
"Fitri kamu pel lantai nya yah, biar mbak yang selesai kan cucian mu..."ujar seorang wanita kepada Fitri.
"baik mbak, Fitri ngepel dulu yah..."
"iya, tapi sebelum di pel di sapu dulu, supaya debu nya bisa hilang sebelum di bersihkan pakai pewangi lantai..."tambah mbak Lilis.
"baik mbak..."
Fitri pun begitu talenta membersihkan rumah itu mulai dari menyapu, mengepel, membersihkan lantai atas dan lantai bawah, membersihkan kaca dan perabotan yang lain.
selama beberapa Minggu kerja di sini, Fitri belum pernah sama sekali membersihkan ruangan-ruangan seperti ruangan kerja di lantai satu, perpustakaan di lantai dua dan kamar-kamar, seperti nya nyonya Fina belum terlalu percaya terhadap Fitri, Fitri pun memahami itu sebab tidak mudah mempercayai orang yang baru di kenal, apa lagi orang asing seperti Fitri.
__ADS_1
setelah selesai bersih-bersih Fitri pun langsung membantu mbak lilis yang sudah berkutik di dapur, seperti nya bekerja mencuci beliau sudah selesai.
"mbak, mau masak apa siang ini ?"tanya Fitri sambil melangkah mendekati senior nya bekerja.
"mbak ingin membuat masakan rendang, sebab kata nyonya Fina, tuan muda Ferrer juga menyukai rendang daging, jadi beliau ingin Ferrer betah di sini dengan memenuhi semua keinginan nya, maka nya kita akan membuat masakan rendang untuk tuan Ferrer, untuk ia makan setelah pulang sekolah nanti nya..." jelas mbak Lilis dan di balas anggukan oleh Fitri.
Tak berselang lama makanan pun telah di hidangkan di atas meja makan, nyonya Fina sudah ada di rumah saat ini, dia berbaring di atas sofa sambil mengotak Atik handphone nya saat ini.
"Fitri, mbak Lilis,sini..."panggil nya, hingga membuat mbak Lilis dan Fitri menghentikan pekerjaan mereka.
"hmm, nanti malam saya dan mas Agus akan pulang ke Surabaya, sebab orang tua mas Agus sedang sakit keras di sana, kami tidak akan membawa Ferrer ke sana, jadi untuk beberapa hari kami berada di kampung, saya harap kalian bisa menjaga Ferrer dengan baik, jangan sampai dia pulang larut malam atau tidak kesekolah nanti nya,selalu masakan makanan kesukaan nya biar di betah di rumah..."pinta nyonya Fina dan tentunya kami mengangguk mengiyakan permintaan nya.
__ADS_1
"saya akan tetap memantau pergerakan nya lewat GPS namun kalian juga harus menegur nya jika dia pergi ke club' seperti malam tadi, saya harap kalian paham apa yang saya maksud..."tambah nya lagi.
"baik nyonya, saya akan selalu menjaga tuan Ferrer dengan baik..."sambung mbak Lilis kepada majikan nya itu.
"iya, terima kasih "
keluarga ini agak aneh, biasa nya seorang anak akan selalu menempel dengan orang tua nya, namun berbeda dengan Ferrer ia bahkan sangat tidak mau untuk tinggal bersama orang tua nya jika bukan karena di paksa tempo hari.
tak berselang lama Ferrer pun pulang dari sekolah nya, ia seperti nya sangat kelelahan dan kehausan hingga beberapa kali ia meneguk minuman di atas meja.
"tuan, apa tuan mau saya buat kan minuman dingin, seperti nya tuan sangat kehausan..."tanya Fitri, ia melihat keringat bercucuran di sela dahi Ferrer.
__ADS_1
"hmm boleh,tapi langsung dengan makanan nya yah, gue lapar soal nya, langsung bawa ke kamar, karena gue ingin memakan nya di atas saja..."ucap nya dan di jawab anggukan oleh Fitri.
Fitri pun membuat jus alpukat untuk tuan muda nya dengan memasukkan sedikit es batu,lalu ia menghidangkan makanan yang dimasak nya tadi bersama Mbak Lilis, di atas nampang hingga ia perlahan menuju ke kamar tuan muda nya untuk di antar kan.