
HAPPY READING
___________________
Ini adalah akhir pekan, dimana Bayu dan Alea juga sudah pasti tidak berangkat ke kantor. Dan saat ini Bayu dan Alea tengah duduk bersantai di tepi kolam renang sambil mengobrol dan minum teh.
"Duduk disini membuatku ingin berenang." ucap Bayu tiba-tiba.
"Ya sudah sana berenang."
"Ayo berenang," ajak Bayu antusias.
"Tidak, aku sedang malas basah-basahan." tolak Alea.
Bayu mendengus kesal karena penolakan Alea.
"Ya sudah, kalau begitu aku ganti baju dulu." kata Bayu yang kemudian masuk ke dalam mansion.
Alea membuka-buka sosial medianya, ia begitu asik melihat-lihat beberapa foto yang baru saja di posting oleh temannya. Namun perasaan senang Alea tak berlangsung lama, manakala handphonenya berdering menunjukkan nama Widya di layar handphonenya.
"Halo, Wid?"
"Hallo, Al kau di rumah?" tanya Widya di seberang telepon.
"Iya, aku di rumah."
"Aku ke rumahmu ya,"
"Emm, bagaimana kalau kita bertemu di luar saja?" ajak Alea.
"Tapi aku sudah hampir sampai,"
"Ya sudah, datang saja kalau begitu."
"Oke, see you."
Tak lama berselang, suara bel berbunyi. Alea berdiri melangkahkan kakinya ke depan untuk membukakan pintu.
Saat Alea ke depan, Bayu kembali ke kolam renang dan tidak mendapati istrinya disana. Ia pun menengok kesana kemari mencari keberadaan istrinya namun tak ia temukan dimana pun. Hingga akhirnya ia pun memulai renangnya tanpa di temani Alea.
Alea membuka pintu besar itu dan nampaklah Widya disana. Widya terlihat begitu cantik dengan dress casualnya.
"Masuk, Wid." ajak Alea.
"Aku lupa kalau harus menyebut rumah mu ini mansion." canda Widya begitu memasuki rumah mewah nan megah itu.
"Ayo duduk, kau mau minum apa?"
"Apa saja boleh, yang segar."
__ADS_1
"Oke, tunggu sebentar ya." kata Alea beranjak ke dapur meninggalkan Widya.
"Hei, kau kan bisa menyuruh salah satu maidmu untuk membuat minuman." kata Widya.
"Tidak apa-apa, aku ingin membuatkanku minuman yang special." jawab Alea tersenyum.
"Ya sudah kalau begitu,"
Alea hanya tersenyum dan melanjutkan niatnya untuk membuatkan minuman Widya.
Widya duduk menunggu sambil memperhatikan sekelilingnya. Banyak sekali barang-barang mewah yang menghiasi rumah besar itu. Sayup-sayup, suara gemericik air dari arah kolam renang. Widya menebak jika orang yang sedang berenang adalah Bayu. Dan ia pun berjalan kesana.
"Tidak hanya tubuhnya yang jadi berotot ternyata kak Bayu juga jadi tambah pandai berenang." kata Widya keras.
Bayu menghentikan renangnya, mengusap sisa air di wajahnya dan menatap Widya.
"Kau disini? Mau bertemu Alea, ya."
"Kalau aku bilang ingin bertemu denganmu, bagaimana?"
"Wid, kupikir kau kemana. Ternyata disini."
"Ah, iya tadi aku dengar orang sedang berenang. Aku penasaran lalu kemari. Bagaimana kalau kita mengobrolnya disini saja. Sambil menemani kak Bayu berenang." kata Widya tanpa sedikit pun rasa sungkan.
"Hah, aku sudah selesai berenang. Silakan kalau kalian mau mengobrol disini."
"Lhoh, kak......"
"Sayang, aku ke atas dulu ya. Masih ada yang perlu ku kerjakan. Selamat mengobrol," ucap Bayu pamit pada Alea kemudian berjalan masuk ke dalam mansion.
"Jadi mau mengobrol disini atau di dalam, Wid?" tanya Alea begitu suaminya naik ke lantai dua.
"Di dalam saja, disini mataharinya sudah semakin panas."
"Ya sudah, ayo."
Alea dan Widya pun kembali ke ruang tamu dan mengobrol disana. Alea memperhatikan Widya yang sesekali melirik ke arah kamarnya seolah menunggu yang di dalam keluar.
"Kak Bayu seperti menghindariku," kata Widya sedih.
"Mungkin karena dia sibuk, Wid."
"Kemarin saja aku mengiriminya pesan tapi hanya dibaca. Dia tidak membalasnya."
"Emm, aku tak tahu soal itu." kata Alea yang dalam hatinya sangat bahagia mendengar penuturan Widya.
"Sudah sore, Al. Aku pamit ya."
"Kau tidak mau makan malam sekalian disini?" tanya Alea menawarkan.
__ADS_1
"Lain kali saja, ya. Aku juga masih ada acara soalnya."
"Ya sudah kalau begitu, kabari saja kalau kau mau berkunjung kesini lagi." kata Alea yang hanya di angguki oleh Widya.
Alea mengantar Widya sampai teras dan menunggu disana sampai mobil Widya benar-benar menghilang dari pandangannya.
"Dia sudah pulang?" tanya Bayu yang tiba-tiba sudah berdiri di pintu.
"Iya, kau telat."
"Telat apa?" tanya Bayu bingung.
Alea berjalan masuk dan duduk kembali di sofa.
"Telat turun sampai dia sudah pergi." jawab Alea.
"Hah, apa hubungannya denganku? Aku turun karena mau mengambil minum." ucap Bayu menyomot sepotong kue di meja.
"Apa kau menghindari Widya?" tanya Alea serius.
"Tidak juga. Untuk apa aku menghindarinya."
"Dia merasa seperti itu soalnya."
"Aku ini pria yang sudah beristri. Tidak baik kalau terlalu menanggapi wanita lain." kata Bayu santai.
Alea menatap Bayu dalam diam, Bayu balik menatapnya namun ia tersedak karena kaget dengan tatapan Alea yang begitu dalam memperhatikannya.
"Uhukk uhukk uhuukk,"
"Kenapa kau tiba-tiba tersedak, makanya kalau makan itu yang benar." kata Alea sambil memukul-mukul punggung suaminya.
Bayu meraih gelas Alea yang ada di depannya dan langsung minum tanpa permisi.
.
.
.
.
.
.
SELAMAT MALAM AHAD, GUYS.
JANGAN LUPA PAKAI MASKER KALAU MAU KELUAR YAAA.
__ADS_1
SEE YOU!!!!