MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)

MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)
KEDATANGAN RIANA


__ADS_3

Langkah kaki Alexa sudah meninggalkan gedung tersebut, di tempat lain seorang pria benar-benar dibuat takjub dengan semua yang terjadi kepada Thomas.


"Selidiki mengenai orang itu." perintah Hiroki.


"Baik, Tuan." jawab anak buah Hiroki


"Thomas benar-benar akan mendapatkan sesuatu yang sangat luar biasa.


Wow.., orang itu benar-benar sungguh luar biasa. Siapa sebenarnya dia? mengapa dia begitu cepat menghancurkan Thomas.,x ucap Hiroki.


Hiroki akan mencari tahu mengenai orang yang sudah menghancurkan Thomas. di tempat lain Alexa sudah kembali ke rumahnya, dia terlihat begitu santai setelah membunuh orang begitu banyak. tidak ada penyesalan sama sekali.


"Baiklah kalau begitu Paman Robinson, Aku akan pergi karena aku harus mendapatkan semua yang harus aku lakukan." ucap Brandon.


"Terima kasih karena kamu sudah membantu kami, Brandon. Terima kasih karena kamu membantuku untuk membersihkan tempat itu." ucap Paman Robinson.


"Kalau ada sesuatu Paman jangan sungkan-sungkan untuk mengatakan padaku, aku pasti akan membantu Paman." jawab Brandon yang kemudian pergi.


Alexa terlihat menatap kepergian Brandon, wanita itu sedikit mengangkat alisnya.


"Apa yang sebenarnya dicari pria itu." ucap Alexa.


Sekitar 3 jam kemudian Brandon mencari tahu mengenai masa lalu Alexa. Kenapa wanita itu menjadi sekejam itu bahkan tidak mempunyai hati sama sekali.


"Sebenarnya apa yang sudah terjadi, Tuan?" tanya Yosuke.


"Wanita itu sangat menakutkan, Yosuke. Bahkan dia lebih menakutkan dari mamaku." jawab Brandon.


Ketika Yosuke dan Brandon berbicara ponsel milik Brandon berdering, pria itu menatap ponselnya dan ternyata di ponsel itu panggilan dari Riana masuk.


"Ada apa, Tuan?" tanya Yosuke.


"Mama menelpon." jawab Brandon.


TUT..


"Ya, mam." jawab Brandon.


"Oh ya Brandon, Besok Mama akan ke tempatmu." ucap Riana.


"Memangnya Mama mau apa kemari?" tanya Brandon kepada mamanya.


"Memangnya Mama tidak boleh ke tempat mu itu? Apakah mama tidak boleh mengunjungimu?" tanya Riana kepada putranya.


"Ya tentu saja boleh, Mama. Siapa Tidak membolehkan Mama kemari." jawab Brandon.

__ADS_1


"Sebenarnya aku sangat penasaran dengan wanita yang kamu katakan itu, Mama mau ke sana karena ingin melihatnya." jawab Riana yang kemudian mematikan ponselnya.


Namun tak berselang lama seorang wanita malah sudah masuk ke dalam rumah Brandon. Hal itu membuat Brandon langsung membulatkan kedua matanya karena benar-benar terkejut.


"Mama, papa. kalian lagi ngapain di sini?" Brandon yang terkejut.


"Dasar anak kurang ajar, berani sekali kamu bilang seperti itu sama Mama dan Papa. kami kemarin tentu saja karena kami ingin melihatmu.'jawab Riana.


"Tapi kan tadi Mama bilang kalau besok mama dan papa akan kemari? tapi kenapa sekarang sudah ada di sini?" tanya Brandon bingung.


"Kamu seperti tidak tahu saja Seperti apa mamamu, gara-gara kamu bilang dia menemukan wanita seperti mamamu hal itu membuat namamu langsung penasaran Ingin bertemu dengannya." jawab Leonardo yang membuat Brandon hanya menghela nafasnya kasar.


Salahnya sendiri kenapa dia harus menceritakan mengenai Alexa, sekarang dia harus mendapatkan kenyataan seperti itu di depannya.


"Yosuke." Panggil Leonardo.


"Iya tuan." jawab Yosuke.


"Oh ya, bagaimana dengan masalah yang sudah terjadi itu? Apakah semuanya baik-baik saja?" tanya Leonardo kepada Yosuke.


"Semuanya sudah saya lakukan sesuai perintah Anda, tuan." jawab Yosuke.


