Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 28 Minta Maaf


__ADS_3

Yasmin sudah bangun pagi - pagi dan melihat disampingnya tidak ada Bima. Yasmin lalu melihat jam dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 7:00 pagi.


"Apa dia tidur diruang kerjanya lagi" dalam hati Yasmin.


Dia lalu keluar kamar dan melihat Pak Joseph membawa segelas jus dan sandwich ke ruang kerja Bima.


"Pak..." panggil yasmin. "Biar saya saja yang bawa masuk, saya ada perlu dengan Tuan Bima" Kata Yasmin.


"Baik Nona" jawab Pak Joseph.


Yasmin lalu mengetuk pintu Ruang Kerja Bima beberapa kali karena tidak ada jawaban dia langsung masuk.


Dia melihat Bima yang sedang tidur dikursi kerjanya. Dia kemudian meletakkan jus dan sandwich dimeja lalu mengambil jaz Bima yang ada dikursi dan menyelimutinya. Bima pun tersadar dan bangun.


"Sedang apa kamu disini?" tanya Bima sambil menegakkan tubuhnya dikursi.


"Aku ingin bicara sesuatu padamu dan kebetulan tadi aku lihat Pak Joseph bawa sarapan pagi jadi aku sekalian bawa masuk" jawab Yasmin.


"Kamu mau bicara apa?" tanya Bima serius.

__ADS_1


"Tadi malam kenapa tidak tidur dikamar?" tanya Yasmin.


"Jadi kamu datang kesini hanya untuk bilang itu" jawab Bima.


"Bukan itu...sebenarnya aku datang untuk minta maaf" Kata Yasmin.


"Minta maaf soal apa?" tanya Bima.


"Aku minta maaf...waktu itu aku sudah bicara kasar dan menyinggung perasaanmu, seharusnya aku tidak mengatakan itu padamu" jawab yasmin.


"Kamu tidak salah sama sekali, yang kamu katakan itu benar. Kamu tidak perlu minta maaf padaku....seharusnya aku yang minta maaf karena sudah memaksamu waktu itu" Kata Bima.


"Kamu serius dengan semua yang kamu katakan" kata Bima.


"Ia...aku serius" jawab Yasmin.


Bima yang mendengar semua yang dikatakan istrinya membuatnya sangat bahagia meskipun dia masih belum bisa mendapatkan hati istrinya tapi menerimanya sebagai suaminya itu sudah merupakan berkah baginya.


"Yang penting sekarang dia sudah menerimaku sebagai suaminya. Masalah cinta.....aku pasti akan membuatnya melupakan kekasihnya itu dan hanya mencintaiku seorang" dalam hati Bima.

__ADS_1


Bima berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan kearah Yasmin. Ia langsung mencium kening dan memeluk istrinya dengan erat.


"Yas....tenang saja, aku pasti akan membuatmu melupakan kekasihmu itu dan hanya mencintaiku saja" kata Bima yang masih memeluk Yasmin.


"Ia...sayang...terima kasih" jawab Yasmin mengangguk sambil tersenyum.


Pak Joseph lalu masuk dan memanggil mereka untuk turun sarapan.


Mereka pun turun sarapan sambil bergandengan tangan, semua orang yang melihatnya hanya melongo tak percaya apalagi mereka melihat Bima yang terus tersenyum kepada Yasmin.


Sampai dimeja makan pun Bima tak melepaskan tangan Yasmin. Bima seperti tidak menganggap keberadaan mereka, itu membuat Yasmin sangat malu didepan mereka.


Sementara Nyonya Sandra, Angela dan Yoland tak berani berbicara, mereka hanya diam saja melihat Bima seperti itu. Sedangkan Meira terus tersenyum melihat tingkah mereka berdua.


"Huh.....Lihatlah gadis kampungan itu, dia sudah merasa seperti Nyonya Besar" dalam hati Nyonya Sandra.


"Mereka berdua itu sangat berlebihan sekali, saat bertengkar rumah seperti akan runtuh tapi saat baikan dunia seakan milik mereka berdua" dalam hati Angela.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2