Pembantu Idaman Mas Duda

Pembantu Idaman Mas Duda
Bab 29 Meyakinkan Hanum


__ADS_3

"Apa, apa? Kamu gak salah bicara Jeck?" Tanya Abygiel yang tampak tak percaya mendengar penuturan sahabatnya itu.


Abygiel sampai tergelak mendengarnya. Heran saja bagaimana mungkin seorang aktor tampan dan terkenal seperti Jecky malah mau menyewa seorang pembantu agar pura-pura menjadi kekasihnya. Padahal Ia bisa mendapatkan gadis cantik dan seksi mana pun yang dia suka dalamwaktu yang sangat singkat.


"Aku serius, By. Aku suka sama Hanum. Dia cantik. Anaknya juga tidak membosankan bagiku!" Yakin Jecky lagi. Karena pada dasarnya Jecky memang menyukai sesuatu yang menurutnya sangat menantang dan kali ini tatapan bola mata liarnya tertuju pada pembantu Abygiel yang masih imut-imutnya itu.


"Eum... Gimana ya?"


Abygiel tak bisa menyetujui keinginan Jecky brgitu saja, karena Ia juga harus mendapat persetujuan dari Oma Ismi yang membawa Hanum kerumah itu. Abygiel sendiri sebenarnya gak akan perduli mau Hanum bersedia atau tidaknya menerima penawaran Jecky karena bagi Abygiel Hanum bukanlah orang yang penting di rumah itu.


"Ayolah By, tolongin aku dong. Cuma sekali ini saja. Aku janji deh aku akan jagain Hanum selama sama aku?" Mohon Jecky lagi, untuk meyakinkan Abygiel.


"Ya, coba saja kamu tanya Hanum. Aku gak yakin dia mau," timpal Abygiel kemudian. Karena Ia gak mau ambil pusing dengan keinginan sahabatnya itu.

__ADS_1


Jeky yang melihat Hanum melintas di tempat mereka duduk pun langsung mengembang senyum, Ia pun beranjak untuk menghampiri Hanum.


"Tunggu...!" Teriaknya sambil mencekal pundak Hanum yang langsung menoleh kearahnya.


"Ada apa, Mas?" Tanya Hanum dengan kedua alis yang tertaut.


"Aku ada tawaran bagus untukmu dan kamu akan mendapat uang yang lumayan cepat hanya dalam waktu dua jam saja, Num!"


Jecky terkekeh lirih, "Bukan sih? Aku gak punya lowongan soal itu tapi aku hanya ingin menawari kamu untuk membantuku besok malam!' Tukas Jecky selanjutnya.


Hanum terlihat sedang berpikir keras. Ia tidak mengerti kemana arah tujuan Jecky sebenarnya. Jika untuk menjadi wanita penghibur tentu saja Hanum tidak akan mau menerimanya sebesar apa pun gajih yang di tawarkan Jecky.


"Mau gak jadi pacarku?" Ungkap Jecky tiba-tiba hingga Hanum membulatkan kedua rona matanya dengan ekspresi terkejut.

__ADS_1


"M- maksud, Mas Jecky?"


"Aku mau menjadikan kamu pendampingku besok malam untuk menghadiri sebuah pesta penting. Kamu tenang saja Hanum. Aku akan membayarmu dengan uang yang cukup besar?"


Hanum mencebikkan bibir, "Emang cewek yang di jadiin pacar harus di bayar ya, Mas? Bukannya setahu Hanum pacaran itu gak pakek uang ya kecuali mau menikah?"


Abygiel yang menjadi penyimak obrolan mereka jadi terpingkal-pingkal mendengarnya. Hanum benar-benar polos dan tidak mengerti kemana arah tujuan Jecky sebenarnya.


"Ya ampun, Num. Bodoh banget sih. Jecky itu cuma mau jadiin kamu sebagai pacar pura-pura aja dan dia akan bayar kamu jika kamu mau menerimanya," timpal Abygiel yang merasa perlu memperjelas semuanya.


"Oh, gitu ya. Ku pikir Mas Jecky mau jadiin aku pacar beneran tadi?" Jawabnya sembari tersipu malu.


"Ya, kalau Hanum mau, Jecky serius kok mau ngajakin Hanum pacaran," tukas Jecky kemudian. Baginya itu bukan hal yamg merugikan. Toh Hanum juga sangat lucu orangnya. Faktanya Jecky juga gak masalah saat Ia hanya memacari mantan pacarnya kurang dari satu bulan saja.

__ADS_1


__ADS_2