Pengusaha Muda Dengan Sistem

Pengusaha Muda Dengan Sistem
Bab.37


__ADS_3

Akhirnya kelas 2C memenagkan juara pertama di angkatan mereka.


“Yes, mantap Luke..”


“Yuhu...rasain tuh, hahahaha.”


“Liat tuh wajah sok polosnya langsung berubah, hahaha.”


“Sekarang tau dia kan siapa kelas terbaik di angkatan tahun kedua.”


Nampak para gadis lagi lagi mengoceh julid dan nampak mereka sangat menikmati penampilan Luke yang sangat konsisten.


“Luke..sini...”


“Duduk sini, kamu pasti capek kan?.”


“Heh...”


“Udah sini, nih minuman dah kami siapain.”


Nampak teman sekelasnya menyambut hangat kedatangan Luke. Lalu Luke pun duduk di antara mereka menyaksikan petarungan anak kelas 3.


Di pertandingan anak kelas tiga hampir sama kejadianya dengan yang terjadi pada kelas 2. Sang Primadona dari kelas 3, sekaligus ketua OSIS menyapu bersih hampir semua pertanyaan yang di berikan Juri.


“Baiklah anak anak, sekarang kita akan memasuki perlombaan cerdas cermat kategori murid bintang.


“Di sini kita akan menentukan kelas terbaik di sekolah kita tahun ini, baiklah para pemenang di tiap angkatan kelas silahkan maju ke panggung.”


“Dan untuk mengingatkan lagi, kali ini pertanyaan yang di berikan adalah pertanyaan umum, jadi tak perlu merasa di rugikan karna semua pertanyaan tak ada hubunganya sama mata pelajaran.”


Lalu setelah beberapa saat pertarungan cerdas cermat SIS kategori murid bintang pun dimulai.


Nampak kali ini makin banyak para penonton yang hadir. Bahkan karna ramainya mulai terjadi desak desakan.


Tapi karna Aula SIS sangat besar akhirnya pihak sekolah di bantu OSIS menertibkan beberapa murid yang bergerombol di depan.


“Baiklah karna semuanya sudah siap kita akan segera mulai saja pertandingan murid bintang tahun ini.”


Sebenarnya sudah dua tahun berturut turut Fuka menjadi pemenang dalam perlombaan cerdas cermat. Dan saat kelas satu Luke sudah pernah berhadapan denganya dan ia di kalahkan dengan skor yang telak.


“Kak Fuka, nampaknya kita bertemu di Final lagi ya.”


“Iya, selamat ya...tadi penampilanmu sangat luar biasa, aku gak nyangka kamu bisa ngalahin Raisa yang berada di peringkat dua dari segi nilai di sekolah kita.”


Sebenarnya saat kelas satu, nilai Luke sangat tinggi dan selalu bersaing di tiga besar yaitu Fuka, Luke dan Raisa. Tapi semenjak musibah yang ia terima nilai akademis Luke menurun derastis menjadi peringkat 20an besar.


Dan belakangan ini nilainya mulai naik lagi karna sudah tak perlu berjualan lagi di pasar dan bantuan dari sistem kecerdasan luke juga makin terasa.


“Hehehe, aku tadi cuman beruntung kok kak.”


Lalu Luke yang berdiri di tengah tengah dua gadis cantik itupun melirik ke adik kelasnya.


Adik kelasnya itu bernama Fransisca Capelea dari kelas 1B.

__ADS_1


“Dek, mohon kerjasamanya ya...”


“Iya kak, saya juga mohon kerjasamanya, kak Fuka juga mohon bimbinganya.”


Akhirnya setelah persiapan siap, juri pun mulai membacakan soal.


“Baiklah anak anak, ibu akan membacakan soal pertama kategori UMUM.


{Pada tahun berapa Sumpah Pemuda pertama kali dibacakan?}


[Tettt]


Nampak Luke menekan tombol bel.


{jawabanya tahun 1928}


“Yap, benar sekali, selamat kelas 2C mendapatkan 10 poin.”


“Oke kita masuk ke pertanyaan kedua.”


