Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 45 Andre Dan Kenan


__ADS_3

Bima berjalan keluar dari perusahaan Mahesa Group miliknya. Sekretaris Kenan membuka pintu mobil untuk Bima. Saat ingin masuk


Bima berhenti dan mengatakan pada Kenan untuk tidak mengikutinya kembali ke


kediaman Mahesa.


“Sebaiknya kamu naik mobil Romi dan pulang ke apartemenmu dulu, sudah lama kan kamu tidak tidur disana. Setelah selesai menyelidiki tentang pria bernama Andre itu, baru kamu bisa kembali ke kediaman Mahesa dan melapor padaku” Kata Bima.


Setelah mengatakan itu pada Kenan. Bima langsung naik ke mobil dan pergi bersama Romi asistennya. Kenan masih berdiri melihat kepergian Tuan Bima saat itu. Ia sudah tahu bahwa jika Tuan Bima sudah menyuruhnya untuk kembali ke apartemennya pasti itu adalah hukuman ringan yang diberikan Bima atas kesalahan yang ia perbuat.


“Haaaa...ini semua gara – gara si Andre brengsek itu. Tapi...aku lebih takut kalau Tuan Muda hanya diam saja tanpa memberiku peringatan” gumamnya.


***


Ia pergi mengendarai mobil Romi yang sudah terparkir didepannya. Setelah beberapa menit, ia sampai disebuah Apartemen mewah yang terletak dikawasan elit. Apartemen itu jarang ia tinggali. Selama ini, ia hanya menyuruh seorang asisten rumah tangga untuk membersihkan Apartemennya setiap hari.


***

__ADS_1


Saat masuk kedalam Apartemennya, ia menerima telpon dari seorang bawahannya yang ia suruh untuk menyelidiki tentang apa yang dilakukan Andre sepuluh tahun lalu. Orang itu mengirimkan informasinya lewat


email pada Kenan, betapa terkejutnya saat Kenan membaca email yang dikirim orang


suruhannya itu. Setelah membaca email itu, ia langsung merebahkan tubuhnya dikasur untuk menghilangkan capeknya dan meringankan beban pikirannya.


Tiba – tiba sebuah pesan masuk dari handphonenya. Pesan itu dari Andre yang


mengajaknya bertemu di Bar xx. Ia pun beranjak dari tempat tidurnya dan keluar


mengendarai mobilnya ke Bar xx.


Pukul 12:00 malam, ia sampai di Bar. Kenan melihat Andre sedang duduk dimeja Bar sambil meneguk gelas birnya. I datang menghampiri Ande dan mengajaknya bicara.


“Kenapa kamu mengajakku bertemu disini?” tanya Kenan.


“Kamu sudah datang ya....duduklah temani aku minum sebentar” kata Andre.

__ADS_1


“Aku tidak punya waktu sekarang untuk bermain – main denganmu” jawab Kenan.


“Haaa.....kenapa semua orang tidak ingin bertemu denganku. Yasmin juga bilang tidak ingin bertemu denganku lagi” Kata Andre.


“Apa kamu sudah mabuk?” tanya Kenan.


“Aku tidak mabuk, aku sangat sadar sekarang” jawab Andre sambil melihat Kenan.


“Nona Yasmin sudah menikah dengan Tuan Muda sekarang. Berhentilah bermain api kalau kamu tidak ingin hancur. Saat Tuan Muda tahu kalau kamu sengaja menyembunyikan Nona Yasmin. Kamu pasti tahu apa yang akan dilakukan Tuan Muda padamu” jelas Kenan.


“Sepertinya...kamu sudah mencari tahu tentangku dimasa lalu. Apa kamu sudah memberitahu Tuan Mudamu itu” kata Andre sambil menuangkan bir dalam gelasnya.


“Jika aku sudah memberitahu Tuan Muda, mungkin kamu tidak berada disini sekarang. Akibat dari perbuatanmu itu, Tuan Muda merasa sangat kehilangan Nona Yasmin sepuluh tahun lalu. Tuan Muda mencari Nona Yasmin seperti orang gila dan itu semua karena bocah sepertimu” jelas Kenan.


“Hei....aku sudah bukan bocah lagi....tega sekali kamu menghianati temanmu sendiri” kata Andre.


“Apakah kita berteman? jangan lupa, aku itu lebih tua darimu. Satu lagi, bukan aku yang menghianatimu tapi kamu yang sudah berhianat. Dulu kamu sering kerumah kediaman Mahesa untuk belajar piano pada Nona Meira bahkan selalu mengikutiku hanya karena kamu ingin dekat dengan Nona Yasmin tapi kau malah mengkhianati mereka. Saat ini aku hanya bisa memberimu peringatan sebagai teman. Kalau kamu ingin selamat sebaiknya tinggalkan negara ini karena aku pasti akan memberitahu Tuan Muda tentang perbuatanmu itu” jawab Kenan.

__ADS_1


Setelah mengatakan itu pada Andre, ia lalu meninggalkan Andre yang masih minum saat itu.


Bersambung


__ADS_2