Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 41 Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

Siang itu.....Yasmin tengah sibuk bekerja bersama para karyawan barunya yang baru bekerja. Dia bersama Rina mengawasi mereka yang sedang sibuk menjahit desain pakaian yang mereka buat.


Tiba - tiba seorang pria gagah masuk kedalam toko butik sambil tersenyum lebar kepada Yasmin, Yasmin sangat terkejut melihat kedatangan pria itu.


"Kak Andre....." ucap yasmin yang saat itu berdiri disamping Rina.


"Kau tidak ingin memelukku Yas" kata Andre yang sudah siap ingin memeluk yasmin.


Yasmin sangat bahagia melihat andre dan langsung memeluknya, baginya andre adalah sosok kakak yang selalu mendukung dan mendengarkan keluh kesahnya.


Walaupun mereka terpisah jarak jauh tapi mereka berdua selalu berkomunikasi, yasmin selalu mencurahkan isi hatinya pada andre tapi saat hari penting dalam hidupnya, dia malah tidak memberitahukan pada kakak andrenya itu.


Yasmin kemudian melepaskan pelukannya dan memperkenalkan Rina yang sedang berdiri disampingnya saat itu. Lalu Yasmin mengajak Andre ke ruang kerjanya untuk mengobrol. Sedangkan Rina melanjutkan pekerjaannya.


"Aku kira kau marah padaku" kata yasmin.


"Marah Karena apa?" tanya Andre.


"Karena aku tidak memberitahumu tentang pernikahanku" jawab yasmin.


"Aku sama sekali tidak marah padamu yas" kata Andre.

__ADS_1


"Tapi kenapa Kau pulang dan tidak datang menemuiku" tanya yasmin.


"Aku sangat sibuk yas, baru sampai disini, aku harus mengurus beberapa dokumen kampus" jawab Andre.


"Jadi kak Andre sudah mengambil alih kampus paman" kata Yasmin.


"Ia....baru dua hari ini, kak Andre juga sibuk ngajar dikampus" jawab Andre.


Tiba - tiba Bima datang bersama sekertarisnya, wajahnya terlihat serius. Rina yang bersama karyawannya saat itu kaget melihat kedatangan Bima bahkan Bima hanya melewati mereka tanpa mengatakan apapun.


"Gawat.....Kenapa tuan Bima bisa datang, mereka langsung masuk ke ruang kerja Yasmin lagi, semoga saja tidak terjadi masalah" dalam hati Rina.


Saat Yasmin asyik ngobrol dengan Andre disofa, tiba - tiba bima masuk bersama kenan, dengan gaya angkuhnya dia berdiri dibelakang yasmin.


"Siapa kau?" tanya Bima dengan dingin.


Andre langsung berdiri dan memperkenalkan dirinya.


"Saya Andre....apa paman masih ingat saya?" balas Andre.


"Andre siapa..?" tanya bima sambil mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Tuan Muda seperti sedang menangkap istri yang sedang selingkuh saja, aku yang terus mengikutinya dari tadi seperti merasakan ada aura pembunuh" dalam hati kenan


"Kak Andre kenal Tuan Bima" tanya Yasmin pada Andre.


"Hei....siapa yang kau panggil tuan bima, memangnya aku tuanmu" kata bima yang memandang tajam yasmin.


"Maaf sayang...." jawab Yasmin.


"Huh.....memangnya aku harus memanggilmu apa didepan orang, apa aku harus bilang pada kak Andre, apa kau kenal sayangku.....si iblis ini berlebihan sekali, biarpun kupanggil tuan muda, si iblis atau lemari es kan sama saja dia tahu kalau kau itu suamiku, dasar anak kecil" dalam hati yasmin.


"Paman tidak ingat padaku, bocah lelaki yang selalu bermain dengan Yasmin dan Kenan" kata Andre.


"Gawat.....tolong jangan sebut namaku brengsek" dalam hati Kenan.


Wajah Bima terlihat sangat kesal mendengar ucapan Andre.


"Jadi kau sudah mengenal yasminku bahkan pernah bermain dengannya, berani sekali kau...huh" dalam hati bima.


Bima pun menarik tangan yasmin dan pergi dari situ. Dia lalu berhenti dan berbalik mengatakan sesuatu pada Andre.


"Kau......jangan pernah memanggilku paman, aku sama sekali bukan pamanmu dan aku tidak kenal kau" kata bima ketus.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2