{Jembatan apa yang menghubungkan Surabaya dan Mad-} nampak sebelum juri selesai berbicara Fuka sudah menekan tombol bel.


[Tettt]


“Iya Fuka, jawabanya?.”


{Jawabanya Suramadu}


“Yap benar sekali, selamat kelas 3A mendapatkan 10 poin.”


{Tanggal dan bulan berapa koperasi ind-}


[Tettt]


Lagi lagi sebelum juri menyelesaikan pertanyaan Fuka sudah menekan bel.


{Jawabanya 12 juli.}


“Yap benar sekali selamat kelas 3A mendapatkan 10 poin.”


Luke yang melihat Fuka dapat menjawab sebelum pertanyaan selesai akhirnya mulai serius. Kali ini Luke benar benar menfokuskan pendengaranya sambil menutup matanya.


“Baiklah kita masuk ke pertanyaan berikutnya.”


{Joglo adalah r-}


[Tettt]


Kali ini Luke berhasil menekan tombol bel terlebih dahulu.


“Iya Luke, jawabannya?.”


{jawabnya jawah tengah}

__ADS_1


“Yap betul sekali, Joglo adalah rumah adat dari provinsi jawa tengah.”


Akhirnya nampak Luke dan Fuka saling jawab menjawab. Mereka bertanding seakan itu adalah pertandingan terakhir mereka.


Nampak para penonton hanya bisa diam dan takjub dengan apa yang mereka lihat. Bukan karna apa apa, para penonton bahkan tidak tau soal apa yang di bacakan oleh juri. Luke dan Fuka selalu menekan bel sebelum juri selesai memberikan pertanyaan.


Bahkan sang adik kelas Fransisca hanya bisa diam mematung melihat kedua kakak kelasnya itu saling bertanding.


Sampai akhirnya skor mereka seimbang dan memasuki pertanyaan terakhir.


“Baiklah anak anak, ini adalah pertanyaan terakhir. Karna sekor Fuka dan Luke seri yaitu 250 dan 250, Sedangkan Fransisca 0 maka, jika salah satu di antara kalian berdua berhasil menjawab dengan benar maka pemenangnya adalah dia.”


“Baiklah tolong semuanya diam, Jangan berisik .”


Nampak sang juri menyuruh semua penonton diam. Dan nampak semua orang di sana benar benar diam, bahkan karna kesunyian itu teriakan dan suara dari murid lain yang sedang berlomba di luar mulai terdengar.


“Pertanyaannya adalah.”


{Siapakah bapak P-}


Saat mendengar suara juri, Luke yang memejakan matanya langsung tau hanya dari inisal P.


{anjay, cuman dari P udah tau}


[Tettt]


“Iya Luke, jawabanya.”


{Ir. Soekarno dan Moh. Hatta}


“Yap, benar sekali... bapak proklamasi indonesia adalah Ir. Soekarno dan Moh. Hatta.”


“Selamat Luke dari kelas 2C menjadi juara pada lomba cerdas cermat kategori murid bintang.”


“Yey...kelas kita menang...”


“Yuhu...kelas kita yang terbaik tahun ini.”


Nampak teman teman Luke dari kelas 2C sangat senang. Dan bukan hanya itu hampir semua siswa dan guru yang ada di sana memberikan tepuk tangan yang meriah sebagai penghargaan karna Luke sudah berhasil mengalahkan sang ketua OSIS yang selama ini tak terkalahkan di lomba cerdas cermat.


{Jirr...jadi inget masa SMA cok...-_-...}


“Selamat ya Luke, kamu benar benar hebat.”


“Ahhh, kak Fuka bisa aja, saya cuman beruntung kok.”


“Selamat ya kak, sumpah saya bener bener beruntung udah masuk ke sekolah ini, yang isinya orang orang pinter kaya kakak berdua.”


Nampak Juri dan beberapa murid memberikan ucapan selamat kepada Luke. Lalu sambil turun dari atas panggung suara Sistem terdengar.


[Ting]


[Selamat tuan berhasil menyelesaikan misi spesial]

__ADS_1


[Ting]


[Selamat tuan berhasil menyelesaikan misi spesial]


__ADS_2