MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)

MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)
KEDATANGAN RIANA


__ADS_3

Aktifitas sepasang suami istri itu begitu padat, mereka bekerja dengan semua kerja keras mereka.


Hari ini Brandon bertemu dengan salah satu teman bisnisnya, Riana dan sang suami juga datang setelah mendengar kabar mengenai papa Alexa.


"Memangnya apa yang akan kamu lakukan, sayang?" tanya Leonardo.


"Tentu saja aku akan menjebak mereka berdua, masa mereka sudah menikah selama satu minggu masih belum melakukan hal itu." ucap Riana.


"Kamu dulu juga seperti itu kan, ayolah sayang. Jangan memaksakan mereka." ucap Leonardo.


"Diam saja kamu, kamu itu udah tua. kamu itu tahu apa." jawab Riana kesal.


"Tua-tua begini kan kamu mencintaiku." sindir Leonardo yang membuat Riana langsung melotot.


"Sudah, diam. jangan banyak bicara." Riana yang kemudian keluar dari mobilnya.


Sepasang suami istri itu baru sampai di mansion milik Brandon dan Alexa, terlihat sepasang suami istri itu datang dengan sebuah misi yang sangat menegangkan.


"Sayang, kita ini seperti setan tiba-tiba datang tiba-tiba pergi tanpa mereka inginkan." ucap Leonardo.


"Sudah diam, kamu ngapain sih dari tadi ngomel melulu. kamu nggak capek ya, kalau kamu nggak capek mulutmu itu mau aku perban." jawab kesal Riana.


"Kamu itu selalu minta menang sendiri, giliran aku menang kapan?" tanya Leonardo.


"Kamu selalu menang kalau di atas ranjang, Bukankah begitu?" tanya Riana yang membuat Leonardo malah tersenyum kemudian memberikan pelukan kepada sang istri.


"Kalau itu sih aku tidak ada tandingannya, sayang. buktinya Kita sudah mempunyai tiga anak tiga cucu." ucap Leonardo yang kemudian menarik sang istri masuk ke dalam rumah besar milik Putra mereka.


Langkah kaki yang begitu gemulai walaupun usia tidak lagi muda, namun sosok Riana adalah sosok yang paling menawan.


"Nyonya." Panggil salah satu pembantu.


"Di mana majikan kalian?" tanya Riana.


"Masih di perusahaan, Nyonya. belum pulang." jawab pembantu.


"Ya sudah kalau begitu, Oh ya bisa tolong buatkan aku makanan tidak, aku lapar." ucap Riana.

__ADS_1


"Baik, nyonya." jawab pembantu.


"Sayang." Panggil Leonardo.


"Ada apa." jawab Riana.


"Nanti malam kita olahraga yuk." ajak Leonardo.


"Kamu itu sudah tua bangka masih memikirkan hal itu." cibir Riana.


"Usia boleh tua, sayang. tapi kebahagiaan itu harus mudah terus dong." jawab lantang Leonardo yang membuat Riana memutar kedua bola matanya.


"Lihat aja Tuan Antonio dan Juan itu juga seorang pria, tapi mereka tidak sepertimu." sindir Riana.


"Apaan, Memangnya kamu tahu? kalau Kami bertiga saling menelpon Kami selalu curhat masalah itu, kamu tidak tahu kan mereka sama aku tuh sama aja, mereka itu suka melakukan hal itu. mereka bilang itu buat kesegaran jasmani dan rohani." jawab Leonardo yang membuat Riana malah semakin kesal.


"Sana bawa kopernya masuk, aku mau melihat kamar pengantin." ucap Riana yang kemudian meminta suaminya untuk membawa pakaian mereka ke kamar mereka.


Di rumah terjadi kehebohan, sedangkan di perusahaan Alexa dan Brandon mereka masih belum mengetahui mengenai kedatangan sepasang suami istri itu. beberapa jam kemudian Sore sudah menjelang, Brandon terlihat keluar dari perusahaan untuk menjemput sang istri.


TOK


TOK


Brandon mengetuk pintu kantor Alexa.


"Masuk." jawab Alexa.


Terlihat di sana Alexa sudah membereskan beberapa berkas.


"Sudah selesai, Sayang?" tanya Brandon.


"Sudah." jawab Alexa.


"Ya sudah kalau begitu, Ayo pulang." ajak Brandon.


Terlihat pria itu memakaikan blazer sang istri, menggenggam tangan Alexa kemudian memberikan ciuman di punggung tangan istrinya.

__ADS_1


"Apa kamu capek?" tanya Brandon.


"Tidak." jawab Alexa.


"Kenapa kamu bilang tidak, kalau kamu bilang capek nanti aku akan memijat kamu." Brandon yang terlihat terus menggoda sang istri.


"Apaan sih kamu ini." ucap Alexa yang tersenyum sembari mencubit pinggang sang istri.


Brandon memberikan pelukan hangat di pinggang sang istri.


"Ayo kita pulang, hari ini aku mau beristirahat. aku tadi sudah bilang kepada pembantu untuk mempersiapkan beberapa bahan makanan." ucap Brandon.


Langkah kaki sepasang suami istri itu keluar dari perusahaan, mobil yang menunggu mereka akhirnya melaju meninggalkan perusahaan milik Alexa. sekitar 40 menit kemudian mereka sudah sampai di mansion, senyum terpampang jelas di wajah sepasang suami istri itu.


"Mobil siapa di luar tadi?" tanya Alexa.


"Entahlah, tapi kok seperti mobil papa dan mama ya." jawab Brandon.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

__ADS_1


__ADS_2