
Pagi ini seperti biasa, Ferrer di antar sekolah oleh sopir nya Andre, tidak ada percakapan apapun di antara mereka, Ferrer masih sibuk berkutik dengan handphone nya,
hal itu membuat Andre merasa aneh, bukan kah semalam mereka sudah mulai dekat, tapi Ferrer masih saja sedingin es kalau bersama nya, tapi berbeda dengan ayah nya atau pun Fitri, Ferrer sangat hangat kepada mereka.
"tuan..." ujar Andre mencoba menghangatkan suasana.
"hmm" jawab Ferrer sambil melirik ke depan, yang kebetulan Ferrer sedang duduk di bangku belakang sopir saat ini.
"saya mau cerita dengan anda tuan..." ujar Andre seketika, meski pun Ferrer terlihat tidak tertarik bercengkrama dengan nya saat ini.
"cerita apa ?" tanya Ferrer sambil kembali memainkan ponselnya.
"saya, menyukai seseorang tuan, saat pandangan pertama, tapi saya bingung mau mengungkapkan perasaan saya kepada nya seperti apa..." ucap Andre sambil fokus dengan kemudi nya.
"kami baru bertemu beberapa hari tuan, saya merasa tak enak jika secepat itu mengungkapkan perasaan saya, takut nya dia menolak saya seketika...hehe" sambung Andre sambil tersenyum simpul.
"wanita itu siapa ?" ujar Ferrer yang seperti nya mulai tertarik dengan kisah percintaan pada Padang pertama.
"dia Fitri tuan, dia pembantu di rumah anda." seketika mata Ferrer terbelalak mendengar ucapan Andre, hingga Andre yang melirik nya sekilas di kaca mobil tampak merasa aneh.
"ada apa tuan, ada yang salah ?" ujar Andre hingga Ferrer kembali mengatur ekspresi nya.
"aah tidak..." jawab nya singkat.
"menurut anda bagaimana tuan, apa saya ungkapkan atau bagaimana?" tanya Andre lagi.
__ADS_1
"kalian kan baru bertemu, kok main ungkap perasaan sih, ya kenalan lah lebih jauh, baru memikirkan langkah selanjutnya..." ucap Ferrer dengan wajah memerah, entah apa yang tengah ia rasakan saat ini, cemburu dan sakit berpadu menjadi satu.
"ouh gitu yah, hahaha...saya aneh yah tuan haha, padahal saya bukan anak SD yang mulai mengenal cinta, tapi entah mengapa saya Grogi kalau dengan dia..hehe..." ujar Andre tertawa kecil, menertawakan kekonyolan nya.
"hmm"
"ouh iya tuan, anda sudah punya pacar ?" tanya Andre lagi, sambil melirik kearah spion mobil nya.
" aah, pasti tuan punya banyak pacar kan, tuan kan Tampan...hehe, " jawab nya sendiri.
"hmm"
Tak berselang lama mobil mewah yang di kemudi oleh Andre pun menepi di halaman depan sekolah, Andre pun turun dan berlari memutar mobil dan membuka pintu mobil untuk tuan nya.
"semoga hari anda menyenangkan tuan..." ujar Andre meniru gaya supir di televisi.
Ferrer pun langsung pergi meninggalkan Andre,
hingga Andre kembali memasuki mobil itu, terlihat Andre langsung menghubungi seseorang, ia berencana akan mengajak teman kencan nya untuk jalan-jalan mengunakan mobil keluarga Ferrer.
[hello sayang...] ujar Andre sambil meletakkan benda pipih di telinga nya.
[sebentar lagi aku jemput kamu yah sayang...]
[ iya donk, tentu nya aku mengendarai mobil baru ku...] ujar Andre berbohong.
__ADS_1
[ok Sayang, aku jalan sekarang yah...]
[okey, love you...]
Andre tersenyum senang, sebab ia baru saja berkenalan dengan seorang wanita cantik lewat aplikasi kencang di handphone nya, dan tentu saja wanita itu lebih seksi dan menggoda ketimbang Fitri.
Andre pun melanjukan mobil pergi dari sekolah Ferrer.
Tak berselang lam Andre telah sampai di sebuah rumah mewah di perumahan elit di kota metropolitan, terlihat seorang wanita cantik berdiri menunggu nya.
"pagi sayang, maaf yah kelamaan nunggu nya, biasa sayang, kalau pagi-pagi begini, Jakarta memang macet,hehe" ujar Andre beralasan sambil membuka pintu depan mobil di samping kemudi.
"ayo masuk princess..." sambung Andre lagi
"terima kasih sayang..." jawab wanita itu tersenyum bahagia.
"sayang kita mau kemana ?" tanya wanita itu saat Andre sudah memasuki mobil mewah itu.
"keujung dunia baby..." canda Andre sambil mencuel hidung wanita itu.
"aah kamu bisa aja Andre..." jawab wanita itu tersenyum malu.
"haha, apa yang nggak buat mu Ica sayang, kamu adalah wanita cantik yang sangat aku cintai..." sambung Andre.
"aah gombal..." jawab wanita itu merona.
__ADS_1
"serius Ica sayang, aku benar-benar mencintai mu..." tutur Andre lagi, hingga ia melanjutkan mobil mewah majikan nya itu memotong jalanan kota.