
Setelah pulang dari sekolah, Ferrer langsung menuju kamar nya untuk beristirahat di atas, dengan di temani beberapa menu makanan yang di sajikan oleh Fitri tadi nya, sedang kan Andre, langsung menemui Fitri dan Mak nya yang ada di dapur rumah mewah tersebut.
"hello..."sapa nya sambil berjalan masuk kedalam dapur.
"eeh Andre, udah pulang ndre ?"tanya Fitri sambil tersenyum manis kearah Andre, Fitri tidak memiliki perasaan apapun terhadap Andre, namun Fitri menghargai upaya mbak Lilis untuk menjodohkan nya, lagi pula tidak mudah bagi Fitri melupakan orang yang pernah mengisi hati nya beberapa tahun terakhir.
"barusan pulang..."jawab Andre membalas senyuman Fitri.
"mau makan nak, Mak ambilin ?"tanya Mbak Lilis sambil mencuci tangan nya di wastafel.
"iya Mak, lapar Andre soal nya... hehe.."Lilis pun memasukkan makanan untuk anak nya setelah itu ia pun pergi dari dapur meninggalkan Fitri dan Andre berduaan di sana, Lilis memang sangat menginginkan Fitri menjadi menantu nya.
"fit, kamu sudah makan ?"tanya Andre, Andre sangat berbeda dengan Ferrer, dia lebih lembut dan dewasa menurut Fitri.
__ADS_1
"sudah ndre, kamu makan saja dulu "jawab Fitri langsung sambil memotong sayur sayuran yang akan di masak, untuk makan malam nanti.
"bagus lah kalau sudah,"ujar Andre lagi.
"iya "
"ouh iya, malam nanti kamu nggak kerja kan ?"tanya Andre dan seketika membuat Fitri sedikit lenyap dalam pikiran nya, ada gerangan apa Andre menanyakan itu.
"ouh gitu yah, benar kamu kan capek seharian, memang memerlukan waktu istirahat kalau malam hari..."sambung Andre lagi.
"maksud nya ndre ?"tanya Fitri bingung.
"apa dia mau ngajak gue dinner, gue kan sudah lama nggak jalan-jalan selama jadi pembantu di rumah ini...". batin Fitri.
__ADS_1
"iya, malam memang waktu untuk istirahat, tapi aku juga nggak langsung tidur kali kalau sudah selesai kerja, kadang-kadang aku juga suka jalan-jalan keliling untuk cari angin atau cari makan di pinggir jalan."ujar Fitri berbohong, ia sangat berharap kalau Andre mengajak nya jalan-jalan malam nanti.
"ouh gitu yah, tapi kalau malam nanti bagaimana? apa mau langsung tidur apa jalan-jalan juga ?"tanya Andre, ia pura-pura tidak mengerti keinginan Fitri, ia adalah seorang playboy kampung yang tampan, perempuan mana yang akan menolak jika lelaki ini sudah merayu.
"hmm kadang-kadang jalan-jalan sih, kalau cuaca nya bagus, enak nya kan cari udara segar di luar, dari pada di kamar saja, pengap..."ujar Fitri lagi dan terlihat senyum terukir di bibir Andre.
"mau jalan bareng nanti nya nggak?"tanya Andre dan seketika membuat Fitri bersorak gembira di dalam hati, akhirnya ada juga manusia yang mengerti keluh kesah nya.
"boleh, kalau Andre yang ngajak..."jawab Fitri tersenyum manis.
"baik lah, tapi jalan-jalan nya cuma jalan kaki aja yah di sekitar sini, kamu tau kan aku nggak ada motor apa lagi mobil yang di bawa kesini." ucap Andre lagi, ia tak mungkin mengajak Fitri mengendarai mobil mewah milik majikannya, bisa-bisa hari pertama bekerja sudah kehilangan pekerjaan.
"iya..."jawab Fitri langsung yang penting ia punya teman yang di ajak ngobrol, dari pada suntuk di rumah saja.
__ADS_1