Pahlawan Jentaka

Pahlawan Jentaka
Chp.7 Nilai harta


__ADS_3

'Whaaa..'


'bagaimana kau melakukannya?'


Di pelabuhan orang-orang ramai menyesaki tempat. Penasaran dengan wujud monster rusa berusia seratus tahun lebih yang di tangkap oleh satu orang anak kecil.


'Kau benar-benar seorang anak kecil?'


'Apakah kau juga seorang monster?'


Banyak pertanyaan terdengar di telinga yang tidak perlu di jawab langsung oleh Xernathan.


Biasanya memang perburuan monster seperti ini di lakukan oleh beberapa orang dewasa dan itupun terbatas pada usia dan ukuran monster yang mereka akan buru.


Selama ini yang sering di dapat oleh kelompok pemburu dari desa adalah monster ikan seukuran orang dewasa berusia lima puluhan sampai seratusan tahun.


Itupun karena tidak terlalu memiliki resiko untuk membahayakan mereka, karena cara yang perlu di lakukan untuk memburu monster air yaitu dengan menombak tubuh monster ikan itu lalu menariknya ke daratan bersama-sama dan di bunuh setelah tubuh monster berada di darat.


Bagian paling berbahaya dari berburu monster seperti ini sebenarnya adalah masuk ke hutan Syclla. Jika seseorang ataupun suatu kelompok berniat hanya ingin berburu monster air sekalipun tidak menutup kemungkinan mereka bisa bertemu monster darat di hutan kematian Syclla.


Sedangkan untuk menangkap monster darat seperti monster kelinci ataupun monster kerbau mereka biasanya membutuhkan belasan orang yang setidaknya di persenjatai busur panah, pedang dan alat kemah serta logistik di setiap operasi lalu membutuhkan waktu beberapa hari untuk tiap perburuan.


Cara beda dilakukan Xernathan yang memikirkan banyak strategi untuk menaklukkan monster-monster yang jadi lawannya, di bantu dengan berbagai trik yang di kuasainya dari pengalaman pada kehidupan pertamanya.


-


Seorang pria paruh baya berbadan tambun mengerutkan dahi saat melihat kejadian sebenarnya. Ketika salah satu anak buahnya melaporkan ada monster yang baru tiba di sekitar pelabuhan.


'Tidak mungkin seorang anak kecil dari pulau terpencil seperti ini yang melakukannya' Pria paruh baya itu terperanjat melihat ke arah potongan-potongan monster rusa di hadapannya.


Melihat anak yang di maksut ternyata memiliki tubuh yang sangat kecil dan seperti tidak ada kekuatan sedikitpun pada dirinya membuat pria tambun itu sulit percaya.

__ADS_1


Pria itu sepertinya pernah menemukan anak lain yang bisa melakukan hal sama dengan Xernathan di usianya yang sangat muda.


Tapi dia tidak menduga setelah melihat langsung wujud anak itu.


Setelah menghilangkan keterkejutannya pria itu langsung melaksanakan niat sebenarnya untuk menemui pemburu monster kecil itu.


"Heii.. nakk.." Pria paruh baya itu memanggil Xernathan yang sebelumnya menjadi sorotan mata banyak orang di tempat itu.


"Ya pak ada apa?" Xernathan mengangkat alis, terasa asing dengan wajah orang itu.


"Perkenalkan namaku adalah Daniel.."


"Pak Daniel namaku Xernathan.." Xernathan menganggukkan kepala sekali.


"Tidak perlu basa-basi, aku tau kau ke pelabuhan ini untuk menjual monster hasil buruanmu kan. Bisa kau sebutkan harganya?"


Xernathan terlihat menggaruk kepalanya.


"Jika melihat ekspresi wajahmu, aku anggap kau tidak begitu mengerti soal harga.."


Tanpa ijin terlebih dulu dan tanpa basa-basi sopan santun lain si Daniel ini memeriksa keseluruhan kondisi tiap potongan tubuh monster rusa yang dimiliki Xernathan.


Daniel memegang dagunya terlihat seolah sedang berpikir.


Xernathan mengangkat alis melihat gelagat Daniel dan menaruh curiga.


