
HAPPY READING,
____________________
Satu Minggu sudah berlalu, hubungan Bayu dan Alea pun semakin dekat. Alea tak lagi mempersalahkan status mereka. Bahkan beberapa kali ia dengan senang mengenalkan Bayu sebagai suaminya, begitupun dengan Bayu.
Seperti siang ini, Bayu memiliki janji temu dengan salah satu investor baru di sebuah restoran. Ia sengaja mengajak Alea, sekalian untuk makan siang. Dan Alea pun mengindahkan hal itu.
"Mr. Franky kenapa belum sampai juga?" tanya Alea pada Bayu.
"Sebentar lagi sampai. Nah, itu beliau sudah datang."
Pria paruh baya yang masih tampak gagah bernama Mr. Franky itu berjalan ke tempat dimana Bayu berada. Bayu dan Alea berdiri menyambut kedatangan Mr. Franky.
"Maafkan saya, anda pasti sudah lama menunggu."
"Tidak, kami juga baru beberapa menit sampai."
"Bagaimana kalau kita makan dulu?" ajak Mr. Franky.
"Boleh," jawab Bayu yang langsung memanggil seorang pelayan.
Setelah memesan makanan, mereka pun berbincang sejenak.
"Apakah ini sekretaris Anda?" tanya Mr. Franky menunjuk pada Alea.
"Ah, maaf saya lupa memperkenalkan. Ini Alea Dementha, istri saya. Cucu Tn. Abraham." kata Bayu memperkenalkan Alea dan Alea menjabat tangan Mr. Franky dengan sopan.
"Putrinya Leonardo?" tanya Mr. Franky dengan wajah berbinar.
"Anda kenal ayah saya?" tanya Alea tersenyum.
"Dia temanku, mungkin sahabat yang sudah seperti saudara. Aku tidak menyangka gadis kecil yang kulihat terakhir kali dalam gendongan Leonardo sudah sebesar dan secantik ini. Ayahmu pasti senang melihatmu dari atas sana." kata Mr. Franky mengenang masa lalu.
"Terima kasih, Mr. Franky." ucap Alea.
"Panggil aku, paman. Oke?" pinta Mr. Franky pada anak sahabatnya itu.
"Ah, itu...." kata Alea bingung, dengan menoleh kepada Bayu dan Bayu mengangguk.
"Baiklah, paman." kata Alea yang masih menyisakan rasa canggung.
"Bagus sekali, aku senang mendengarnya. Anda juga panggil saya dengan santai seperti istri anda." kata Mr. Franky pada Bayu.
"Baik, paman. Terima kasih."
Setelah pesanan mereka datang, mereka pun menikmati makan siang bersama. Dilanjutkan dengan membahas investasi yang semuanya berakhir dengan baik.
"Terima kasih," ucap Bayu tiba-tiba saat sudah di dalam mobil untuk kembali ke kantor.
"Untuk apa?" tanya Alea.
__ADS_1
"Karena sudah mau menemaniku siang ini."
"Sama-sama, aku juga senang karena aku bisa mendengar banyak cerita tentang mendiang papa semasa muda dari Mr. Franky. Setidaknya hal itu membuatku mengingat kembali memori bersama kedua orangtuaku." kata Alea menyisakan sedikit kesedihan.
Bayu meraih tangan Alea dan menggenggamnya,
"Tidak apa-apa, kau tidak sendiri. Kau punya kakek dan aku." ucap Bayu tulus yang di balas senyuman oleh Alea.
Waktu berjalan begitu cepat, hingga tak terasa langit sudah gelap. Dan inilah saat-saat dimana orang-orang akan mengistirahatkan tubuhnya setelah seharian beraktivitas. Begitu pula untuk Bayu dan Alea.
Alea baru keluar dari kamar mandi saat memperhatikan Bayu yang sibuk dengan laptopnya di atas ranjang. Ya, benar. Di atas ranjang. Sudah satu Minggu ini Alea memberinya ijin untuk tidur bersamanya di ranjang. Walau tak ada adegan dewasa yang terjadi, tentu saja hal itu cukup membuat Bayu bahagia.
