MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)

MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)
MENYIKSA THOMAS


__ADS_3

"Siksa dia, Papa. luapkan semua yang kau rasakan." ucap Alexa.


ketika Alexa mengatakan hal itu, entah mengapa Gabriel benar-benar merasakan perasaan yang begitu luar biasa, kesakitan itu benar-benar begitu besar. Gabriel mengambil pisau yang diberikan oleh Alexa. Ada rasa ketakutan, namun ketika Alexa melihat tangan Papanya gemetar wanita itu langsung memegangnya.


"Jangan pernah takut, Papa. Ingatlah semua yang sudah dia lakukan, Ingatlah apa yang sudah dia perbuat kepada kita." ucap Alexa. wanita itu langsung mengulurkan tangan papanya yang memegang pisau.


SRETTTT..


Sebuah goresan indah sudah terukir di wajah Thomas.


"Seperti itu papa, lakukan seperti itu. buat dia merasakan seperti apa yang kita rasakan, Papa harus membuat pria itu merasakan bagaimana kesakitan kita. dia sudah membuat kita menderita, maka kita buat dia merasakan penderitaan juga." Alexa yang kemudian melepaskan tangan Papanya.


Alexa ingin melihat Papanya melakukan apa yang dia lakukan, Paman Robinson yang melihat hal itu seketika pria itu mendekati tubuh Thomas.


"Kau adalah anjing piaraan Gabriel, bukan?" ucap Thomas.


Mendengar perkataan seperti itu tentu saja Paman Robinson langsung murka, seketika dia mengangkat kakinya kemudian menendang tubuh Thomas dengan begitu keras.


BUGG!!


BUGG!!


"Kau mengatakan Aku adalah anjing, Aku adalah peliharaan yang bisa menjaga keluargaku. Aku adalah pria yang bisa menepati janjiku." jawab Thomas.


Sesaat kemudian Thomas kembali merasakan kesakitan ketika Paman Robinson memberikan tendangan di tubuh pria itu kembali.


BUGG..


BUGG..


BUGG..

__ADS_1


beberapa tendangan itu diberikan oleh Paman Robinson, pria itu menatap Thomas dengan tatapan mata yang tidak akan melepaskan satu detik pun.


"Rasakan apa yang perlu kau rasakan, kamu harus merasakan Seperti apa rasanya ketika aku melihat kematian anak dan istriku. aku akan melihat bagaimana kau mati perlahan-lahan." ucap Paman Robinson.


Paman Robinson langsung mengambil sebuah besi yang tidak berukuran besar di ruangan itu.


"Aku ingin membuatmu mati perlahan-lahan." ucap Paman Robinson. pria itu langsung mengangkat besi itu memukulkan besi itu di lutut Thomas dengan begitu keras.


BUGG!!


BUGG!!


BUGG!!


"Aku ingin kau merasakan Seperti apa rasanya kesakitan yang kau berikan kepada orang-orang itu, aku ingin kau merasakan bagaimana ketika kau tidak bisa berjalan. aku ingin kau merasakan teriakan, Aku ingin kau menatap orang-orang yang sudah menyiksamu. perlahan-lahan aku ingin kau hidup dalam waktu yang lama, Aku ingin kau merasakan kematian dalam setiap detiknya!!" seru Paman Robinson. pria itu mulai mengingat anak dan istrinya yang dibunuh oleh Thomas dengan sangat kejam.


Helaan nafas Paman Robinson tiba-tiba saja tidak teratur, dia menjadi gila. Paman Robinson memukul Thomas berulang kali bahkan membuat tulang kaki Thomas benar-benar hancur.


suara teriakan Thomas dengan sangat keras. pria itu kakinya benar-benar begitu sakit, tulang-tulangnya benar-benar patah. Paman Robinson tidak akan melepaskan Thomas begitu saja, air matanya seketika mengalir merasakan kesakitan yang begitu luar biasa.


"Menangislah, keluarkan seluruh air matamu sama seperti kami menangis ketika melihat kau membunuh keluarga kami. menangislah, berteriaklah. Aku ingin kau berteriak dengan sangat keras agar kau bisa merasakan kesakitan kami!!" seru Paman Robinson.


Emosi yang begitu luar biasa itu dapat dilihat oleh Alexa, wanita itu nampak tersenyum. dia akan melihat orang-orang yang dia cintai membalas dendam kepada orang yang sudah menghancurkan kehidupan mereka.


"Jangan bunuh dia Sekarang, Paman. Jangan biarkan dia hidup, beri dia waktu untuk merasakan kesakitan setiap hari!" seru Alexa.


TRANGGG..


Paman Robinson langsung melempar besi yang ada di tangannya.


"Tentu Alexa, tentu Paman pasti akan membuat dia hidup enggan mati pun ingin secepatnya." jawab Paman Robinson.

__ADS_1


Gabriel hanya bisa menatap Paman Robinson yang benar-benar memberikan pembalasan kepada Thomas.


"Seperti inilah yang kau lakukan padaku selama bertahun-tahun, kau memukul kedua kakiku hingga aku menjadi cacat. kau membakar tubuhku hidup-hidup, suatu saat nanti aku pasti akan menyalakan api dendam yang sangat besar ini. akan kubuat kau merasakan kesakitan yang sama sepertiku." Gabriel yang kemudian meminta Alexa untuk mempersiapkan korek api.


"Apa yang ingin Papa lakukan?" tanya Alexa.


"Papa ingin membakarnya perlahan-lahan." jawab Gabriel.


Alexa kembali terdiam dan tersenyum dengan jawaban Papanya.


"Aku suka dengan jawaban papa." jawab Alexa.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

__ADS_1


__ADS_2