"Bagaimana jika aku membeli dengan harga yang pantas agar tidak perlu lagi ada negosiasi yang panjang di antara kita"


"Aku akan membeli bagian badan monster ini dengan dua puluh keping emas." Daniel tersenyum lebar saat menyebutkan angka.


Reaksi orang-orang di sekitar mereka adalah sama, yaitu kaget. Dengan kepingan emas sebanyak itu Xernathan bisa membeli dua ekor sapi atau bahkan membeli seunit motor dengan hanya menjual satu bagian badan rusa.

__ADS_1


Di pulau Cyclops motor adalah barang yang sangat mewah dan sangat langka. Selama ini hanya ada tidak lebih dari sepuluh motor yang berada di keseluruhan pulau Cyclops. Untuk membeli motor lainnya butuh waktu pemesanan lebih dari lima bulan dan harga cukup mahal, seharga puluhan keping emas.


Xernathan memiliki reaksi berbeda dengan reaksi orang-orang yang mengerumuninya di pelabuhan itu. Xernathan hanya bisa menelan ludah saat mendengar harga yang di sebutkan Daniel, tapi bukan karena menganggap kepingan emas itu adalah jumlah tawaran harga yang menggiurkan baginya, melainkan kaget karena menurutnya Daniel menurunkan harga sangat jauh dari harga sebenarnya tapi pria tambun itu malah mengatakan bahwa dia memberikan harga yang pantas.


Harga tiap permata monster setara dengan atau setidaknya sedikit lebih mahal dari usia monsternya, tergantung jenis monster.


Sedangkan keseluruhan tubuh beserta organ lengkap lainnya memiliki harga separuh dari umur monster tersebut juga tergantung jenis dan khasiat monster itu sendiri.


Selalu ada saja pengecualian harga untuk beberapa organ ataupun anggota tubuh monster yang di nilai lebih tinggi seperti tanduk, taring, permata ataupun racun.


Saat ini badan monster rusa yang sedang di tawar Daniel adalah monster berusia lebih dari seratus tahun maka harusnya memiliki harga sekitar tiga puluh lima sampai empat puluh keping emas. Tanpa mengikutkan kaki, kepala ataupun tanduk dan taring rusa.


Karena pada daerah badan rusa, terdapat paling banyak organ berharga seperti jantung, hati, empedu, dan lainnya. Daging dan kulit juga terdapat jumlah paling besar berada di area badan, jadi badan yang utuh dengan bagian organ dalam monster rusa di nilai dengan harga yang paling tinggi setelah permata monster rusa.


Jika keseluruhan monster. Maka paling tidak harga yang di dapat adalah enam puluh lima keping emas termasuk tanduk dan taring, terkecuali permata monster.


"Aku mengerti soal harga dan kegunaan tiap tubuh monster ini. Pak Daniel maaf, aku tidak akan menjual badan rusa ini dengan harga serendah yang kau sebutkan." Xernathan menolak dengan alasan sebenarnya.


Orang-orang yang mengerumuni Xernathan merasa heran. Sebagian besar mereka di tempat itu adalah orang biasa yang tidak pernah berburu dan tidak tau harga dari seekor monster.


Mereka cuma tau yang di sebutkan Daniel sebelumnya adalah angka yang banyak. Apalagi mengetahui Xernathan tidak perlu membagi kepingan itu dengan siapapun selain para petani yang sebelumnya sudah Ia janjikan akan di beri imbalan.


Karena Xernathan memburu monster rusa itu sendirian bukan dengan suatu kelompok.


Xernathan menggeleng. "Lagipula aku akan jual ini secara keseluruhan." Anak kecil itu melanjutkan perkataannya. Kemudian mengibaskan tangannya mengusir lalat yang terbang di atas mayat monster rusanya.


Xernathan yang punya banyak pengalaman menjalani negosiasi bisnis cukup lama pada kehidupan pertamanya membuat Xernathan berpikir, untuk lebih memilih menyimpan tubuh monster itu lama di rumahnya sampai ada orang lain yang mau membeli dengan harga pantas daripada harus menjual dengan orang di hadapannya ini dengan harga yang kelewat rendah.


satu keping emas \= satu juta rupiah


satu keping perak \= lima ratus ribu rupiah

__ADS_1


satu keping perunggu \= seratus ribu rupiah


__ADS_2