Obsesi

Obsesi
terjadi lagi


__ADS_3

pagi ini yoona dan ara akan memulai hari pertamanya di kampus.


mereka berjalan ke kampus dan tak sengaja bertemu dengan yohan


"hay yoona,mau ke kampus ya?" sapa yohan


"iya" yoona hanya menjawab secukup nya


"ini anak masih berani ya dekat sama aku. gak punya malu apa gimana si? bukan nya minta maaf atas perbuatannya kemarin malah sok dekat gini.pagi-pagi uda buat mood ku rusak aja" omel nya dalam hati


"cuek banget sih cantik" yohan mencolek dagu yoona dan bertingkah semakin menjadi jadi


ara yg mulai kesal lihat tingkah yoohan langsung menampar yohan yg mulai kurang ajar kepada temannya.


"sekali lagi kamu nyentuh yoona aku teriak ni" ancam ara


mendengar ancaman ara yohan langsung pergi dengan tatapan tidak terima atas tamparan yg di lakukan oleh ara


"kamu itu kalau tinggal disini harus berani,jangan lemah." ara menjelaskan bahwa jadi cewek harus tanggung dan berani melawan rintangan apa pun.


"iya aku mengerti,terimakasih ara" yoona hanya menunduk dan masih merasa takut


"ayo kita jalan lagi"


sambil mengajak yoona melanjutkan perjalanannya


***


di dalam kelas ara sudah mendapatkan beberapa teman baru,sedangkan yoona hanya berteman dengan ara saja. dia banyak menutup diri dengan teman kampus nya


"ara,aku ke perpustakaan dulu ya" pamit yoona


perpustakaan adalah tempat favorite yoona sejak sekolah


karena tempat nya tenang dan disana yoona bisa mencari beberapa mata pelajaran yg akan dia pelajari di kampus.


yoona tak akan sia siakan kesempatannya untuk kuliah dengan benar di kampus nya.


saat yoona sedang asik membaca


yohan tiba-tiba duduk di bangku depan yoona.

__ADS_1


yoona langsung ketakutan dan mulai pergi meeninggalkan yohan dan menunu rak buku.


"hey,mau kemana sih?" yohan menghalangi jalan yoona


yoona terus berjalan mundur hingga dia terjebak tidak menemukan jalan.


di belakang nya hanya ada dinding


" hahaha kamu mau kemana,? segitu bencinya ya sama aku" yohan mengambil dagunya menariknya agar wajah yoona dapat dia lihat dengan jelas.


yoona hanya ketakutan dan meneteskan air mats tanpa bersuara.


karena saat itu di sekitar perpustakaan sangat sunyi,tidak ada orang .hanya ada penjaga yg duduk jauh dari mereka


"yoona sayang,kamu tidak perlu takut.kalau kamu mau jadi pacar aku,aku akan selalu memberikan kenikmatan untuk mu" yohan mulai mengelus pipi yoona dan menghapus air matanya


yoona ingin teriak tapi langsung di tutup mulutnya oleh yohan


"jika kamu teriak,aku akan membuat teman mu ara sengsara" ancaman yohan langsung membuat yoona mengikuti mau nya


yohan semakin mendekatkan wajah nya ke pada yoona.


tangan yohan mulai liar di tubuh yoona membuat yoona menangis sejadi jadinya.


namun aksi yohan gagal setelah melihat dari kejauhan ara masuk ke perpustakaan, yohan langsung meninggalkan yoona yg terduduk lemas dan terus menangis.


ara mengelilingi dalam perpustakaan dan berharap menemukan yoona.


ara pun terkejut melihat yoona yg sudah hampir berantakan dan menangis di lantai


"astaga,yoona kamu kenapa?" ara sangat bingung melihat keadaan temannya


"apa yg terjadi? " kata ara sambil melihat sekitar perpustakaan


tapi ara tidak melihat siapa pun


yoona hanya bisa memeluk ara dan menangis.


"aku mau pulang,aku takut ara" jawabnya


"ok kita pulang sekarang,untuk kelas selanjutnya kita bolos saja.tapi rapikan pakaian mu dulu agar tidak jadi pusat perhatian" ara langsung membantu yoona berdiri dan membantu merapi kan rambutnya

__ADS_1


sampai dirumah,ternyata kakak ara sudah berada di dalam kamar nya.


"ayo kita langsung ke kamar,kamu istirahat aja langsung.kalau sudah tenang kamu harus ceritakan semua nya ke aku ya" ara mengantarkan yoona untuk istirahat dan meninggalkannya sendiri agar dia bisa menenangkan pikirannya


"loh kalian kok sudah pulang?" kakak ara yg keluar dari kamar terkejut melhat adiknys di ruang tv sambil kebingungan


"yoona mana? trus kenapa kamu kayak orang kebingungan gitu si? apa yang.."


ara langsung menutup mulut kakak nya dan menyuruh nya duduk di samping nya


"yoona sedang di dalam kamar" ara setengah berbisik kepada kakaknya


karena takut membangun kan yoona


"apa yg terjadi?"


"tadi pagi saat kami mau ke kampus yohan mengganggu yoona lagi.lalu aku menamparnya dan dia pergi.tapi saat di kampus yoona pergi keperpustakaan sendrian dan aku menemukan yoona dalam keadaan baju setengah terbuka dan rambut berantakan. aku curiga yohan lah pelakunya,tapu aku tidak lihat siapa pun disana" ara menjelaskan kepada kakak nya


ketika hendak menanyakan sesuatu kepada ara,ponsel nya berbunyi dan tertera nama "park jimin"


"sebentar kakak angkat telfon dulu" pamitnya kepada adiknya dan menjauh dari nya


"halo tuan,ada apa?"


"apa kabar si yoona? perasaan ku gak enak .tiba tiba kepikiran tentang dia.oiya,dimana dia tinggal sekarang?"


"kok bisa kebetulan gini si" ucapnya dalam hati


"halo heongjoon apa kamu dengar?"


"ohh ya tuan saya dengar,yoona sekarang tinggal sama aku dan ara.


emm maaf tuan yoona sepertinya mengalami kejadian seperti yg lalu" heongjoon langsung mengutarakan kondisi yoona kepada jimin membuat jimin terkejut.


"sial,kenapa bisa si" geram nya dalam hati


"oke kalau begitu kamu jaga dia ya,jangan ada yg tau aku tlfn kamu menanyai soal yoona"


jimin langsung menutup telfonnya


"siapa si yg berani seperti itu ke yoona,tapi aku kok bisa semarah dan sekhawatir ini sama itu cewek. akhhh sial" fikirannya tertuju hanya pada yoona

__ADS_1


__ADS_2