Obsesi

Obsesi
rumah ke 2


__ADS_3

di taman kampus ara terus menenagkan yoona yg masih gemetaran.


"yoona,kamu kalau belum bisa cerita tidak apa kok.lain waktu saja." ucap ara yg mulai cemas


yoona menarik nafas dan membuang nya.itu cara dia untuk menenangkan diri nya


"aku uda gak papa ara,terimakasih banyak.aku akan menceritakan semuanya"


yoona terus menceritakan semuanya .perbuata yg di lakukan oleh yohan kepada nya.


ara yg menderngar cerita yoona sangat terkejut tak menyangka yohan setega dan sejahat itu.


karena yg ara tau ,yohan anak yg baik dan sopan.


selesai cerita yoona baru sadar


"kenapa yohan berada di kampus ini? jangan bilang kalau dia kuliah disini juga?" fikir nya cemas


"ara,yohan kuliah disini ya? kamu kenal dia uda lama?" tanya nya mulai menyelidiki


"yohan senior kampus kita,ya jelas aku kenal dia.karena dia mahasiswa paling pintar dikampus ini.mangkanya aku rada gak percaya cerita kamu tadi.tapi kalau dilihat dari ekspresi kamu saat jumoa yohan tadi,seprtinya cerita kamu ada benarnya" ucap ara jujur


"ara,aku gak bohong.semua yg aku ceritakan sama kamu itu beneran. kamu tanya aja sama kakak kamu yg tadi mengantarkanku" yoona terus meyakinkan ara bahwa dia sedang tidak mengarang cerita


"baiklah ,nanti aku tanya kakak ku. kalau begitu ayo kita cari kos untuk tempat tinggal mu.lalu kita ke ponsel untuk membeli ponsel mu" ajak ara


sepanjang jalan yoona terus berfikir ,sampai dai tidak mendengarkan ara yg menjelaskan tentang jalan yg mereka lewati.


"aku bakalan tiap hari jumpa dengannya,aku takut .semoga dia berubah.apa aku gak usah jadi kuliah aja ya? gakkk...gakkk ..aku gak bileh nyerah" yoona terus melamun sepanjang jalan


"yoona,,yoooonaaaa" bentak ara


"ehhh ya?"


"kamu dari tadi dengar gak yang aku bilang? aku tuh dari tadi menjelaskan setiap jalan seperti pemandu wisata tau gak? "


yoona hanya tersenyum dan menundukan kepalanya

__ADS_1


"sepertinya dari ekspresi mu,kamu tidak mendengarkan apa pun yg aku bilang sepanjang jalan ya" ara mulai kesal dan terus memarahi nya seperti ibu yg sedang memarahi anak nya


melihat tingkah ara,yoona tertawa kecil "ara,aku minta maaf ya.sudah jangan marahi aku lagi.aku jadi takut ni" ucap yoona sambil mengandeng tangan ara dan tersenyum


"awas aja kamu melamun lagi" ancam nya


"heheh,,ok"


mereka berjalan tak jauh dari kampus untuk mencari kos khusus wanita


"yoona,sepertinya kamar kos disini penuh semua" ara mulai putus asa dwngan pencariannya


"lalu aku harus bagaimana ara?" yoona pun jadi bingung dimana lagi dia akan tidur malam ini


ide tak terduga muncul di otak ara


"bagaimana kalau kamu tinggal dirumah aku aja.gak jauh juga dari sini.kita bisa jalan bareng menuju kampus."


"emang boleh ya? kamu coba izin dulu deh sama orang tua kamu.mana tau mereka tidak mengizinkan mu membawa orang asing untuk tinggal bersama dengan kalian"


"maafkan aku ara,aku tidak bermaksud..." yoona langsung meraih tangan yoona dan meminta maaf


"tidak masalah,aku tinggal berdua hanya dengan kakak dirumah.


kadang dia juga gak pulang karena terus mendampingi bangtan di setiap konser mereka"


"sepertinya kakak mu sangat sibuk ya"


"yahhhh seperti itu lah,jadi maukan kamu yinggal dirumaku.aku akan sangat bahagia memiliki teman dirumah" ara sangat senang dan bersemangat


samoai dia membayangkan betapa enaknya memiliki teman dirumah.


"aku mau ..sangat...sangat mau." yoona tak kalah bahagianya


selain mendapat teman,dia juga bisa menghemat tabungannya.


selama mereka berjalan berkeliling sampai pulang kerumah ara .ada seseorang yg terus mengikuti mereka,tak ada dari mereka menyadari nya.

__ADS_1


"selamat datang dirumah ku, ayo masuk.


kamu sekamar dengan ku saja ya,kamar nya cuma ada 2.kadang tengah malam kakak pulang kerumah tanpa aku tau.jadi aku gak mau hal aneh terjadi dengan kalian" ara menggoda yoona


"terimakasih sebelumnya.tapi omongan mu yg terakhir kok sedikit menggelikan ya"


sambil melirik kesal ara


"gunakan saja lemari ku jika ingin mengemas barang mu.aku tidak menggunakan lemari ku,aku pakai punya ibu ku"


"baiklah,disini sangat sunyi ya? kamu tinggal sendiri disini berani? apa tidak pernah ada yg mengganggu mu?" yoona sedikit menyadari lingkungan tempat tinggal ara


ada kemungkinan hal buruk terjadi pada nya


karena lingkungan yg sunyi dan sepi


"tenang saja,kadang penjaga malam berkeliling di dekat sini.aku rasa cukup aman"


ara menengkan yoona yg sempat takut karena trauma kejadian kemarin


ara yg melihat jam di ponselnya,baru sadar bahwa ini sudah hampir tengah malam.


karena mencari kos dan ke ponsel mereka tidak menyadari waktu yg berlalu


"yoona ,simpan nomor ku di ponsel mu yg baru.jangan lupa juga kabari ibu mu"


"oiyaa,aku hampir lupa" yoona langsung menyimpan nomor ara dan ibu nya di ponsel miliknya


ara membuat panggilan cepat nya tertuju untuk ara


dia takut suatu saat ada situasi seperti kemarin dia tinggal menyambunkan nya ke ara.


"kalau begitu aku tidur duluan ya ,selamat malam" pamit ara karena sudah seharian berjalan menemani teman baru nya itu..yoona pun mengerti betapa lelahnya ara yg menemaninya


"aku sudah mengabari ibu ,apa aku juga harus memberi kabar kepada jimin? tapi aku tidak memiliki nomor nya" yoona berfikir sambil duduk di samping tempat tidur ara


"sekarang waktunya istirahat,besok aku fikirkan lagi "

__ADS_1


__ADS_2