Pengantin Kecil Tuan Muda

Pengantin Kecil Tuan Muda
Bab 54 Wanita Asing


__ADS_3

Keesokan paginya sekitar pukul 10, mereka pamit pulang pada pak rudi, romi sudah


menunggu yasmin dan bima. Dia membuka pintu mobil untuk mereka dan mengendarai


mobilnya, selama beberapa menit mereka sampai di kediaman mahesa.


Saat masuk..yasmin melihat seorang wanita asing sedang duduk disofa ruang tamu


sambil mengobrol dengan nyonya sandra, wanita asing itu tidak lain adalah alisa


keponakan nyonya sandra yang kembali dari luar negeri setelah menyelesaikan


s2nya.


Alisa berdiri dari duduknya saat melihat kedatangan yasmin dan bima, bima menatap


tajam alisa yang sedang tersenyum kepadanya sedangkan yasmin bertanya tanya


dalam pikirannya tentang siapa wanita itu.


“Perempuan ini siapa, wajahnya terlihat asing seperti aku pernah melihatnya” dalam hati


yasmin.


Alisa yangtersadar dengan kehadiran yasmin langsung menengok melihat nyonya sandra,


wajahnya terlihat pucat dan ketakutan melihat yasmin yang masih hidup setelah dia membakarnya dulu, saat nyonya sandra menceritakan  padanya ditelfon tentang yasmin yang masih hidup dia tidak percaya tapi dia sudah melihat yasmin sendiri berada didepannya.


“Bukankah dia rhandika, jadi dia benar – benar masih hidup” sambil melihat nyonya sandra dengan kening berkerut.


Nyonya sandra mengangguk pada alisa mang iyakan maksud ekspresi alisa padanya.


“Tenang saja....dia tidak ingat apa – apa” berbisik pada alisa.


Alisa yang mendengarnya terlihat lega....dia langsung berjalan ke arah yasmin dan bima,


lalu mengulurkan tangannya pada yasmin.


“Hai.....kau pasti yasmin kan, kenalkan aku alisa keponakan tante sandra” mengulurkan


tangannya


Yasmin yang membalas uluran tangan alisa dihalangi oleh bima, bima memegang tangan istrinya tidak memperbolehkan dia berjabat tangan dengan alisa.


“Kenapa dia seperti tidak suka aku berkenalan dengan wanita ini, masa dia melarang aku dekat dengan perempuan juga sih” dalam hati yasmin.


“Sedang apa kau disini?” tanya bima tegas


“Aku hanya menyapanya yasmin saja” jawabnya.


“Jangan sembarangan kau menyebut nama istriku, kau tidak pantas” ucapnya dengan nada kesal.


Setelah bicara kasar pada alisa, bima langsung menarik istrinya naik ke kamarnya tanpa menghiraukan alisa dan nyonya sandra.


Sementara alisa sudah terlihat kesal dengan perlakuan bima padanya, dia mengepalkan


tangannya dengan keras karena marah.


“Kurang ajar....tidak cukup dia mengusirku seperti ****** dulu sekarang saat aku


kembali dia bersikap seperti aku sebuah kotoran dimatanya”


“Tenang sayang.....kau jangan bicara keras – keras nanti bima dengar” sambil mengusap – usap punggung alisa mencoba menenangkannya.


“Lihat saja nanti....aku pasti membunuh gadis murahan itu”


“Apalagi yang kalian rencanakan?” tiba – tiba angela datang dari belakang mereka. Alisa yang mendengar suara angela langsung berbalik ke arahnya.

__ADS_1


“Hei...bicara sopanlah pada kakakmu” kata ibunya


“Buat apa aku sopan pada wanita seperti dia?”


“Angel....diamlah” teriak ibunya


“Huh....kalian berdua sama saja, tidak punya hati” kata angela yang berjalan ke atas melawati mereka berdua.


“Jangan hiraukan dia lisa, dia itu memang seperti itu”


“Ia tante....tidak apa – apa”


Sementara di lantai atas dikamar yasmin, terlihat bima sedang mencium kening istrinya yang sedang tidur lelap. Lalu dia pergi ke ruang kerjanya. Dia menyuruh pelayan yang


ada disitu untuk memanggil alisa ke ruang kerjanya.


Tok....tok....tok....


“Masuklah”


Alisa masuk kedalam ruang kerja bima, dia sudah melihat bima duduk bersandar dikursi kerjanya.


“Ada apa memanggilku?” tanya alisa.


“Siapa yang menyuruhmu kembali ke negara ini?” tanya bima tanpa menjawab pertanyaan alisa.


“Aku tidak bisa tinggal selamanya disana, disana aku tidak punya siapa – siapa bim,


sedangkan disini aku punya tante sandra”


“Terserah kau....tapi jangan harap kau bisa tinggal dirumah ini, aku tidak suka melihat


wajahmu itu”


“aku harus tinggal dimana, sedangkan tante sandra ada disini”


“Tapi bim....” alisa belum menyelesaikan kalimatnya tiba – tiba dipotong oleh bima.


