
"Wanita ini benar-benar sangat luar biasa, dia adalah macan betina yang sangat terkenal." ucap Thomas.
"Pantas saja tuan Brandon sangat menakutkan." jawab anak buah Thomas.
"Mereka semuanya adalah keluarga yang sangat menakutkan, ayah dari tuan Leonardo adalah seorang mafia sedangkan Tuan Leonardo sendiri seorang pengusaha yang berhati dingin. nyonya Riana di kenal sebagai psikopat wanita yang benar-benar menakutkan. Bahkan dia tidak akan segan-segan memberikan hukuman kepada orang-orang yang sudah membuatnya sakit hati." ucap Thomas.
"Kalau begitu kita harus berhati-hati, Tuan. Jika kita salah melangkah kita akan menjadi mangsa mereka." anak buah Thomas yang sedikit bergidik ngeri.
"Kamu tidak usah takut dengan hal itu, kamu harus yakin kalau kita akan menjauh dari mereka. Kenapa kita harus berhubungan dengan orang-orang berbahaya itu, aku harus mencari tahu mengenai orang yang sudah menghancurkan seluruh usahaku. jika aku suda menemukannya aku pasti akan membunuhnya." jawab Thomas.
"Tapi Tuan, Bagaimana dengan rumor putri dari tuan Georgio?" tanya anak buah Thomas.
"Memang kita tidak menemukan gadis kecil itu bersama dengan orang kepercayaan ayahnya. namun jika mereka benar-benar masih hidup aku harus membuat mereka mendaftarkan diri ke akhirat. Aku tidak akan membiarkan mereka menghantui diriku." jawab Thomas.
"Lalu, Bagaimana jika tiba-tiba mereka melakukan sesuatu, Tuan?" tanya anak buat Thomas kembali.
"Kalian kamu harus tahu, aku yakin kalau mereka tidak ada di rumah waktu itu. mereka tidak akan tahu jika kita yang sudah membunuh keluarga itu, jika mereka ada di rumah pasti kisah kita sudah menemukan keberadaan mereka di dalam rumah. sedangkan waktu itu kita sudah memporak-porandakan tempat itu namun tidak ada satu tempat pun yang tersisa." jawab Thomas.
Anak buat Thomas hanya bisa terdiam, dia tidak bisa mengatakan apapun karena apa yang dikatakan Thomas itu benar.
"Sudahlah, lagi pula kenapa kamu harus membicarakan masa lalu itu. aku sudah memendamnya aku tidak akan mau mengusik Masa lalu itu, lagi pula jika mereka masih hidup mungkin mereka sekarang sudah menjadi gembel, karena harta kekayaan yang ada di tempat itu sudah terbakar." jawab Thomas.
"Kenapa kamu yakin kalau mereka tidak akan membalas dendam kepadamu, Thomas?!" Hiroki yang tiba-tiba sudah berada di tempat itu.
"Kamu selalu saja membuat mood ku hancur, Apa kamu tidak bisa datang kemudian memberikan aku informasi yang menyenangkan. kamu selalu datang kemudian menghancurkan semua mimpi indahku." cibir Thomas.
"Kenapa juga aku harus memberikanmu sesuatu Yang Indah, kamu itu tidak pantas mendapatkannya. Seharusnya kamu itu lebih pantas diberikan kejutan mematikan." jawab Hiroki yang kemudian duduk di sebelah Thomas.
"Ngapain kamu kemari?" tanya Thomas.
"Kamu itu selalu membuat rencana yang tidak berguna sama sekali." cibir Hiroki yang kemudian menatap Thomas yang sedang berbicara dengan anak buahnya.
"Mau apapun itu urusanku, kalau kamu ingin melakukan sesuatu lakukan saja." jawab Thomas.
"Apa kamu lupa dengan siapa kamu berbicara? apa kamu lupa dengan siapa kamu marah? Seharusnya kamu itu berpikir dengan jernih, Jangan hanya menggunakan kata-kata dan akal sehatmu yang kurang waras itu." jawab Hiroki.
Thomas menggenggam dua tangannya, ingin sekali pria itu memukul Hiroki.
__ADS_1
"Kalau kamu ingin melakukan sesuatu lebih baik kamu membuat rencana yang luar biasa, kalau rencana-rencana seperti anak kecil Mungkin kamu tidak akan bisa melakukan apapun. Kamu ini sudah tua tapi kenapa otakmu bodoh sekali." ucap Hiroki.