Alea berjalan dan duduk di sisi ranjangnya.
"Kau tidak tidur?" tanya Alea pada Bayu.
"Sebentar lagi, masih ada dokumen yang perlu kuperiksa." jawab Bayu tanpa menoleh ke arah istrinya.
"Jangan bekerja terlalu keras," kata Alea mengingatkan.
"Emm,"
Mendapat balasan pendek dari Bayu, Alea pun tak lagi mengeluarkan suaranya. Dia memilih untuk merebahkan tubuhnya dengan posisi menyamping, memunggungi Bayu.
Beberapa menit berlalu dan Alea belum juga bisa menutup matanya, ia pun berbalik menghadap Bayu yang masih setia berada di depan laptop dan menguap sesekali.
Tiba-tiba hatinya tergerak untuk bangun dan melangkahkan kakinya keluar dari kamar. Sebelum lebih dekat dengan pintu, Bayu pun bertanya.
"Ke dapur, ambil minum." jawab Alea yang langsung keluar dari kamar.
Di dapur Alea membuatkan secangkir kopi untuk Bayu dan segelas teh untuknya sendiri. Kemudian membawanya dengan nampan beserta sepiring kecil cookies ke kamar.
Sesampainya di depan pintu kamar, dengan sangat hati-hati Alea membuka pintunya. Ia berjalan mendekati Bayu dan duduk di sampingnya.
"Kopi untukmu," kata Alea menunjukkan kopi di atas nampan yang ia pangku.
"Terima kasih,"
"Mau duduk di balkon sebentar?" ajak Alea.
"Boleh, ayo."
Alea membawa nampan itu ke balkon dan merekapun menikmati langit malam yang kebetulan sedang dipenuhi bintang.
Bayu meminum kopi yang Alea buatkan,
"Emm, cocok sekali untuk obat ngantuk."
"Cookiesnya," kata Alea menawarkan.
Bayu tersenyum dan mengambil sekeping cookies dari piring.
__ADS_1
"Apa kau suka cookies?" tanya Bayu.
"Iya, memangnya kenapa?"
"Tidak apa-apa, pantas saja kau selalu punya stok cookies di dapur."
"Aku ingin punya bakery dan menjual cookies buatanku sendiri." kata Alea tiba-tiba.
"Kau tidak suka bekerja di perusahaan?" tebak Bayu.
"Iya, itulah kenapa aku tidak mau menggantikan kakek. Tapi juga tidak mau kehilangan perusahaan."
"Makanya kau mau menikah denganku," tebak Bayu dengan nada bercanda.
"Iya, hahaha." jawab Alea jujur disertai dengan tawa.
"Maaf, kau pasti tertekan menikah denganku. Seharusnya kau bisa menikah dengan orang yang kau cintai. Tapi bagaimana pun, aku harus minta maaf lagi. Karena aku sendiri tidak akan pernah bersedia untuk menceraikanmu seperti yang kau harapkan." kata Bayu tulus.
"Kenapa?" tanya Alea santai dan masih menampakkan senyumnya.
"Karena aku mencintaimu," jawab Bayu penuh dengan perasaan.
Alea hanya diam, tak menjawab perasaan Bayu. Ia hanya menatap dalam mata Bayu yang membuat ia yakin jika tak ada kebohongan disana. Hatinya berdegup kencang, bahkan pipinya pun mulai memerah karena tersipu. Dan akhirnya Alea pun membuang pandangannya ke depan.
"Rasanya sudah mulai dingin, anginnya semakin kencang." kata Alea berusaha mengalihkan pembicaraan.
Bayu menghela nafasnya pelan kemudian berkata,
"Ayo kita masuk, biar ini aku yang bawa."
.
.
.
.
.
.
HAPPY SATNIGHT, ALL.
JALAN KEMANA MALAM INI?
INGAT YA, KALAU NONGKRONG HARUS TETAP PERHATIKAN PROTOKOL KESEHATAN. JANGAN LUPA PAKAI MASKER DAN JAGA JARAK.
SEMOGA KITA SEHAT SELALU.
BYE BYE 🤗
__ADS_1
AND SEE YOU