Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 50 Kegilaan Bima (part 2)


__ADS_3

Romi melajukan mobilnya seperti biasa.....Dia


sesekali melirik wajah Bima yang masih belum meredakan amarahnya, lalu menatap


ke arah Kenan.


“Apa ini perbuatanmu?” dalam hati Romi.


Sekretaris Kenan seperti tahu maksud dari tatapan Romi padanya...


“Aku tidak bisa menghianati Tuan Muda, dia akan semakin gila kalau aku tidak memberitahunya karena pasti tuan muda akan tahu, dia bisa tahu setiap hal yang terjadi” dalam hati Kenan.


Hei......teriakan keras Bima membuyarkan lamunan mereka.


“Ia Tuan Muda” jawab Romi.


“Berhenti....” perintah Bima tegas


Tanpa berpikir panjang, Romi meminggirkan mobilnya dan berhenti dipinggir jalan.


“Kalian berdua...keluar” perintah bima dengan


mengayunkan tangannya memberi tanda menyuruh mereka keluar.


Sekretaris Halim dan Romi bingung, mereka saling melihat....dan keluar dari mobil. Saat mereka keluar dari mobil, Bima maju ke depan dan duduk dikursi pengemudi. Karena Romi melihat tuan bima duduk didepan,


dengan sigap dia naik ke mobil. Bima melajukan mobilnya sangat cepat.


“Aah....sial” kata kenan  yang saat itu ditinggalkan dijalan.


Dari belakang datang mobil yasmin, dia melihat Sekretaris kenan sedang berdiri dijalan, lalu memberhentikan mobilnya dan


menyuruh kenan masuk.


“Kenapa nona bisa keluar?” tanya Kenan.


“Diamlah....duduk baik – baik dan jangan bicara” jawab Yasmin dengan wajah kesal.


Yasmin pun melajukan mobilnya dengan cepat dan mengejar Bima.

__ADS_1


***


Sementara Bima sudah sampai didepan Apartemen Andre, dia masuk dan naik ke lantai 6 dan berteriak didepan apartemennya.


“Keluar kau ********.....” teriak bima sambil


menggedor gedor pintu apartemen andre.


Andre yang mendengar suara teriakan diluar, mencoba membuka pintu apartemennya. Bima langsung memukul Andre setelah melihat andre berada


didepannya.


“Berani sekali kau menyentuh istriku.....” teriak


bima.


“Tunggu paman....ini pasti salah paham” kata andre


Bima memukul andre lagi, dia tidak membiarkan dia bicara....karena apa yang dia lihat itulah yang terjadi, dia tidak peduli dengan alasan andre sekarang.


“Ini untuk Yasmin karena kau sudah membuat dia menangis” kata bima sambil memukul andre dengan tongkat bisbolnya sampai membuat andre terjatuh.


“Ini untuk yasmin karena kau sudah menghianatinya” pukulan kedua untuk andre.


***


Yasmin datang dari belakang bersama kenan, dia langsung berlari memeluk bima dari belakang mencoba menghentikan bima saat


melihat andre yang sudah berdarah- darah dan tersungkur dilantai.


“Jangan sayang....kau bisa membunuhnya” kata yasmin menangis sambil memeluk menahan bima.


“Minggir......aku belum selesai” teriak bima.


“Itu sudah cukup, dia sudah tidak berdaya sayang....kau bisa membunuhnya kalau terus memukulnya” kata yasmin.


Bima semakin emosi mendengar istrinya seperti membela andre, dia menarik lengan baju andre dan memukul wajahnya yang sudah babak belur.


“Aku mohon hentikan.....kau bisa membunuh orang” kata yasmin memohon.

__ADS_1


"Maafkan saya nona....ini semua gara - gara saya tapi saya juga tidak bisa apa - apa, saya hanya mematuhi perintah tuan muda" dalam hati kenan


Bima pun ingin melanjutkan pukulannya pada andre dengan tongkat bisbol, tiba – tiba yasmin berlari kedepan bima dan


menghalanginya. Sontak saja membuat bima kaget karena dia hampir memukul istrinya itu, dia melemparkan tongkat bisbol itu dan menarik tangan yasmin.


“Kenan....urus si brengsek itu” perintah bima.


“Baik tuan muda” jawab kenan.


Bima menarik istrinya sampai ke mobil dan melajukan mobilnya dengan cepat sampai di kediaman mahesa. Lalu bima keluar mobil dan menarik tangan yasmin yang masih duduk dimobil. Dia langsung membawa yasmin ke lantai atas kamarnya tanpa mempedulikan orang – orang yang sudah menunggu mereka.


Mereka hanya bisa melihat yasmin dan bima masuk tanpa berani bicara.


Saat dikamar, bima langsung menarik dan mendorongyasmin ke kasur, wajahnya masih terlihat marah, dia mulai membuka bajunya didepan yasmin dan melemparnya. Yasmin ketakutan melihat suaminya sekarang, dia mundur perlahan - lahan kebelakang karena ketakutan.


“Sayang....apa yang kau lakukan?” tanya yasmin yang memasang ekspresi takut.


“Kenapa dengan wajahmu itu, apa sekarang kau jijik disentuh olehku” dengan nada keras.


“Tidak seperti itu....”Jawab yasmin, tangannya mulai gemetar


“Lalu apa.....apa kau takut karena kau melihat aku memukul pria brengsek itu” kata bima dengan ekspresi dingin.


“Bukan begitu sayang, kau sekarang masih dalam keadaan emosi, tolong jangan seperti ini” jawab yasmin.


“Kau sangat membenciku kan karena aku adalah orang yang selalu memaksamu......bagus yasmin, sekarang kau sudah berhasil membuat orang yang kau benci itu menjadi gila” kata bima sambil mencengkram dagu yasmin


“Aku tidak membencimu...” jawab yasmin


“Diamlah.....”teriak bima.


Dengan sangat marah, bima mencium paksa yasmin sampai menggigit bibir istrinya sampai berdarah.


Mmmm.....mmmm, yasmin berusaha memberontak dengan memukul mukul dada bima karena merasakan ciuman bima tidak seperti biasanya, itu seperti ciuman kemarahannya. Bima lalu melepaskan ciumannya dan langsung merobek baju yasmin.


“Jangan seperti ini....aku mohon tenanglah”  kata yasmin yang menangis.


Bima tidak mempedulikan istrinya dan kembali mencium paksa bibir, leher dan dada yasmin. Yasmin terus berontak, bima lalu memegang kedua tangan yasmin dan menekannya, yasmin pun tidak bisa bergerak, ada kemarahan, kekecewaan dan penghianatan terlihat dimata bima saat itu.

__ADS_1


Dia pun memperkosa istrinya malam itu, yasmin tidak bisa melawan bima yang lebih kuat darinya. Dan hanya pasrah dengan sikap kasar suaminya.


Bersambung


__ADS_2