
Pagi hari nya, Fina sedang menyirami tanaman-tanaman nya, Fina memang sangat suka berkebun, hingga ada begitu banyak bunga-bunga indah yang bermekaran di rumah kaca nya.
Namun saat asyik menyiram, Fina malah di kaget kan dengan tangan kekar yang memeluk tubuh nya dari belakang, sontak membuat Fina langsung memutar badan dan melirik kearah sang pemilik tangan itu.
"apa yang kamu lakukan di sini ?" ujar Fina sambil melepaskan tangan itu di tubuh nya.
"hahaha, Fina Fina, aku tak menyangka yah, setelah bercerai dengan ku, kamu malah hidup enak bersama Agus..." tatap lelaki itu.
"hmm, tapi aku tak peduli Fina, sebab aku senang dengan hal itu, anak semata wayang ku juga bisa hidup enak bersama mu...!" tutur lelaki itu lagi, namun Fina seketika berkaca-kaca setelah mendengar kata 'anak' yang keluar dari mulut lelaki itu.
"bintang telah meninggal..." jelas Fina dengan air mata yang berhasil Lolos dari pelupuk mata nya, sedang kan lelaki itu terbelalak kaget mendengar nya.
"maksud kamu apa ?" lelaki itu mencengkeram erat kedua tangan Fina, hingga Fina meringis kesakitan.
__ADS_1
"bintang, hanyut beberapa tahun yang lalu, dan dia sudah meninggal." histeris Fina kala mengingat hanyut nya anak nya yang bernama bintang.
"hah hah, kamu memang wanita yang tidak becus Fina ! bahkan menjaga satu anak pun kamu tidak bisa !" bentak lelaki itu sambil menatap tajam kearah Fina.
"kamu menyalahkan aku Randa ? kemana kamu saat anak itu menderita ? kemana kamu saat anak ku sakit-sakitan, kemana kamu ? bahkan kamu jauh lebih buruk dari aku !" tangis Fina pecah kala mengingat perceraian nya dengan Randa, membuat anak mereka yang menjadi korban atas keegoisan mereka itu.
Lelaki bernama Randa menarik nafas panjang dan menatap tajam kearah Fina.
"aku tidak akan melakukan itu Randa, karena aku sudah melupakan mu dan menganggap bahwa tidak ada pertemuan dan pernikahan antara kita,dan kamu Randa jangan macam-macam terhadap keluarga ku, aku tak ingin suami dan anak ku kecewa terhadap ku..." lirih Fina dengan air mata yang masih mengalir deras.
"haaah,.." lelaki itu meringis mendengar ucapan Fina dan dia pun pergi meninggalkan wanita yang bernama Fina, yang menangis di dalam rumah kaca nya, ia tak menyangka akan bertemu dengan lelaki bajingan seperti Randa lagi, setelah bertahun-tahun lama nya mereka berpisah.
Fina berjalan kedalam rumah nya, terlihat suami nya dan mantan suami nya itu sedang duduk di ruang tamu, mereka sedang membahas sebuah pekerjaan di perusahaan mereka.
__ADS_1
"ma...!" panggil suami nya, kala melihat Fina berlenggok masuk, tanpa menyapa nya dan tamu nya yang sedang duduk di ruang tamu.
"eeh, iya.." Fina pun melirik kearah suami nya dan berjalan menemui lelaki itu.
"udah pulang pa ?" tanya Fina sambil mendudukkan bokong nya di samping suami nya.
"iya, ini papa sama Randa lagi bahas sebuah pekerjaan di perusahaan, mama kenapa kok mata nya sebab ?" tanya Agus kala melihat mata istri nya merah dan bengkak sebab telah menangis tadi nya.
"eeh iya pak, ini hmm tanaman mama banya yang rusak, jadi mama sedih melihat nya, kan mama sudah capek-capek merawat nya, eh malah mati di hinggap parasit..." tutur Fina berbohong.
"ouh gitu, hanya masalah itu tak perlu di tangisi seperti itu ma ! nanti papa pesan lagi tanaman yang indah buat mama yah !" ujar Agus sambil mengecup kening istrinya.
"iya pa, terima kasih yah..."
__ADS_1