PEMBANTU GALAK TUAN MUDA

PEMBANTU GALAK TUAN MUDA
38. Kejadian tak terduga


__ADS_3

Pagi ini Fitri dan mbak Lilis menyiapkan kan sarapan untuk majikan mereka, setelah selesai, Fitri pun menata makanan, sedang kan mbak Lilis membuat minuman hangat untuk mengisi perut majikan-majikan nya.


"Fitri, bangunin Ferrer sana ! nanti malah telat ke sekolah nya..." pinta Nyonya Fina sambil mendudukkan bokong nya berserta tuan Agus di depan meja makan.


Fitri pun mengangguk dan berjalan menaiki anak tangga, ia sebenarnya malas bertemu dengan Ferrer, sebab karena Ferrer dia sampai di nasehati habis habisan oleh mbak Lilis dan mang yoyo.


Setelah sampai di depan kamar Ferrer, Fitri pun mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban dari dalam kamar, hingga Fitri langsung saja menerobos masuk, mungkin Ferrer masih tidur saat ini, pikir Fitri.


Setelah Fitri berada di dalam kamar Ferrer, Fitri tidak menemukan keberadaan Ferrer dimana pun, hingga ia di kaget kan dengan seseorang yang sedang bersembunyi di belakang pintu dan langsung menutup pintu kamar tersebut.


orang tersebut adalah Ferrer yang sedang mengenakan handuk dan bertelanjang dada, karena dia memang sudah bangun sedari tadi dan ia berencana untuk turun kelantai bawah untuk meminta di belikan sesuatu oleh mama nya, namun ia malah melihat Fitri yang menapak anak tangga, membuat Ferrer kembali berlari ke dalam kamar dan berniat mengerjai Fitri habis-habisan.


"Ferrer..." ucap Fitri sambil melirik Ferrer yang sudah menutup pintu kamar nya.


"apa yang Lo lakuin...? " ujar Fitri, ia heran dengan perubahan sikap Ferrer akhir-akhir ini, Ferrer menjadi lebih berani terhadap nya.

__ADS_1


"haha, siapa suruh Lo datang ke kamar gue, jadi Lo harus menerima balasan dari gue, karena telah membuat punya gue sakit semalaman..." jawab Ferrer menatap penuh kemenangan.


"maksud Lo apa ?" gertak Fitri, dia seketika merasa ketakutan, ia takut di lecehkan oleh Ferrer yang notabene nya memang sangat jauh lebih muda dari nya.


Fitri pun dengan sekuat tenaga berusaha membuka pintu kamar Ferrer, iya tak ingin terjadi kesalahpahaman antara dia dan Ferrer, namun Ferrer dengan berusaha nya lagi tetap membuat pintu tersebut tetap tertutup,


karena mereka berebutan meraih genggaman pintu, seketika kepala mereka beradu satu sama lain, hingga mereka sedikit menjauhkan diri dan tanpa sengaja Ferrer menyilang kan kaki nya di kaki Fitri, hingga kaki Fitri dan kaki nya beradu dan mereka pun tersandung dengan posisi Fitri di atas Ferrer yang sedang mengenakan handuk.


Karena saat Fitri memasuki kamar Ferrer, Ferrer memang sudah terbangun dari tidurnya dan bersiap-siap untuk membersihkan tubuh.


Ferrer masih mematung di bawah tubuh Fitri, dan begitu pun dengan Fitri yang sangat kaget, sehingga ia lupa beranjak dari tubuh Ferrer, Fitri sangat kagum seketika melihat wajah tampan Ferrer dari dekat, hingga membuat pandangan nya tidak beranjak dari wajah tampan itu.


KLEK


Pintu itu pun terbuka lebar, Fitri dan Ferrer pun melirik sejurus melihat Andre dengan posisi berdiri mematung menatap kearah Fitri dan Ferrer yang masih terbaring di atas lantai dengan posisi yang menurut Andre sangat tidak layak bagi pasangan yang bukan muhrim.

__ADS_1


"Ups...maaf..." ujar Andre sambil kembali menutup pintu kamar itu.


Sedang kan Ferrer dan Fitri hanya saling diam dan kembali saling bertatapan.


Hingga seketika Fitri berdiri dari pembaringan nya dengan di susul oleh Ferrer yang ikut berdiri, Fitri pun menatap tajam kearah Ferrer dan langsung mendorong tubuh Ferrer secara tiba-tiba, Ferrer pun tersungkur kebelakang, dan untungnya Ferrer tidak sampai jatuh ke lantai lagi karena dorongan Fitri yang lumayan keras yang mampu membuat nya terdorong beberapa centimeter ke arah belakang.


"ngapain Lo pakai acara kurung gue seperti itu ? kalau Andre salah paham bagaimana ?" bentak Fitri, dia takut Andre pasti berpikir tidak-tidak tentang mereka.


"iya...biarin aja..." jawab Ferrer enteng, dia sebenarnya senang, jika Andre sampai salah paham terhadap mereka, dengan begitu Andre akan mundur menjauhi Fitri dan itu adalah peluang emas untuk nya, karena tidak memiliki pesaing lagi.


"dasar...bocah mesum..." teriak Fitri lagi Setelah mendengar jawaban dari mulut Ferrer.


Fitri sangat geram terhadap Ferrer, ia pun berjalan kearah Ferrer dan kembali mendorong tubuh Ferrer yang sudah berdiri saat ini, hingga kejadian tak terduga pun terjadi di kamar itu.


"Aaaaaaaaaaaagggggggghhhhhhh"

__ADS_1


teriak histeris Fitri sambil menutup kedua mata nya yang sempat ternoda oleh pemandangan yang tak seharusnya ia lihat, sedang kan Ferrer dengan cepat nya mengenakan kembali handuk nya yang sudah melorot itu.


Teriakan Fitri menggema hingga sampai di lantai bawah dan mengagetkan seisi rumah yang berada di rumah itu.


__ADS_2