
Pukul 3:00 sore, Bima masih sibuk memeriksa beberapa dokumen dikantornya, Sekertaris Ken masuk ke ruangannya melapor.
"Tuan Bima" panggil Sekertaris Kenan.
"Ada masalah apa?" sambil melihat ke arah Sekertaris Ken yang berdiri didepannya.
"Ini tentang Nona Yasmin, tuan" Jawab sekertaris ken.
"Ada apa dengan gadis itu?" tanya Bima sambil kembali memeriksa dokumen yang ada didepannya.
"Saya baru terima informasi dari Pak Joseph, kalau Nona Yasmin sampai sekarang tidak keluar dari kamarnya. Sepertinya nona sedang marah karena masalah cuti itu tuan" Jawab Sekertaris Ken.
"Biarkan saja dia, bilang pada Pak Joseph untuk terus mengawasi dia" Kata Bima.
"Baik tuan" jawab sekertaris kenan.
Bima lalu berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Kenan.
"Persiapkan rapatnya sekarang" perintah Bima.
"Tapi masih ada 30 menit sebelum rapat dimulai. Apa sebaiknya Anda istirahat dulu tuan?" Kata Sekertaris Kenan.
__ADS_1
"Kamu lakukan saja perintahku" perintah Bima.
"Baik tuan" jawab Kenan.
Para Karyawan sudah menunggu Bima diruang rapat. Bima pun masuk ke ruang rapat diikuti sekertaris kenan dibelakangnya, dia lalu menarik kursi untuk Bima dan berdiri disampingnya.
Satu persatu para karyawannya sudah bergantian melakukan presentasi didepan Bima. Bima saat itu hanya terdiam dengan wajah serius melihat para karyawannya melakukan presentasi tetapi sebenarnya dia sedang memikirkan perkataan Yasmin, yang mengatakan kepadanya kalau dia tidak akan pernah bisa mendapatkan hatinya, kata - kata Yasmin terus mengganggunya.
Setelah selesai presentasi, para karyawan menunggu pendapat Bima tetapi bima masih termenung memikirkan Yasmin. Sekertaris Ken lalu memanggilnya.
"Tuan....tuan..." panggil Sekertaris Kenan.
"Aaaahh" sambil menengok ke arah sekertaris kenan.
Bima lalu membuka satu persatu semua proposal milik karyawannya dan melemparkannya kedepan karyawannya, membuat semua orang disitu menunduk ketakutan.
"Apa ini yang kalian sebut proposal?" tanya Bima dengan nada tegas.
"Sepertinya tuan muda sedang melampiaskan kemarahannya pada Yasmin ke para karyawan, Haaaaa....Nona Yasmin yang membuat tuan muda marah tapi Mereka yang kena imbasnya, semoga saja aku tidak kena imbasnya juga" dalam hati Kenan.
Bima kembali marah - marah kepada karyawannya.
__ADS_1
"Dalam dua hari, kalian harus membuat ulang proposal baru. Kalau tidak selesai dalam dua hari, kalian harus siap - siap dipecat dan aku tidak ingin melihat proposal sampah seperti ini lagi berada didepanku" Kata Bima yang sedang marah.
"Haaaaa....Bagaimana ini, proposal itu saja kami buat selama satu minggu tapi sekarang tuan muda meminta dua hari. Benar - benar melelahkan" dalam hati salah satu karyawan.
"Kenapa kalian diam saja...hah" tanya Bima kepada semua karyawannya dengan nada keras.
"Baik tuan...kami siap" sahut secara bersamaan.
Bima pun langsung meninggalkan ruang rapat bersama Sekertaris Kenan. Dia kemudian masuk ke ruangannya dan menanyakan jadwalnya pada Sekertaris Kenan.
"Apa jadwal hari ini?" tanya Bima.
"Anda ada pertemuan dengan perusahaan telekomunikasi tuan" jawab Kenan.
"Batalkan, apa lagi" tanya bima.
"Anda ada rapat jam 7 malam di Hotel B bersama para Direktur Cabang Corporotion tuan" jawab Bima.
"Majukan....suruh mereka semua datang keperusahaan" Kata Bima.
"Baik tuan" jawab kenan.
__ADS_1
Pukul 4:00 sore, rapat pun diadakan. Selama rapat, Bima kembali marah - marah kepada para Direktur Cabang. Dia melampiaskan kemarahannya, Sekertaris Kenan yang melihat itu hanya geleng - geleng kepala melihat tuan mudanya marah - marah.
Bersambung.