"Kalau kamu ke sini hanya ingin mencibirku atau menghinaku lebih baik kamu pergi dari sini." usir Thomas.
"Hahaha.., umurmu itu sudah tua tapi otakmu itu benar-benar otak anak kecil. seharusnya kamu itu berpikir normal, berpikirlah kalau kamu itu pria dewasa, kamu melakukan sesuatu yang tidak pantas kamu melakukan. sesuatu yang aku pikir kamu itu sangat bodoh." ucap Hiroki kembali.
"Sudah Cukup aku mendengarkan kamu menghinaku. Bisakah kamu segera pergi dari sini, aku tidak ingin mendengar semua caci maki mu itu!" seru Thomas.
Hiroki hanya bisa tersenyum menyepelekan Thomas. "Kalau kamu tidak membutuhkan aku sih tidak apa-apa, aku bisa mengambil semua yang kamu miliki. dengan mengangkat tanganku mungkin seluruh kekayaanmu itu akan hilang." ancam Hiroki yang membuat Thomas langsung terdiam.
Tak ada kata yang diucapkan oleh Thomas, namun Hiroki dapat melihat Kalau pria itu tidak akan berani melawannya. Hiroki berdiri meninggalkan Thomas yang sedang berbicara dengan anak buahnya tersebut.
DRETTTT...
suara dering ponsel membuat Hiroki merogoh sakunya.
TUT..
Hiroki menjawab panggilan telepon dari salah satu anak buahnya.
"Ada apa?" tanya Hiroki.
"Lajukan seperti yang Aku perintahkan, jika kalian tidak bisa melakukan apa yang aku inginkan, kalian harus tahu aku bukanlah pria yang akan mudah menyerah." ucap Hiroki.
"Baik, Tuan. kami akan melakukan apapun yang anda perintahkan." setelah mengatakan hal itu akhirnya anak buah hiroki mematikan ponselnya.
Lambat laun namun pasti ternyata Hiroki menginginkan sesuatu dari Brandon, pria itu ternyata ada rival bisnis Brandon. Hiroki ingin melakukan sesuatu bahkan ingin menghancurkan rival bisnisnya itu.
"Aku benar-benar tidak tahu apa yang dilakukan oleh pria itu, dia tidak bisa disentuh. Apakah dia memiliki sesuatu yang luar biasa? jika sampai dia memiliki sesuatu yang luar biasa aku yakin keluarganya adalah orang-orang yang sangat berbahaya." ucap Hiroki yang kemudian berjalan menuju mobilnya.
Beberapa anak buah hiroki nampak menatap Bosnya itu.
"Tuan." panggil anak buah Hiroki.
"Ada apa?" tanya Hiroki.
"Tuan, salah satu anak buah Tuan Brandon datang ke perusahaan. mereka membawa peringatan untuk Tuan." jawab anak buah Hiroki.
__ADS_1
"Maksudmu?" tanya Hiroki.
"Salah satu anak buah Tuan Brandon datang ke perusahaan, Mereka bilang jika Tuan terus-menerus berusaha melakukan sesuatu maka Tuan Brandon sendiri yang akan menghancurkan perusahaan Tuan." jawab sopir Hiroki.
salah satu tangan Hiroki menggaruk alisnya. "Baiklah kalau begitu, aku akan meladeni pria itu. Aku tidak akan pernah melepaskannya, Jika dia main-main denganku maka aku juga akan bisa membuatnya hancur bahkan aku bisa membuatnya mati mengenaskan." jawab Hiroki.
Di perusahaan Brandon pria itu sedang melakukan sesuatu, Brandon tahu kalau Hiroki berusaha untuk masuk dan meretas sistem keamanan perusahaannya.
"Tuan." Panggil Yosuke.
"Ada apa Yosuke?" tanya Brandon.
"Saya baru mendengar beberapa aktivitas yang dilakukan oleh Tuan Thomas." jawab Yosuke.
"Katakan saja Yosuke." jawab Brandon.
"Pria itu bekerja sama dengan Tuan Hiroki untuk menghancurkan beberapa pengusaha yang berpihak pada kita." jawab Yosuke.
"Hanya itu saja, Yosuke?" tanya Brandon.
"Ada beberapa informasi juga mengenai Tuan Robinson dan Nona Alexa." jawab Yosuke.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)