
"ahhhhhkkkkkk"
suara teriakan terdengar dari dalam kamar.
ya itu teriakan anak gadis bernama yoona.
"ada apa sih yoona? kamu kenapa pagi-pagi buta uda teriak begitu" ucap ibu nya yg terkejut mendangar teriakan putrinya
yoona langsung memeluk ibu nya saat dia tau ibunya sudah di depan pintu kamar nya
"ibu aku lulus bu ...aku luluss.." sambil menangis yoona terus memeluk ibu nya
"lulus apa?" tanya ibunya yg kebingungan apa maksud dari omongan putri nya
"aku lulus ujian dan berhasil masuk ke universitas A seoul bu"
mendengar kata universitas A seoul.ibu yoona ikut menangis.
karena ibu yoona tau bahwa itu kampus terbaik dan terfavorite di korea selatan yg berada di kota seoul.tidak banyak siswa yg beruntung bisa masuk kesana,bahkan banya dari mereka yg menggunakan jalan pintas untuk bisa masuk ke kampus tersebut.
"ibu sangat senang mendengarnya.selamat sayang,tapi kamu disana tinggal dimana dan sama siapa? kita tidak punya saudara disana.lagi pula ini pertama kalinya kan kamu ke seoul,apa kamu berani seorang diri di kota besar itu?" ibu yoona bahagia dan khawatir karena putrinya belum pernah tau kota seoul bahkan dia belum pernah pergi kesana sekali pun.
rumah yoona yg berada di sokcho membuat nya tidak pernah ke seoul karena terlalu jauh.keterbatasan ekonomi juga membuat nya tidak pernah pergi kemana pun .selain sekolah dan rumah.
"yoona yakin bisa bu,ibu doakan saja ya.yoona kan anak ibu yg pintar dan berani .
masak tinggal di kota seoul sendirian aja gak berani" hibur yoona sambil meyakinkan ibu nya.
"ibu selalu mendoakan kamu nak,emang kamu kapan akan pergi kesana?"
"lusa bu,lusa yoona mulai daftar ulang dan mencari tempat tinggal disana.masalah uang ,apa ibu punya tabungan? karena tabungan yoona tidak cukup untuk tinggal disana bu" yoona sedikit takut menanyakan hal itu kepada ibu nya.
karena yoona tau kondisi keuang ibu nya. semenjak ayah yoona meninggal,ibu nya bekerja keras demi menyekolahkan dan biaya sehari hari mereka.yoona juga sesekali membantu ibunya bekerja.
ibu yoona tersenyum dan membelai rambut anak nya
"ibu ada tabungan kok sayang,dan sangat cukup untuk kamu disana"
__ADS_1
"jangan semua ibu kasih ke yoona,yoona gak mau ibu disini tidak ada pegangan."
"ibu disini bisa kerja seperti biasa untuk mencari uang lagi sayang.kamu disana cukup fokus untuk belajar dan jangan pernah kecewakan ibu" tegas ibu nya di kata paling akhir
"baik lah kalau begitu bu,yoona akan mendengar semua pesan ibu".
"sarapa dulu yuk,kamu kan belum sarapan" ajak ibu nya
"ayo bu"
yoona dan ibunya tinggal di kota kecil sokcho di korea selatan.
ibu yoona bekerja di salah satu toko roti di sokcho. yoona juga kadang sering membantu ibu nya bekerja ditoko roti tersebut.
yoona adalah anak satu-satunya,dia sosok yg pintar ,rajin dan mudah bergaul dengan siapa pun.
saat sore hari yoona sedang bersantai di belakang rumahnya sambil menyanyikan lagu kesukaannya.
yoona juga memiliki suara yg indah ,tapi dia tidak pd jika harus bernyanyi di depan orang ramai.
yoona langsung pindah tempat duduk di samping ibu nya.
"kata kan lah bu"
"di seoul nanti kamu harus simpan suara emas mu itu ya nak.ibu takut kalau ada yg mendengarnya,apa lagi jika dia memiliki atau bekerja di suatu agensi. kamu bisa di ajak nya untuk bekerja sebagai penyanyi" ucap ibu nya khawatir
mendengar perkataan ibu nya,yoona tertawa hingga mengeluarkan air mata.
"ibu ngomong apaan si..ya gak mungkin lah bu. emang suara yoona sebagus itu apa? sampai ada agensi yg mengajak yoona untuk bekerja sama" ucap nya sambil terus tertawa
"kamu kalau ibu kasih tau suka gitu,suara kamu itu sangat indah .kamu ingat gak,waktu kamu bernyanyi di toko roti.
kamu menunggu ibu bekerja sambil bernyanyi.ada pembeli yg mendengar suara kamu hingga mengikuti kita sampai kerumah" ibu nya mengingatkan pada masa kecil yoona
yoona coba mengingat kejadian yg di ceritakan ibu nya itu. karena kejadiannya sudah 6thun yg lalu.
"ohhh iyaayaa bu,yoona ingat.pada saat itu kita di ikuti sampai kerumah .sampai di rumah kita,dia langsung menegur kita dan tanpa basa basi dia langsung mengajak yoona untuk kerja sama dan langsung ingin membawa yoona pergi bersama nya" terang yoona yg telah mengingat semua kejadian itu
__ADS_1
"iya karna kejadian itu ibu trauma,karena dia dengan enak nya mau membawa kamu"
" hahaha iya bu,tapi seru juga ya bu jika yoona jadi penyanyi terkenal.pasti ibu tidak akan bekerja di toko roti itu lagi"
ucap nya
"ibu tidak akan mengizinkan kamu jadi penyanyi,ibu tidak suka kamu di olok-olok dan di remehkan oleh orang lain.jadi penyanyi itu waktu istirahat nya kurang dan harus kuat menjalani rutinitasnya"
"kok bisa di olok-olok pula bu,bukannya jadi punya pengaggum ya?"
"setiap artis atau penyanyi terkenal pasti ada fans yg memuja nya dan ada juga yg membencinya.karena banyak artis yg bunuh diri akibat komentar-komentar pahit yg di lakukan banyak heters nya.kamu mengerti?"
"iya bu,yoona mengerti"
"sebaiknya kamu fokus saja pada kuliah mu,jangan memikirkan hal-hal yg aneh" tegas ibu nya
"iya bu"
"bagaimana persiapan kamu untuk pergi lusa? apakah sudah rapi? jangan ada yg tertinggal.semua berkas untuk daftar ulang jangan ada yg terlewatkan.karena rumah kita jauh "
"iya ibu sayang,semua sudah yoona siapkan.!bsok yoona akan cek lagi"
"baiklah,ibu masuk kedalam dulu."
"ya bu"
yoona terus memikirkan ibu nya tentang kualitas suaranya.
"apa benar suara ku sebagus itu?"
yoona tersenyum saat mengingat kejadian yg menimpanya 6thun lalu.
"seandainya dulu ibu terima tawaran pria itu untuk aku jadi penyanyi,pasti ibu tidak harus bekerja keras dan pasti kehidupan kami jadi saanggat layak dari sekarang" ucap yoona yg terus berhayal jika dirinya jadi penyanyi terkenal.
"tidak jadi penyanyi terkenal pun aku juga harus bisa mengubah kehidupan ku dan ibu ku.aku yakin aku pasti bisa membuat ibu hanya bersantai dirumah,jalan-jalan sesukannya ,belanja keperluan sesukanya tanpa harus memikirkan jumlah uang dari mana lagi untuk makan esok "
yoona terus menyemangati dirinya sendiri.karena yoona yakin tidak ada hasil yg sia-sia jika kita terus berusaha dan berdoa.
__ADS_1