MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)

MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)
KABAR BAHAGIA


__ADS_3

"Apa yang terjadi pada isteriku, dokter?" tanya Brandon.


"Hemm.., tuan, selamat." ucap dokter.


"Selamat? selamat apa?" tanya Brandon


"Selamat karena isteri anda sedang hamil." jawab dokter.


"Maksud anda, dokter?" tanya Alexa.


"Iya, nyonya. anda sedang hamil." jawab dokter yang membuat Alexa dan Brandon benar-benar sangat terkejut dengan jawaban yang diberikan oleh dokter.


"Maksud dokter istri saya sedang hamil gitu?" tanya Brandon.


"Iya, istri anda sedang hamil, Tuan." jawab dokter wanita.


Brandon yang mendengar hal itu tentu saja pria itu benar-benar sangat bahagia, sebuah kehidupan baru sudah berada di perut sang istri. pernikahan yang hampir berjalan satu tahun itu benar-benar membuat Brandon merasakan kebahagiaan yang begitu sempurna.


"Kamu tahu, sayang. sekarang kamu sedang hamil." ucap Brandon.


Alexa tidak tahu apa yang harus dia katakan, hamil? entah dia harus senang atau bagaimana, tapi saat menutup matanya Wanita itu membayangkan sosok kecil yang akan bersamanya.


"Aku hamil?" tanya Alexa.


Brandon Menganggukkan kepalanya, pria itu benar-benar begitu bahagia dengan informasi yang diberikan oleh dokter.


"Hamil?" Alexa yang terlihat sedikit kebingungan.


Kabar yang diberikan oleh dokter bukan karena sesuatu atau Alexa takut untuk memiliki anak. tapi wanita itu berpikir Apakah dia bisa menjadi seorang ibu? dendamnya untuk membalas orang-orang yang sudah melukainya itu masih belum terlaksana, Alexa berpikir tentang semua yang sudah terjadi. kehidupan benar-benar memberikan dia sebuah pilihan yang harus dia jalani.


"Apakah kamu tidak senang dengan kehamilan ini, sayang?" tanya Brandon yang melihat raut wajah Alexa tidak sebahagia dirinya.


Alexa menggelengkan kepalanya, wanita itu kemudian mengajak sang suami untuk pergi dari rumah sakit.

__ADS_1


"Apakah kau ingin minum sesuatu?" tanya Brandon.


Alexa menganggukkan kepalanya, wanita itu meminta pergi ke sebuah tempat. sekitar beberapa menit kemudian Brandon membawa istrinya ke restoran yang tidak jauh dari rumah sakit.


"Ada apa, sayang?" tanya Brandon dengan sangat lembut sembari memegang tangan sang istri.


"Alexa tidak menjawab, wanita itu hanya menatap suaminya dengan tatapan yang begitu lembut.


"Apakah kamu tidak suka dengan kabar kehamilanmu?" tanya Brandon.


Alexa menggelengkan kepalanya kembali, wanita itu nampak tersenyum tipis kepada sang suami.


"Lalu, ada apa?" tanya Brandon kembali.


"Aku bukannya tidak ingin memiliki anak, hanya saja...," perkataan Alexa yang tidak dilanjutkan.


"Hanya saja apa? apakah kamu belum siap untuk mempunyai anak?" tanya Brandon.


Alexa kembali menggelengkan kepalanya, wanita itu menatap suaminya kemudian menundukkan kepalanya.


"Lalu?" tanya Brandon.


"Apakah ini waktu yang tepat Aku memiliki seorang anak? kamu tahu kan aku harus membalas orang-orang itu aku harus memberikan pembalasan atas semua yang mereka lakukan." jawab Alexa.


Mendengar jawaban seperti itu Brandon nampak tersenyum, pria itu menatap istrinya kemudian mencium tangan sang istri.


"Anak yang ada di kandanganmu bukanlah sesuatu yang merepotkan, dia adalah anugerah Tuhan untuk kita. dia adalah harta yang harus kita syukuri, dia adalah anugerah dari Tuhan untuk kita." jawab Brandon.


Mendengar jawaban seperti itu dari sang suami Alexa terlihat tersenyum.


"Terima kasih, terima kasih atas segalanya." ucap Alexa.


"Akulah yang harus berterima kasih karena kamu memberikan aku hadiah yang sangat istimewa." jawab Brandon.

__ADS_1


Terasa hati Alexa benar-benar lega, nampak Alexa memberikan dia kekuatan untuk mempertahankan segalanya.


"Huff..," Alexa menghela nafasnya.


"Kalau kamu masih belum siap untuk memiliki anak, Aku menyerahkan segalanya padamu." ucap Brandon yang memegang tangan istrinya.


"Tidak, anak yang ada di perutku ini adalah hasil dari cinta kita. dia adalah nafas hidup yang akan menjadi penguatku." jawab Alexa sembari menyentuh perutnya.


Jawaban Alexa membuat Brandon benar-benar sangat bersyukur, pria itu takut jika istrinya belum siap memiliki anak. namun jawaban yang dikatakan Alexa membuat pria itu bernafas begitu lega.


"Kita jalani semua ini perlahan-lahan, aku tidak ingin kehilangan kamu atau anak yang ada di kandunganmu. kita adalah kehidupan baru, kita adalah orang tua yang harus melindungi anak itu." jawab Brandon.


Alexa pasti akan melindungi anaknya, wanita itu tidak akan membiarkan kehidupannya kelam seperti dirinya.


"Ya sudah kalau begitu, lebih baik kita pulang dari sini, perutku buat benar-benar mual." ucap Alexa.


"Ya sudah ayo kita pulang." jawab Brandon yang terlihat begitu bahagia, pria itu benar-benar merasakan kebahagiaan yang luar biasa. di setiap jalan yang dia lalui Brandon terus mencium tangan sang istri, pria yang berusia 35 tahun itu sekarang merasakan kebahagiaan yang tiada terkira. ketika sampai di mansion besar miliknya senyum yang ada di wajah Brandon tidak luntur sama sekali.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


__ADS_2