Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 56 Sangat Berlebihan


__ADS_3

Pagi hari.....yasmin bangun dan melihat suaminya masih tidur membelakanginya. Ia lalu bangun dari tempat tidurnya menuju kamar mandi dan mulai mempersiapkan kebutuhan bima seperti biasa. Sedangkan bima yang masih berada ditempat tidurnya berbalik ingin memeluk yasmin, ia terus meraba – raba dalam keadaan mata masih terpejam. Lalu tersadar jika yasmin tidak disampingnya, ia langsung bangun dengan keadaan telanjang dada hanya memakai celana panjang dan berjalan mencari keberadaan yasmin.


“Yas......yaaaaas....yas kamu dimana?” teriak bima.


Yasmin keluar dari ruang ganti baju setelah mendengar bima berteriak memanggilnya.


“Ada apa sayang?”


“Kau dari mana saja...pagi – pagi begini sudah menghilang” ucap bima sambil memeluk istrinya itu.


“Aku tidak kemana – mana sayang, aku disini. Kenapa sih kau selalu seperti ini, memangnya aku mau kemana lagi kalau bukan disini”


“Aku tidak tahu akhir – akhir ini aku selalu merasa kalau aku akan kehilanganmu” ucap bima sambil terus memeluk erat istrinya seperti tidak ingin melepaskannya.


“Sudah sayang....lepaskan aku dulu, aku tidak bisa nafas ini”


Bima yang tersadar jika pelukannya telah menyakiti istrinya, dengan cepat melepaskan pelukannya dari yasmin dan langsung memegang kepala yasmin sambil mengelusnya.


“Maaf ya....aku tidak sengaja....apa kau terluka” ucap bima sambil memegang kedua pundak yasmin dan melihat bagian mana yang ia lukai.


“Jangan periksa lagi....aku tidak terluka sama sekali hanya sesak nafas gara – gara pelukan eratmu itu” sambil melihat bima dengan ekspresi cemberut.


“Maaf ya sayang”


“Hah....dia minta maaf hanya karena ini. Sebenarnya dia ini kenapa sih dari tadi” dalam hati yasmin yang bingung dengan tingkah suaminya.

__ADS_1


“Sudahlah.....cepat mandi sana. Aku sudah mempersiapkan air hangat untukmu, aku juga sudah siapkan baju kantormu”


“Ia sayang....terima kasih ya. Kalau gitu aku mandi dulu” ucap bima. Ia lalu mencium pipi istrinya itu dan pergi menuju kamar mandi.


“Tadi dia minta maaf sekarang terima kasih.Ya tuhaaaan.....aku sudah muak dengan tingkah anehnya ini. Lebih baik kembalikan dia seperti biasanya itu lebih membuatku tenang daripada dia begini malah membuatku takut” gumamnya sendiri.


Setelah mandi, bima keluar dan tersenyum lebar


melihat istrinya yang sedang duduk dikasur. Ia lalu menuju kamar gantinya untuk berpakaian.


Haaaaaaa.....yasmin menghela nafas melihat senyuman lebar suaminya itu.


“Dia itu sangat berlebihan, pasti sudah gila gara – gara sudah kusuruh manjat pohon kemarin. Aku memang bodoh karena sudah mengerjainya” gumamnya.


Bima keluar dari kamar gantinya dengan memegang dasinya, ia berjalan kearah yasmin yang masih duduk dikasur. Yasmin dengan sigap berdiri melihat suaminya yang sudah berdiri didepannya, ia lalu membantu bima memasang dasinya.


“Loh....ini kan masih pagi sekali yas. Memang kau mau kemana?” tanya bima dengan wajah serius.


“Hari ini.....semua pakaian yang sudah kudesain sudah selesai dijahit. Jadi aku ingin datang melihatnya sebentar sayang, tidak akan lama kok”


“Terus....kenapa kau tadi tidak bilang padaku?”


“Aku mau bilang setelah selesai mandi sayang. Ayolah jangan karena ini kau marah – marah lagi. Aku hanya sebentar saja kok, hanya datang melihat para pegawaiku saja”


Bima hanya terdiam tidak menanggapi ucapan yasmin yang sekarang masih berdiri didepannya.

__ADS_1


“Ayolah sayang.....ya...ya...ya..hem” ucap yasmin memohon sambil memasang wajah imut didepan bima. Bima yang melihat ekspresi lucu istrinya itu mencoba memalingkan wajahnya dan tersenyum tipis tidak memperlihatkan wajah senyumnya.


“Baiklah....aku ijnkan” sambil menyentuh lembut hidung yasmin. “Tapi..romi dan beberapa pengawal harus ikut denganmu”


“Sayaaaaang...” panggil yasmin dengan ekspresi tidak setuju.


“Kalau kau tidak mau...ya sudah kau dirumah saja”


“Baiklah..terserah kau” balas yasmin dengan wajah kesal. Ia lalu berjalan menuju kamar mandi.


“Hei.... tunggu dulu” panggil bima yang sudah melihat yasmin ingin masuk ke kamar mandi.


“Ada apa lagi sih?” tanya yasmin dengan wajah cemberut.


“Kau lupa ini sayang” ucap bima sambil menunjuk pipinya pada yasmin. Yasmin lalu berjalan kearah bima dan mencium pipi suaminya itu.


“Sudah kan.....pergi sana”


“Satu lagi yasmin” sambil menunjuk pipi yang satunya.


Mmmuaahh....yasmin mencium bima sambil menimbulkan suara dibibir manisnya sampai membuat bima bergairah. Ia tariklah kepala istrinya itu dan mencium bibir istrinya sangat lama. Setelah mencium yasmin, ia lalu pergi tanpa mengatakan apa – apa.


“Huh....dasar, kalau saja aku tahu dia luluh hanya dengan ciuman. Sudah dari tadi aku mencium bibir mesumnya itu” gumamnya.


Setelah mengomel sendiri, ia menuju ke kamar mandi dan siap – siap ke butik. Diluar ia melihat romi, mba nita dan para pengawal sudah menunggunya. Romi membuka pintu mobil untuk yasmin dan ia masuk bersama mba nita asistennya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2