Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 40 Pertemuan Andre Dan Meira


__ADS_3

Jam 9 pagi....Meira sedang berada diklinik pribadinya sedang sibuk melakukan terapi sikologis untuk pasiennya. Tiba - tiba sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal. Dia terkejut melihat pesan dari seseorang yang ingin mengajaknya bertemu itu.


Setelah selesai kerja, dia buru - buru keluar dan menyuruh para pegawainya menutup kliniknya lebih awal.


***


Setelah 20 menit perjalanan, Meira sampai disebuah restoran mewah bergaya barat dikota S....duduk seorang pria muda sedang menunggu kedatangan Meira. Pria itu tak lain adalah Andre. Meira yang melihat Andre, langsung memasang wajah serius dan duduk didepan Andre.


"Kenapa kau ingin bertemu denganku?" Tanya Meira.


"Sudah lama sekali ya tante kita tidak bertemu....harusnya tante Meira bilang, apa kabar Andre lama tidak bertemu tapi apa ini.....respon tante sungguh membuatku kecewa" balas Andre.


"Tidak usah bertele - tele....katakan apa maksud kedatanganmu" Tanya Meira.


Wajah Andre yang tadi tersenyum lebar melihat Meira tiba - tiba berubah dingin saat Meira mengatakan maksudnya.


"Aku datang bertemu tante untuk negosiasi" kata Andre.


"Negosiasi.....apa yang perlu dinegosiasikan diantara kita berdua?" tanya Meira.


"Yasmin, berikan Yasmin padaku" jawab Andre dengan wajah serius melihat Meira.


Meira tertawa mendengar ucapan Andre. tapi tawanya itu seperti tertawa dingin.

__ADS_1


"Hahahaha.....Kau bercanda ya, kau meminta Yasmin padaku, harusnya kau minta sana pada Bima" Kata Meira.


"Kalau aku bertemu Bima, aku takut tidak bisa menahan mulutku ini, bisa - bisa aku mengatakan semuanya" jawab Andre.


"Kau mengancamku..." Kata Meira.


"Apa kata - kataku mengancam?" balas Andre.


"Kau sudah salah kalau kau datang bernegosiasi padaku, aku tidak akan pernah berurusan dengan bocah licik sepertimu" Kata Meira.


Meira kemudian berdiri dan ingin pergi tetapi langkahnya terhenti saat andre mengungkit Bima dan Yasmin.


"Bagaimana perasaan Yasmin dan Bima jika dia tahu sifatmu itu?" tanya Andre.


"Apa maksudmu?" tanya Meira.


"Tante Meira menculik dan menyekab Yasmin digudang dan menyebabkan kebakaran digudang itu hanya karena obsesi cinta tante Meira pada paman Rudi" Kata Andre dengan wajah dingin.


"Aku memang menculik Yasmin dan menyekabnya tapi itu hanya untuk membuat supaya Rudi mau menikahiku, dan masalah kebakaran itu, aku sama sekali tidak pernah melakukannya, aku tidak mungkin bisa menyakiti Yasmin" balas Meira.


"Aku tahu bukan tante yang melakukannya tapi nyonya Sandra dan keponakannya si Alisa itu" Kata Andre.


Meira hanya terdiam tidak terkejut mendengar ucapan Andre.

__ADS_1


"Sepertinya tante meira sudah mengetahui semuanya" Kata Andre.


"Aku memang tahu pelakunya mereka, tapi aku tidak punya bukti untuk mengungkapkan perbuatan mereka berdua didepan Bima" balas Meira.


"Apa kau tidak takut perbuatanmu diketahui oleh bima?" tanya Andre.


"Jangan mengancamku lagi Andre, kalau bukan kau yang dulu menghasutku untuk melakukan hal seperti itu, aku tidak mungkin melakukannya, dengan memasang wajah polos didepanku, kau berpura - pura baik" balas Meira.


"Jangan menjadikanku alasan tante, kau sendiri yang mau melakukannya, aku hanya memberimu sebuah ide tapi tidak pernah memaksa tante menculik Yasmin." Kata Andre.


"Sebaiknya kau jangan mengganggu yasmin dan bima, meskipun aku hancur sekalipun, aku tidak akan membiarkan rencana licikmu itu berjalan lancar....dulu aku bodoh karena tidak melihat sifat aslimu itu, kau pikir Bima tidak akan tahu bahwa kau yang sudah membawa Yasmin pergi" balas Meira.


"Apa tante sudah tidak mencintai paman Rudi lagi?" tanya Andre.


"Kau jangan menghasutku lagi, aku tidak akan terpengaruh lagi pada ucapanmu itu dan ya....aku memang masih mencintai ayah Yasmin dan bahkan karena perjodohanku dengan ayah yasmin yang gagal membuatku semakin terobsesi dengannya tapi aku sudah melupakan semua masa lalu itu, yang paling penting sekarang adalah kebahagiaan Yasmin dan Bima" balas Meira.


Meira sudah tidak tahan dengan Andre dan berdiri dari tempat duduknya.....dia berbalik membelakangi Andre.


"Andre....aku peringatkan padamu, jangan bermain terlalu dalam karena kau sendiri yang akan tenggelam dengan permainanmu itu" Kata Meira.


Setelah menyelesaikan ucapannya itu, dia langsung meninggalkan Andre yang masih duduk terdiam.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2