"Ya sudah kalau begitu, aku percayakan semuanya padamu. kalau ada sesuatu kamu kabari aku." ucap Leonardo.


Entah apa yang akan terjadi dengan pria itu, tapi yang jelas Brandon harus bersiap-siap untuk semua yang mungkin akan dilakukan oleh ibunya.


"Oh ya Brandon, Di mana rumah wanita itu?" tanya Riana.


"Memangnya kenapa ma?" tanya Brandon.


"Tentu saja Mama ingin langsung bertemu dengannya." jawab Riana.


"Mama gila ya, Mama itu baru datang. Lalu kenapa Mama Ingin bertemu dengannya?" tanya Brandon yang membuat Riana langsung marah.


"Kamu ini anak tidak berbakti ya, berani sekali kamu bilang mama ini Gila. kamu ini lahir dari mana sih?!" tanya Riana yang membuat Brandon menelan ludahnya sedikit susah.


Mau diapakan pun Brandon tidak akan bisa mengganggu kedua orang tuanya, Riana tiba-tiba sudah datang ke tempat itu dengan menggunakan jet pribadinya. Brandon mau tidak mau dia harus berbicara dengan baik kepada orang tuanya, jika sampai dia melakukan sedikit kesalahan saja maka wanita itu akan sangat marah kepadanya.


"Yosuke, Bisakah kamu antarkan aku ke rumah wanita itu?" tanya Riana kepada Yosuke.


Brandon dan Yosuke saling menatap satu sama lain, Tak ada kata yang berani keluar dari mulut Yosuke ketika Riana meminta hal itu.


"Tapi, Nyonya. Apa tidak sebaiknya anda meminta Tuan Brandon mengantar saja?" tanya Yosuke yang kebingungan.


"Kamu lihat sendiri kan pria ini tidak mau mengantarkanku ke sana. Jika kamu juga tidak mau mengantarkanku ke sana tidak apa-apa, aku mau tahu apa yang akan terjadi jika aku tiba-tiba berada di sana dan tidak ada orang yang mengantarkan aku?" ancam Riana.

__ADS_1


Siang itu akhirnya terjadilah tawar-menawar antara Brandon dan Riana, Brandon berhasil meyakinkan mamanya kalau dia harus beristirahat terlebih dahulu.


Di tempat lain Alexa mulai berselancar Di laptopnya, dia mencari tahu mengenai Thomas.


"Pria tua, kamu akan segera aku dapatkan, lihat saja aku tidak akan melepaskanmu kamu sudah membunuh keluargaku. aku pasti akan membuatmu tidak bisa bernafas selamanya." ucap Riana.


Beberapa informasi mengenai para pembunuh itu akhirnya didapatkan oleh Alexa, begitu banyak orang yang sudah bekerja sama dengan Thomas untuk membunuh keluarganya, Alexa nampak tersenyum ketika dia melihat beberapa foto dari para pembunuh keluarganya tersebut.


"Mata dibalas mata, tangan dibalas tangan, darah dibalas darah, nyawa akan dibalas nyawa." ucap Riana yang kemudian menyalin seluruh dokumen dari para pembunuh itu.


Riana membuat list nama para pembunuh itu satu persatu, wanita itu nampak begitu lihat saat dia mengorek satu persatu dari beberapa pengusaha. pejabat, bahkan orang-orang penting yang ikut andil dalam pembunuhan keluarganya.


"Sekarang kalian boleh tersenyum, sebentar lagi aku mau melihat senyum kalian itu masih terlihat ataukah senyum kalian itu akan hilang seketika." ucap Alexa yang kemudian mematikan ponselnya.


Wanita itu nampak menunjukkan semua kecerdikannya.


"Apa yang kamu dapatkan, Alexa?" tanya Paman Robinson.


"Aku sudah mendapatkan semuanya, Paman. Oh ya apakah Paman sudah membuat bom rakit yang aku inginkan itu?" tanya Alexa


"Sudah, paman sudah membuatkannya. tapi untuk apa?" tanya Paman Robinson.


"Untuk hadiah seseorang." jawab Alexa yang kemudian keluar dari kantor yang ada di rumahnya.


Paman Robinson Tidak akan terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh Alexa, Karena Wanita itu selalu saja memberikan kejutan-kejutan menakutkan untuk musuh-musuhnya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

__ADS_1


__ADS_2