
"Nona Alexa." Panggil sekretaris Alexa.
"Iya ada apa." jawab Alexa.
"Nyonya, katanya hari ini ada salah satu investor yang berada di tempat pembangunan." jawab sekretaris Alexa.
"Baiklah kalau begitu, Oh ya kalau nanti ada tamu tolong kamu bilang aku keluar sebentar, sekitar satu atau dua jam lagi aku akan kembali." jawab Alexa.
"Baik, nyonya." jawab sekretaris Alexa.
Alexa akhirnya pergi ke salah satu tempat pembangunan bersama sopir perusahaan.
"Tolong kamu antar aku ke salah satu tempat pembangunan." pinta Alexa.
"Baik, nyonya." jawab sopir Alexa.
Segera Wanita itu pergi ke luar perusahaan, Brandon sendiri pria itu nampak tidak memberitahu sang istri mengenai kedatangannya. Alexa sendiri dia sedang pergi ke basement perusahaan.
"Nyonya." Panggil sopir Alexa.
"Iya, ada apa." jawab Alexa.
"Apakah Nyonya akan ke pembangunan hotel atau pusat perbelanjaan?" tanya sopir.
"Kita ke pusat perbelanjaan saja, karena pembangunan itu sudah lima puluh persen dan investor sudah ada di sana." jawab Alexa.
Ketika Alexa sudah masuk ke dalam mobil tersebut tiba-tiba perasaan Alexa merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.
"Jangan hidupkan mesinnya." perintah Alexa.
"Ada apa Nyonya?" tanya supir Alexa.
"Coba kamu rasakan Ada apa di mobil ini." jawab Alexa.
Seketika sopir itu langsung memeriksa, terdengar suara seperti jam berdetak di mobil itu.
"Ada seseorang yang memasang bom di mobil ini, Nyonya." jawab sopir.
"Jangan membuka pintu atau melakukan apapun." perintah Alexa.
"Baik, nyonya." jawab sopir Alexa yang terlihat benar-benar sangat ketakutan kapan terakhir kamu membawa mobil ini keluar?" tanya Alexa.
__ADS_1
"Tiga jam yang lalu, Nyonya. ketika Nyonya meminta saya untuk pergi ke tempat lelang barang itu." jawab supir.
Alexa bisa memprediksi ketika sopir itu membawa mobil perusahaan ke tempat lelang, pasti ada seseorang yang sudah mengawasi gerak-gerik supir Alexa.
"Telepon Paman Robinson, jangan langsung beritahu kalau mobil kita ada bomnya. beritahu kepadanya aku menunggunya di basement perusahaan." minta Alexa.
"Baik, nyonya." jawab supir dengan tangan yang sedikit gemetar. sopir itu menelpon Paman Robinson.
Sesaat kemudian ponsel Alexa nampak berdering, wanita itu menata ponselnya dan di sana ada panggilan telepon dari sang suami.
TUT..
"Iya Sayang." jawab Alexa.
"Kamu ada di mana, Sayang? aku sudah ada di kantormu tapi kamu tidak ada?" tanya Brandon.
"Aku sedang keluar sebentar, Sayang." jawab Alexa.
"Kamu sudah keluar atau masih di wilayah perusahaan ini?" tanya Brandon kembali.
"Aku ada di basement." jawab singkat Alexa.
"Ada apa, Tuan?" tanya Yosuke.
"Kelihatannya terjadi sesuatu pada istriku, Yosuke." jawab Brandon.
Sekitar beberapa menit kemudian Brandon sudah berada di basement perusahaan, pria itu nampak mencari keberadaan sang istri. langkah kakinya terus menapaki tempat itu, tetapan matanya mencari mobil sang istri yang terparkir di tempat yang sangat khusus.
"Itu mobil istriku, Yosuke. lebih baik aku turun untuk menemuinya." ucap Brandon.
"Baik, Tuan." jawab Yosuke.
Dari spion mobil terlihat Alexa menatap suaminya yang melangkahkan kaki ke arah mobilnya. seketika Alexa menelpon sang suami.
"Ada apa, Sayang. aku sudah di basement aku akan ke mobilmu." ucap Brandon.
"Jangan kemari Sayang, berhenti di sana." jawab Alexa.
"Ada apa, memangnya ada apa?" tanya Brandon.
"Ada seseorang yang memasang bom di mobilku." jawab Alexa yang membuat Brandon langsung terdiam.
__ADS_1
"Apa maksudmu, sayang?" tanya Brandon.
"Ada seseorang yang memasang bom di mobilku, jadi jangan coba-coba untuk maju tetap di sana." jawab Alexa yang membuat Brandon benar-benar sangat terkejut.
"Cari penjinak bom, cari seseorang untuk melakukan sesuatu, Yosuke!" teriak Brandon.
"Ada apa Tuan?" tanya Yosuke.
"Ada seseorang yang memasang bom di mobil istriku." jawab Brandon yang membuat Yosuke benar-benar sangat terkejut.
"Maksud Tuan?" tanya Yosuke.
"Jangan banyak tanya lagi, Yosuke. cari seseorang untuk mematikan bom yang ada di mobil listrikku!!" seru Brandon dengan suara yang begitu keras hingga Alexa yang ada di dalam mobil nampak mendengar suara teriakan sang suami.
"Tenanglah, Sayang. kamu tidak usah terlalu ketakutan seperti itu." pinta Alexa dari ponselnya.
"Bagaimana aku tidak ketakutan, Sayang. kamu ada di dalam mobil itu!!" seru Brandon.
"Tenanglah, sebentar lagi pamanRobinson akan datang." jawab Alexa.
Dengan segera berandon menelpon Paman Robinson, pria itu memberitahu mengenai bom yang ada di mobil sang istri. Betapa terkejutnya Paman Robinson ketika mengetahui mobil yang akan digunakan Alexa sudah terpasang bom.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1