PEMBANTU GALAK TUAN MUDA

PEMBANTU GALAK TUAN MUDA
17. Pembalasan gue


__ADS_3

"Ferrer bangun fer, Ferrer...."panggil seorang wanita sambil menepuk pelan pundak Ferrer.


"hmmmm"ujar Ferrer menggeliat.


"bangun, nanti telat sekolah nya, fer... Ferrer..."


Ferrer pun perlahan membuka kedua matanya mengucek pelan dan perlahan mengumpulkan kesadaran.


"mmm ma-ma..."ujar Ferrer sambil memastikan kembali.


"mama, kapan mama pulang?"tanya Ferrer dan langsung duduk dari pembaringan nya.


"barusan mama sampai, mama lihat tidur mu nyenyak banget nak..."ujar mama Fina kepada anak nya.


"ngantuk ma, semalam begadang sama mang yoyo..."jelas Ferrer.


"begadang?"tanya mama Fina.


"iya ma, ngopi di depan..."ujar Ferrer lagi.


"Bahas apa kamu sama mang yoyo, sampai bergadang seperti itu?"tanya mama Fina.

__ADS_1


"hmm biasa ma, masalah cowok..."ujar Ferrer sambil tersenyum simpul.


"udah ah ma, Ferrer mandi dulu yah..."ucap Ferrer lagi.


"iya udah sana gih mandi, mama tunggu di bawah yah nak..."ujar mama Fina.


"iya ma..."


Ferrer pun langsung bergegas menuju kamar mandi untuk menuntaskan pekerjaan nya di dalam sana, setelah beberapa menit berkutik di kamar mandi Ferrer pun langsung mengenakan seragam olahraga yang setiap hari Sabtu di kenakan dan berjalan menuju ruang makan dengan menjinjing tas ransel nya dengan menapaki anak tangga, terlihat di depan meja makan sudah ada papa dan mama nya yang menunggu.


"pagi pa, pagi ma..."ujar Ferrer sambil mengecup pipi kedua orang tua nya bergantian.


"Fitri, bawa makanan Ferrer..." teriak Fina.


"tuan,ini sambal nya..."ujar Fitri meletakkan makanan di samping piring Ferrer.


"masukin donk..."ujar Ferrer saat Fitri ingin pergi dari meja makan tersebut.


"aah,"ucap Fitri, ia takut Ferrer akan aneh-aneh nanti nya.


"masukin gue bilang..."ujar Ferrer lagi hingga Fitri berjalan menuju meja makan lagi.

__ADS_1


"baik tuan..."jawab Fitri tanpa menoleh kearah Ferrer.


"kalau pembantu sama majikan itu hormat, bukan malah dongkol seperti itu."ucap Ferrer hingga membuat Fitri menghentikan aksi nya yang sedang memasukkan nasi.


"mmm maksud tuan..."tanya Fitri menoleh kearah Ferrer meminta penjelasan,ia tak ingin di anggap tidak becus dan tidak sopan oleh nyonya Fina dan tuan Agus.


"maksud Lo apa, gue ngomong buang muka seperti itu."ujar Ferrer menatap tajam.


"ma-maaf tuan."ucap Fitri dia tak ingin lama-lama meladeni Ferrer, Ferrer sedang berulah saat ini dan sengaja memojokkan Fitri di depan orang tua nya.


"awas Lo Ferrer,gue balas Lo setelah ini...". ujar batin Fitri, sedang kan Ferrer tersenyum puas melihat Fitri yang memalukan di depan orang tua nya.


"kenapa Lo ngelamun gitu, mana makanan gue ?" hentak Ferrer hingga membuat Fitri terperanjat dan langsung memasukkan makanan nya kedalam piring.


"ini tuan makanan nya, selamat di nikmati."Fitri pun berjalan pergi meninggalkan meja makan tersebut.


"eeeh, eeh air gue mana, Lo kerja nya nggak becus banget jadi pembantu."pekik Ferrer melihat Fitri yang berlalu pergi, Fitri sangat kesal terhadap Ferrer, ia pun menarik nafas kasar dan berjalan kembali kearah Ferrer.


"maaf tuan..."Fitri pun menuangkan air putih kedalam gelas Ferrer.


"ada lagi tuan ?"tanya Fitri, ia sangat geram dengan perbuatan Ferrer di hadapan majikan nya.

__ADS_1


"hmm, sana pergi, gue bisa nggak nafsu makan kalau Lo ada di sini..."usir Ferrer dan Fitri hanya mengangguk dan pergi secepat nya dari meja makan tersebut.


"rasain Lo pembelasan gue..."


__ADS_2