
"AAAAA!!!"
Tara berteriak dengan sangat keras ketika dirinya benar-benar harus merasakan kesakitan ketika rambutnya dijambak kasar oleh Alexa. bahkan wanita itu membawa Tara keluar dari kantor sang suami.
Para pekerja yang ada di perusahaan Brandon mereka menatap Tara yang hanya memakai bra dengan span.
"Siapapun yang berusaha untuk mengganggu kehidupanku maka dia harus menerima balasannya, kamu dengan kearogananmu kamu berusaha untuk mengganggu kehidupanku. maka dari itu aku akan memberikanmu sebuah hadiah yang tidak akan pernah kamu lupakan. Alexa yang benar-benar mempermalukan Tara.
"Lepaskan aku, lepaskan aku!!" teriak Tara.
Alexa tidak mengatakan apapun, wanita itu masih tetap menjambak rambut Tara dengan sangat keras. cengkraman Alexa benar-benar begitu kuat, dia menyeret tubuh Tara berkeliling ke perusahaan. rasa malu dirasakan oleh Tara ketika dia dipermalukan oleh Alexa.
"Aku pasti akan membunuh!!" seru Tara.
"Lakukan saja, aku mau lihat bagaimana kamu membunuhku. Apakah jar jemarimu yang lentik itu bisa melakukannya." jawab Alexa yang masih menarik kasar rambut Tara.
Raut wajah yang kesakitan membuat Tara hanya bisa berteriak, namun para pekerja yang ada di perusahaan Brandon mereka dengan semua yang dilakukan oleh istri bos mereka tersebut.
"Rasakan karena dia berani mengganggu Nyonya marah. Dia tidak tahu apa kalau wanita itu tidak akan tinggal diam begitu saja." ucap beberapa karyawan.
Mereka terus bergunjing, Bahkan beberapa diantara mereka dengan sengaja melakukan siaran langsung di sosial media. mereka semuanya benar-benar tertawa puas, beberapa tahun yang lalu mereka melihat wanita itu mempermalukan calon istri dari Brandon. bahkan wanita itu terang-terangan mengaku sebagai tunangan Brandon, padahal itu semua hanyalah karangannya saja.
"Selamat datang di dunia yang tidak akan pernah bisa kau jangkau, Selamat datang di dunia yang selalu ingin kau dekati. Selamat datang di neraka yang sudah kebuka sendiri." ucap Alexa yang berjalan begitu santai.
Beberapa karyawan membuat video Tara, mereka tertawa lepas mereka tertawa begitu bahagia saat melihat raut wajah Tara yang kesakitan seperti itu.
"Lihatlah, wanita itu ingin menangis." cibir para karyawan.
__ADS_1
Tara benar-benar malu, dia merasakan rambutnya yang begitu kesakitan. dia berusaha menutupi tubuhnya yang setengah telanjang.
"Kamu tidak usah menutupi tubuhmu, Buat apa kamu menutupinya. tadi kamu membiarkan tubuhmu itu terpampang begitu jelas, bukan? sekarang aku akan memperlihatkan tubuhmu itu kepada seluruh karyawanku!!" seru Alexa dengan emosi yang sudah luar biasa.
Beberapa saat kemudian Alexa Sudah sampai di lantai bawah, dia menatap beberapa petugas keamanan yang ada di luar tempat itu.
"Kalau sampai wanita ini masuk ke perusahaan suamiku akan kupastikan kalian tidak akan bisa bekerja di manapun." ancaman Alexa.
"Dasar wanita brengsek, dasar wanita sialan, kamu adalah wanita iblis!!" teriak Tara.
Alexa hanya tersenyum kemudian menatap Tara, wanita itu berjalan mendekati Tara yang wajahnya sudah memerah karena malu.
PLAKKK!!
PLAKKK!!
"Aku bukanlah wanita penyabar, aku bukanlah wanita yang akan diam saja saat melihat seorang wanita berusaha menggoda suamiku. aku akan membunuh wanita yang berusaha melakukan hal itu, jika kamu berani mengulanginya akan kupastikan dirimu seperti papamu." bisik Alexa di telinga Tara yang membuat wanita itu langsung membulatkan matanya dengan sempurna.
"Apa maksudmu?" tanya Tara.
"Entahlah." jawab Alexa yang kemudian masuk ke perusahaan.
Kedua kaki Tara terasa begitu lemas, kata-kata yang diucapkan oleh Alexa terus terngiang yang di otaknya.
"Lebih baik anda keluar dari sini, Nona Tara. Jika kamu tetap seperti ini maka jangan salahkan jika kami akan melemparmu keluar dari wilayah ini." ucap salah satu petugas keamanan.
"Mungkin dia tidak mau keluar dari sini, mungkin dia ingin melayani kita. Lihatlah setengah tubuhnya aja telanjang." cibir salah satu petugas keamanan yang terlihat wajahnya sedikit mesum.
__ADS_1
"Kamu jangan main-main, jika Nyonya Alexa tahu bisa-bisa kamu akan dihabisi oleh wanita itu." jawab Salah satu petugas keamanan yang ikut dalam beberapa penghukuman.
"Keluarlah dari sini, Nona Tara. jika sampai kamu tetap di sini saya akan menelpon Nyonya Alexa." ucap salah satu petugas keamanan kembali.
Kedua kaki Tara benar-benar terasa lemas, wanita itu terus memikirkan apa yang dikatakan oleh Alexa.
"Mungkinkah wanita itu yang membuat Papa seperti ini? mungkinkah wanita itu yang melakukan semua ini? Tapi tidak mungkin karena Papa yang sudah menculik wanita itu." guman Tara sembari berjalan lunglai di jalan raya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1