
HAPPY READING,
___________________
"Kalau diperhatikan, wajah pria itu seperti si culun. Apakah dia saudaranya? Tapi kan setahuku dia itu yatim piatu. Jadi yang tadi itu siapa? Waaah, aku jadi merinding membayangkannya." gumam Alea sendirian di dalam ruangannya.
Ia menjadi tak fokus bekerja karena kehadiran pria asing yang tampak familiar baginya datang ke perusahaan bahkan sempat mencekal tangannya. Di tambah lagi garis wajah yang menyerupai suaminya tapi jelas berbadan lebih bagus dan lebih stylish.
Di tempat lain, Bayu pun sampai kembali di mansion dengan wajah lelahnya.
"Kau sudah pulang, Bayu?" tanya Tn. Abraham yang tidak sengaja berpapasan dengannya.
"Iya kek." jawab Bayu singkat.
"Sudah bertemu Alea?"
"Sudah,"
"Lalu bagaimana tanggapannya?"
"Dia tidak mengenaliku, dia bicara sangat jutek. Bahkan langsung pergi begitu saja." cerita Bayu pada Tuan Abraham.
"Ya sudah, sabar saja."
"Iya, kek. Bayu ke kamar dulu ya."
"Ya ya. Istirahatlah."
Bayu melangkahkan kakinya ke kamar. Ia hanya melepas sepatu dan jasnya kemudian merebahkan diri di ranjang yang selama ini hanya di tempati oleh Alea.
"Ah, akhirnya aku berada disini dan bisa mencium harum tubuhmu yang menempel di sprei." gumam Bayu dan mulai memejamkan matanya.
Tepat pukul 18.30 Alea sampai di mansion. Ia merasa begitu lelah, sehingga tanpa menoleh kesana kemari ia langsung melangkahkan kakinya menuju kamar.
Ia melepas seluruh pernak perniknya, seperti anting dan gelang yang ia pakai. Kemudian membersihkan make up-nya di meja rias.
Setelah selesai dengan ritual pertamanya, Alea pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dan menyegarkan tubuh lelahnya.
__ADS_1
Alea masih belum menyadari keberadaan Bayu di kamar itu karena Alea memang sengaja tidak menyalakan semua lampu di kamar. Maka pencahayaan kamar yang tampak sedikit redup membuatnya semakin tak menyadari jika di atas ranjangnya ada Bayu yang tengah tertidur disana.
Bayu menggeliat dan merubah posisi tidurnya membelakangi pintu kamar mandi. Dan di saat bersamaan Alea pun selesai dengan kegiatan mandinya.
Melihat ada sesuatu yang bergerak tentu saja membuat Alea kaget dan ketakutan dalam satu waktu. Ia berusaha tetap tenang dan mendekat ke arah saklar untuk menyalakan lampu agar lebih terang.
Dan benar saja, merasa sekitarnya menjadi lebih terang membuat mata Bayu menjadi silau dan ia pun bangun seketika. Tanpa menyadari kehadiran Alea Bayu mendudukkan badannya dengan mata yang masih tertutup.
"SIAPA KAU!! KENAPA KAU ADA DI KAMARKU?"
Mendengar teriakan Alea tentu saja Bayu kaget dan segera membuka matanya dan menatap ke arah Alea yang tampak kaget.
"Kau sudah pulang?" tanya Bayu kemudian beranjanh dari ranjang.
"KAU!!!"
"Aku ini suamimu, apakah 3 bulan membuatmu amnesia dan tidak mengenali suamimu?" tanya Bayu tersenyum. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Alea, agar wanita itu bisa dengan jelas melihat wajahnya.
"HAAaaaabbb" Alea kaget dan menutup mulutnya seketika.
***
"Alea, Bayu bisa mencair kalau kau menatapnya seperti itu." tegur Tn. Abraham.
Alea yang salah tingkah segera membuang muka. Sedangkan Bayu yang tidak sadar di pandangi Alea sejak lama hanya menatap istrinya bingung.
***
Sebelumnya,
"KAU BAYU?"
"Iya, ini aku." kata Bayu lembut.
Alea masih terdiam tak percaya. Bayu teringat akan buah tangan yang ia siapkan untuk Alea, ia pun meninggalkan Alea yang masih berdiri di tempat karena kaget untuk mengambil barang yang ia maksud.
"Ini untukmu," kata Bayu sambil menyerahkan sebuah paperbag eksklusif bertuliskan salah satu merk ternama dunia.
__ADS_1
Karena tidak mendapatkan respon, dengan tanpa ragu Bayu meraih tangan Alea dan memindahkan paperbag itu dari tangannya ke tangan istrinya.
"Semoga kau suka, ya. Aku mau mandi, dulu. Dan kau, segeralah ganti baju sebelum masuk angin." kata Bayu yang langsung masuk ke dalam kamar mandi.
sedetik
dua detik
tiga detik
Akhirnya Alea mendapatkan kembali kesadarannya. Dan ia mulai panik karena ternyata ia hanya mengenakan bathrobe tipis miliknya.
"Aaaiiiishhh, sial sial sial." gerutu Alea kesal kemudian masuk ke dalam walk in closet nya.
Setelah berganti pakaian di dalam walk in closet, perhatian Alea tertuju pada paperbag yang diberikan oleh Bayu. Ia pun membuka paperbag itu dan tampak kaget dengan apa yang ia dapat. Sebuah tas limited edition dari merk ternama, yang belum sempat ia beli karena kesibukannya di kantor. Dan kini tas itu sudah ada di depan matanya, bahkan suaminya lah yang membelikannya.
.
.
.
.
.
.
YAROBUN,
MAAF YA, AUTHOR BELUM BISA UP TIAP HARI.
TAPI AKAN MENGUSAHAKAN UNTUK BISA UP DUA HARI SEKALI. JUMLAH UP NYA, JELAS TERGANGUNG MOOD.
HEHEHE
THANK YOU,
__ADS_1
AND SEE YOU 👋🏻💜