
Suara tembakan di beberapa tempat.
"Serang mereka tanpa tersisa!" seru Ares.
DOR!!
DOR!!
DORR!!
suara tembakan di tempat itu saling bersahutan, mereka benar-benar tidak akan pernah saling menyerah. Ares membawa keluar Alexa di salah satu ruangan yang memang dikhususkan jika ada sesuatu yang terjadi.
"Lalu, Siapa saja yang ada di tempat ini?" tanya Brandon.
"Lebih baik kau kejar istrimu dahulu, jika tidak pria itu akan membawa istrimu pergi jauh." jawab Hiroki.
Brandon dan anak buahnya mengejar Ares yang membawa Alexa, Alexa sendiri nampak tubuhnya belum bisa digerakkan Wanita itu benar-benar sangat marah. ingin melakukan sesuatu namun dia tidak berdaya.
"Aku pasti akan membunuhmu." ucap Alexa.
"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, jadi sebentar lagi kamu akan menjadi milikku." jawab Ares yang menggendong Alexa.
Entah seperti apa serum yang disuntikkan di tubuh Alexa hingga membuat wanita itu tidak bisa menggerakkan tubuhnya, Brandon terus mencari keberadaan sang istri bersama anak buahnya. sedangkan Yosuke harus membereskan anak buah Ares yang berada di tempat itu.
"Beraninya Kau mengambil istriku!" seru Brandon yang melihat Ares berlari keluar dari gedung itu sembari menggendong Alexa.
DOR!!
DOR!!
Ares menoleh kemudian langsung menembak Brandon, sayangnya Brandon dan anak buahnya memakai rompi anti peluru.
"Lepaskan istriku!" seru Brandon.
"Aku tidak akan pernah melepaskannya, dia akan menjadi istriku." jawab Ares.
__ADS_1
"Lepaskan dia!" seru Brandon.
"Jika aku tidak bisa memilikinya maka dia akan mati bersamaku." jawab Ares yang kemudian menodongkan pistol itu di kepala Alexa hingga membuat langkah kaki Brandon langsung terhenti.
"Jangan berani kamu melakukan hal itu!" teriak Brandon.
"Jika aku tidak bisa memilikinya lebih baik dia mati bersamaku!" seru Ares yang hendak menarik pelatuk pistolnya.
Namun sesaat kemudian sebuah peluru sudah melesat di salah satu kaki Ares hingga membuat pria itu langsung tersungkur sembari menggendong Alexa.
DOR!!
"Jika kamu membunuh wanita itu, maka semua yang harusnya menjadi milikku akan hilang terhempas angin!" seru Hiroki yang sudah menembak salah satu kaki Ares.
"Dasar pengkhianat, beraninya kamu menghianatiku, Hiroki!" teriak Ares.
"Maafkan aku Ares, tapi akan sangat berbahaya jika aku berada di pihakmu." jawab Hiroki yang kemudian mengarahkan pistol itu ke lengan Ares.
DOR!!
DOR!!
ZLEPP...
"Dasar brengsek, Aku akan membunuhmu, Hiroki!!" seru Ares yang kemudian mengarahkan pistol yang ada di tangannya ke arah Hiroki.
DOR!!
DOR!!
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1