
Didalam ruang presdir Mahesa Group, Bima sudah marah - marah pada salah satu pegawainya sambil melempar dokumen kedepan sampai mengenai Yasmin yang sudah berdiri didepan pintu, karena memang pintunya tidak tertutup.
Bima kaget melihat istrinya yang tiba - tiba datang ke kantor.
"Apa aku menggangumu?" Tanya Yasmin
sambil memungut dokumen yang ada didepannya.
"Tidak sayang....tapi kenapa kamu datang tanpa memberitahuku dulu" Kata Bima sambil berjalan ke arah yasmin.
"Aku ingin memberikanmu kejutan. Tadi aku sudah masak makan siang untukmu" jawab Yasmin.
"Duduklah disini" menarik yasmin ke sofa."Kamu......keluarlah" kata bima kepada pegawai yang tadi dia bentak - bentak.
"Baik tuan" kata si pegawai.
"Ken...kamu juga keluarlah" kata bima.
"Baik Tuan" jawab kenan.
Bima lalu duduk disamping yasmin yang sedang membuka rantang makanannya satu persatu.
"Kamu masak apa sayang?" Tanya Bima.
"Aku masak cumi kentang sama salad lemon sayang" jawab Yasmin sambil menyodorkan makanannya ke depan Bima.
"Cobalah" kata yasmin.
"Hari ini suamimu lelah bekerja sampai tidak bisa menggerakkan tangannya. Jadi....Nyonya Bima, mohon bantuannya" kata Bima Sambil tersenyum melihat Yasmin.
Yasmin kaget mendengar bima mengatakan kata - kata manis.
__ADS_1
"hah....dia si lemari es kan, kenapa dia bisa bersikap seperti anak kecil begini sih, hei sadarlah.....kamu itu sudah berumur 28 tahun bukan anak kecil 5 tahun yang harus disuapi" dalam hati yasmin.
"Nyonya Bima....suamimu sudah lapar ini" panggil bima.
"Baiklah....karena Tuan Bima tidak bisa makan sendiri jadi Nyonya Bima ini akan menyuapimu" jawab Yasmin sambil menyuapi Bima.
"Nyonya Bima baik sekali" kata bima yang terus melihat Yasmin menyuapinya.
"haaaa.....dia yang bilang, aku yang malu" dalam hati Yasmin.
"Gimana....enak?" tanya yasmin.
"Eeemmm....Enak sekali sayang, apa pun yang kamu masak pasti enak" jawab Bima.
"Dia benar - benar suka memuji ya" dalam hati Yasmin.
Setelah selesai makan, Yasmin kembali merapikan bekas tempat makannya, lalu Sekertaris Kenan masuk.
Bima berdiri merapikan jasnya dan ingin keluar.
"Yas....kamu tunggu disini ya. Aku rapat dulu sebentar nanti kita pulang bersama" pinta bima.
"Ia sayang" jawab Yasmin.
Setelah beberapa menit, sekertaris kenan datang memanggil Yasmin yang tengah sibuk memainkan handphonenya karena bosan.
"Ada apa Ken?" tanya yasmin.
"Tuan Bima menyuruh saya membawa Anda ke ruang rapat" jawab kenan.
"Buat apa?" tanya yasmin.
__ADS_1
"Anda pasti bosan disini duduk sendiri nona" jawab Sekertaris Kenan.
"Tidak apa - apa Ken, aku disini saja" kata Yasmin.
"Ini perintah tuan, nona" jawab sekertaris kenan.
"Baiklah" kata Yasmin.
Dia lalu berdiri dan pergi ke ruang rapat bersama kenan. Saat masuk, dia melihat banyak pegawai memperhatikannya.
Kenan memberikan kursi kepada Yasmin dan duduk disamping belakang bima, Bima sempat menengok dan tersenyum kepada Yasmin.
"Dia ini kenapa sih berlebihan sekali, aku kan malu duduk disini diliatin banyak orang" dalam hati yasmin.
***
Sebenarnya perlakuan Bima saat ini karena dia mendengar para pegawai diruang rapat saat dia masuk, kalau tadi terjadi kesalahpahaman dibawah saat Yasmin datang.
Dan Bima membawa yasmin ikut rapat agar supaya para pegawainya tahu kalau yasmin itu istrinya, dia seperti mengatakan kepada para pegawainya bahwa yasmin miliknya jadi siapapun yang mengganggunya akan berurusan dengannya.
***
Memang tidak banyak yang melihat kejadiannya tadi tapi dikantor itu sudah seperti taman gosip, cepat sekali menyebar.
Sedangkan pegawai tadi sudah dipecat oleh Bima tanpa sepengetahuan yasmin.
***
Saat selesai rapat Bima dan Yasmin pulang. Bima terus menggandeng yasmin sampai keluar kantor seperti tidak ingin melepaskannya.
"Huh...dia ini kenapa sih dari tadi seperti ini, memangnya aku mau lari apa" dalam hati Yasmin.
__ADS_1
Bersambung