Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 42 Hukuman Bima


__ADS_3

Selama dimobil Bima terus diam tak bicara pada Yasmin, begitupun Yasmin, dia tidak tahu apa yang harus dikatakan pada suaminya itu karena dia merasa tidak bersalah sama sekali,apalagi dia tidak tahu isi pikiran suaminya itu.


Saat sampai rumah pun Bima tidak bicara dan hanya menarik tangan Yasmin naik ke kamar tanpa mempedulikan orang disekitarnya.


Setelah berada dikamar, Bima langsung duduk disofa sambil menyilangkan kakinya dan terus melihat Yasmin yang sudah berdiri didepannya sambil menunduk karena ketakutan melihat eksperisi Bima yang terlihat marah.


Yasmin terus bertanya tanya dipikirannya tentang situasi saat ini.


"Kenapa dia terus diam tanpa bicara, ekspresinya sekarang membuatku takut, apa tadi aku membuat kesalahan padanya, atau dia menungguku bicara, tapi....aku tidak tahu apa yang ada dipikirannya sekarang?" dalam hati Yasmin.


Hei.....panggil Bima membuyarkan lamunannya.


"Aah....Ia" balas Yasmin.


"Siapa dia?" tanya Bima.


"Ha....dengan wajah bingung dengan pertanyaan Bima.


"Laki - laki yang bersamamu tadi.....Siapa dia" tanya Bima kembali dengan suara tegas.


"Apa dia mempermasalahkan kak Andre tapi bukankah tadi kak Andre sudah memperkenalkan dirinya, kenapa dia bertanya lagi padaku" dalam hati Yasmin.


"Hei.....aku sedang bertanya padamu" kata Bima dengan suara keras.


"Dia Andre sayang" jawab Yasmin pelan.

__ADS_1


"Sejak kapan kau kenal dengannya?" tanya Bima.


"Sudah sepuluh tahun" jawab Yasmin.


"Apa...." teriak Bima membuat Yasmin kaget terperanjat


"Jadi selama sepuluh tahun kau terus berkomunikasi dengannya" kata Bima.


"Ia....tapi aku dan dia tidak punya hubungan seperti yang kau pikirkan, aku dan dia hanya berteman saja, selama ini dia selalu membantuku dan ayah" jelas Yasmin.


"Kau benar - benar polos ya, apa kau pikir dia mendekatimu hanya untuk membantumu saja, dia berbuat baik supaya dia lebih leluasa mendekatimu" kata Bima.


"Kak Andre tidak seperti itu, dia sangat baik, selama ini dia selalu mendengarkan keluh kesahku dan tidak pernah meminta apa - apa dariku selain menjadi temannya saja" jawab Yasmin.


"Tidak sayang, aku hanya menganggap dia teman dan aku tidak bisa mengabaikan dia begitu saja apalagi dia sudah banyak membantuku" jawab Yasmin.


"Aku tidak peduli, aku bisa mengembalikan semua yang telah dia lakukan padamu" kata Bima.


"Tapi sayang......" Yasmin belum menyelesaikan ucapannya tapi dipotong oleh Bima.


"Dengar Yasmin.....aku bisa menghancurkan dia kalau kau berusaha bertemu dengannya lagi, aku tidak peduli dengan alasanmu itu, kau bisa membuktikan ucapanku kalau kau mau" kata Bima.


"Baik.....aku tidak akan bertemu dengannya tapi tolong jangan lakukan apapun padanya" jawab yasmin sambil menunduk, tangannya gemetar karena mendengar ancaman Bima.


Bima yang melihat tangan yasmin gemetar, berdiri dan berjalan pelan kearahnya, dia lalu memegang dagu Yasmin sampai membuat Yasmin melihatnya dan tangan satunya memegang tangan yasmin yang gemetar.

__ADS_1


"Istriku.....aku melakukan ini karena aku tidak suka melihatmu bersama pria lain, hanya melihatmu menatapnya saja membuat hatiku sakit, jangan sampai kau membuatku gila dan tidak terkontrol, aku tidak bisa menyakitimu tapi aku bisa melakukan apa saja pada orang lain, aku harap kau bisa mengerti perasaanku hem" kata Bima yang terus memegang dagu yasmin.


"Baik....sayang" jawab yasmin.


"Karena kau sudah membuatku kesal jadi hari ini aku akan menghukummu supaya kedepannya kau mengerti dan tidak mengulangi kesalahanmu lagi" kata Bima yang berbisik ditelinga Yasmin.


"Maaf sayang" jawab Yasmin Takut.


Dipikirannya bertanya tanya hukuman apa yang akan diberikan bima padanya.


" Apa yang akan dia lakukan, a**pa dia akan mengurungku lagi dirumah" dalam hati Yasmin.


"Hari ini kau harus menerima hukumanmu" kata Bima yang langsung menggendong yasmin membuat yasmin kaget.


Bima lalu membaringkan Yasmin dikasur lalu mencium bibir yasmin yang sudah berada dibawahnya. Dia kemudian melepaskan ciumannya dan mengatakan sesuatu pada yasmin.


"Kau harus membuatku puas untuk membayar kesalahanmu hari ini" kata Bima yang sudah berada diatasnya.


Yasmin hanya diam dengan wajah merah karena malu. Bima kembali mencium yasmin, yasmin pun membalas ciuman bima dan menikmati apa yang dilakukan bima padanya saat itu, mereka melakukannya lagi bahkan berkali - kali.


Situasi yang tadi tegang berubah menjadi suasana yang bergairah bagi mereka berdua.....Sungguh membuat geleng - geleng kepala kedua pasangan ini.


Setelah kelelahan, mereka pun tertidur dalam keadaan telanjang, yasmin tidur dilengan bima sambil memeluknya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2