“Apa sandra


juga harus kuusir keluar bersamamu?”


Alisa tidak bisa berkata – kata lagi, dia hanya bisa pasrah diusir lagi oleh bima


setidaknya dia tidak dikirim jauh lagi dari sini.


Flashback


Disebuah bar besar dikota S terlihat seorang pria muda tengah duduk disebuah ruangan vip sambil meneguk minuman yang dipegangnya, terlihat beberapa botol kosong didepannya, kondisinya sangat memperihatinkan, dia menghabiskan beberapa botol minuman sampai membuatnya sangat mabuk, dia


adalah bima yang sedang melampiaskan keputusasaannya dengan cara mabuk –


mabukan.


Saat itu dia sangat menderita karena kehilangan ayah dan juga tunangannya, umurnya saat itu masih sangat muda sekitar 18 tahun.


Terlihat seorang pelayan bar masuk menghampirinya.


“Tuan....apa anda baik – baik saja?” tanya si pelayan itu.


Bima sudah tidak sadarkan diri saat itu, dia


terbaring menyandarkan kepalanya disofa, tiba – tiba handphone berbunyi beberapa kali, si pelayan bar tidak berani mengangkatnya karena dia tahu siapa bima....namun melihat kondisi bima yang tidak sadarkan diri membuatnya memberanikan diri mengambil handphone yang ada diatas meja dan mengangkatnya, terdengar suara perempuan menanyakan keberadaan bima.


Suara telfon


“Hallo nona.....sekarang tuan muda ada di bar xx, kondisinya tidak sadarkan diri sepertinya dia sangat mabuk sekarang”

__ADS_1


“Baiklah....kau tunggu disitu....aku akan datang menjemputnya”


Telfon pun ditutup.


Setelah beberapa menit, wanita ditelfon itu datang, dia adalah alisa. Dia sangat kaget melihat bima yang tidak sadarkan diri,


terlintas dibenaknya saat itu untuk memanfaatkan keadaan bima yang tidak


berdaya. Dia lalu membawa bima ke sebuah hotel mewah dan menjebaknya saat itu,


dia membuat bima telanjang dan berbaring disampingnya seakan habis melakukan


sesuatu. Paginya bima bangun dan melihat alisa sedang menangis disampingnya, dengan buru – buru dia memakai pakaiannya dan menelfon seseorang, tidak menunggu lama beberapa pengawalnya datang menghampiri bima.


“Urus wanita murahan ini” perintah bima


“Baik tuan muda” jawab salah satu pengawalnya.


“Bima....apa – apaan ini?” tanyanya


“Kau masih bertanya padaku” balasnya


“Apa maksudmu?” tanya alisa.


“Kau pikir setelah melakukan itu padamu, aku akan menikahi wanita murahan sepertimu” jawabnya dengan marah


“Setelah kau mengambil keuntungan dariku, kau malah bilang ini padaku”


Hahhahaha.....bima tertawa keras....


“Kau pikir aku tidak tahu perbuatan yang kau lakukan padaku. Kau sengaja menjebakku, berani sekali kau. Apa kau tidak ingin hidup”


teriaknya


“Ini tidak seperti yang kau pikirkan bim” jawabnya


“Aku sudah banyak melihat wanita sepertimu yang berusaha mendekatiku” ucapnya dengan tegas.


Alisa hanya terdiam tidak bisa berkata apa – apa karena sudah ketahuan oleh bima, bima memang tidak mempedulikan jika ada wanita


yang berusah mendekatinya tetapi jika sudah berani menjebaknya maka dia harus


menerima akibatnya sendiri.


“Kirim dia jauh – jauh dariku, jangan biarkan aku melihat wajahnya dikota ini selamanya” perintahnya.


“Bim....jangan lakukan ini, jangan kirim aku. aku hanya punya tante sandra sekarang kalau kau mengirimku jauh dari sini aku


harus hidup bersama siapa. Tolong jangan usir aku dari kota ini aku mohon” menangis memohon pada bima.


“Seret dia keluar dari sini, aku pusing mendengar suaranya itu” perintah bima


“Baik tuan muda”


Alisa pun keluar dari ruangan itu. Setelah alisa pergi, bima keluar dari hotel itu bersama beberapa pengawal yang mendampinginya. Tiba – tiba kenan datang menghampirinya yang saat itu menjadi asisten bima dan masih belum menjadi sekretaris bima.


“Kenapa kau lambat sekali?” tanya bima


“Maaf tuan muda.....saya terlambat karena perjalanan dari kampus kesini sangat macet” jelasnya.


“Cepat....kau urus wanita yang bernama alisa itu, kirim dia jauh – jauh dan siapkan beberapa uang untuk menghidupi dirinya agar dia tidak kembali ke kota ini” perintah bima.


“Baik tuan muda”


Bima lalu pergi meninggalkan hotel itu bersama para pengawalnya....


Flashback berakhir.

__ADS_1


__ADS_2