PEMBANTU GALAK TUAN MUDA

PEMBANTU GALAK TUAN MUDA
19. Ancaman


__ADS_3

"sayang, tunggu..."teriak seorang wanita kepada seorang pria yang berjalan cepat meninggalkan nya, lelaki itu pun Langsung memasuki kelas nya dan mendudukkan bokong nya di kursi kekuasaan nya di kelas tersebut.


"sayang, dengar kan penjelasan ku, kamu jangan percaya sama anak-anak sekolah ini, aku tidak pernah berbuat seperti yang mereka katakan, percaya lah sayang..."ucap wanita itu meyakinkan.


"sayang, jangan tinggalin aku yah, kita kan baru pacaran dua hari masa kamu tega mutusin aku seperti itu, sayang kita baikan yah..."rayu wanita itu lagi.


"sayang maafkan gue yah..."rengak wanita itu lagi.


"sayang..."


"gue sudah punya cewek, gue harap Lo jangan ganggu gue lagi..."ucap Ferrer sambil memainkan benda pipih yang ia raih di kantor celana nya

__ADS_1


"kamu bohong kan sayang,kamu bohong kan, kalau kamu sudah ada cewek lain, kita kan baru putus kemarin masa sih kamu semudah itu mencari pengganti ku, kamu pasti bercanda kan sayang..."ucap wanita itu lagi sambil merangkul pundak Ferrer.


"lepasin, gue nggak mau orang-orang salah paham nanti nya..."ucap Ferrer menghempaskan kasar tangan wanita itu di tubuh nya


"aww, kamu kasar banget Ferrer,"ucap wanita itu karena tangan nya di buang kasar hingga terbentur di bibir kursi.


"siapa juga suruh Lo rangkul gue seperti itu..."lirih Ferrer menatap tajam mantan kekasih nya itu.


"Lo nggak malu di lihatin teman-teman yang lain, karena memohon seperti itu sama gue, mana harga diri Lo, atau jangan-jangan yang di omongin orang-orang benar kali, kalau Lo wanita *****..."pekik Ferrer hingga wanita itu membelalakkan matanya menatap tajam kearah Ferrer.


"kenapa ?, Lo kaget gue tau kebusukan Lo, sifat hina Lo, gue sudah tau, bahkan gue tau semua nya atas skandal-skandal yang Lo lakukan di sekolah ini, jadi gue harap Lo jauh-jauh deh dari gue, gue nggak mau di jadiin kambing hitam Lo, dan gue juga takut nanti nya Lo malah ngaku-ngaku lagi hamil anak gue, sebab Lo kan wanita di gilir..."

__ADS_1


PLAK


sebuah tamparan mendarat di pipi Ferrer, Ferrer pun mengelus wajah nya yang di tampar tiba-tiba, terlihat seorang wanita yang berdiri di depan Ferrer sedang menangis dengan air mata mengalir deras dan ia menatap lirih dengan bibir yang bergetar mantap Ferrer.


"binatang Lo Ferrer, gue benci sama Lo..."teriak wanita itu hingga membuat semua siswa berlari melihat adegan pertengkaran Ferrer dengan mantan nya.


"brengsek Lo Ferrer, Lo lihat saja Ferrer, gue bakal buat perhitungan sama Lo...awas Lo..."wanita itu pun pergi meninggalkan Ferrer dengan air mata yang masih mengalir deras, Ferrer tak peduli ia malah bersyukur wanita itu membenci nya, jadi dia tidak perlu lari-larian menghindari wanita itu.


"gue tidak takut ancaman Lo, *****..."lirih Ferrer sambil kembali memainkan ponselnya.


"Lo kenapa sama tu cewek ?"tanya teman yang satu meja dengan Ferrer dan Ferrer hanya menjawab dengan mengangkat kedua tangan nya keatas.

__ADS_1


"dia memang seperti itu setiap kali putus dengan pacar nya,jadi maklumi saja..."tambah lelaki itu.


__ADS_2