Pengusaha Muda Dengan Sistem

Pengusaha Muda Dengan Sistem
Bab.57


__ADS_3

Luke yang sedang galau dan tak bisa tidur melihat ke langit penuh bintang, dan secara mengejutkan ia melihat sesosok bayangan atau lebih tepatnya seorang pria yang sedang berdiri di atas langit di bawah bulan sedang menatap ke arahnya.


Pria tersebut berdiri di atas sebuah mesin kecil aneh dan di sebelahnya ada drone kecil yang memancarkan dan mengeluarkan cahaya berwarna hijau ke arah Luke. Cahaya hijau tersebut langsung mengenai tubuh Luke dengan cepat.


Luke yang melihat hal tersebut di buat kaget bukan main. Lalu dalam kecepatan yang gila, pria tersebut menerjang dan mendekat ke arah Luke dan saat ini tepat berdiri di hadapannya.


Luke bisa melihat saat ini di depannya ada seorang anak muda yang mungkin umurnya sama dengan dirinya. Tapi ia menggunakan pakaian aneh serba putih dan sebuah jubah dengan desain dan lambang yang sangat unik. Lalu pria itu langsung berbicara pada Luke.


“Ketemu juga kau.”


“Sekarang berikan alat itu padaku.”


Mendengar ucapan pria misterius tersebut, Luke hanya bisa mencoba tetap tenang dan menjawab pertanyaan pria misterius itu.


“Siap kau...apa yang kau inginkan dariku?.”


“Siapa aku itu tak penting...sekarang berikan Relic itu padaku sebelum sistem di tubuhmu aktif kembali.”


Mendengar perkataan pria misterius itu, Luke langsung mengkonfirmasi kebenaran perkataanya dan bertanya pada sistem.


“Sistem...apa kau bisa mendengarku?.”


tapi anehnya sistem sama sekali tak menjawab.


“Sistem...dimana kau...apa yang harus ku lakukan?.”


Tapi mau sebanyak apapun Luke memanggil sistem, tetap saja tak ada jawaban dari sistem. Lalu pria misterius itu mulai berbicara lagi.


“Astaga...jangan bilang kau kehilangan ingatanmu?.”


Mendengar pertanyaan aneh lagi dari pria misterius itu, Luke makin di buat pusing. Tapi tak lama bagi Luke akhirnya menyadari dan dapat menyusun tiap Puzzel yang ada di kepalanya.


“Apa aku yang mengirimmu ke sini?.”


“Tepat sekali...sekarang berikan Relic itu sebelum sistem menyadarinya...ayo cepat berikan kita tak punya banyak waktu.”


Di dalam pikiran dan hatinya, Luke saat ini dapat memahami apa makdsud pria misterius tersebut. Dan ketika dia bilang Relic maka sudah pasti jawabanya adalah Times Relic yang Luke dapatkan sebelumnya.


Tapi Luke tak serta merta mempercayai omongan pria misterius tersebut. Tapi anehnya ada sesuatu di dalam diri Luke yang bilang kalau ia harus memberikan Relic tersebut.


Dan jauh di dalam lubuk hatinya, ia dapat merasakan hubungan yang erat antara dia dan pria misterius yang sedang berada di hadapannya saat ini.


Akhirnya Luke memutuskan untuk memberikan Times Relic pada pria itu, tapi secara tiba tiba ada seseorang yang datang menghampiri mereka. Dari belakang Luke, terdengar suara yang memanggil namanya.


“Luke...”


“Kau sedang bicara dengan siapa?.”


Terdengar suara sang kekasih mendekat dan pria misterius itu lagi lagi meminta Luke untuk memberikan Times Relic padanya.


“Cepat berikan...aku sudah kehabisan waktu...”


Luke yang makin panik karna Ange yang mendekat dan pria itu yang terus memaksa, akhirnya membuka inventory dan berniat memberikan Times Relic. Tapi tepat sebelum ia mengambil Relic itu suara sistem langsung terdengar.

__ADS_1


[Ting]


[Sistem eror]


[Ting]


[Sistem eror]


[Ting]


[Sistem akif kembali]


[Ting]


[Sistem aktif kembali]


[Ting]


[Menerima misi langsung dari Lothar The Great]


[Ting]


[Menerima misi langsung dari Lothar The Great]


{Bunuh orang yang ada di hadapan tuan}


{hadiah 100.000.000CP dan 1.000.000 Gold}


{waktu 1 menit 45 detik}


“Apa lagi yang kau tunggu...cepat beri-“


Akhirnya Ange tiba di sana dan ia dapat melihat saat ini Luke sedang berbicara dengan seorang pria aneh yang sedang terbang di udara.


Karna ketakutan, Ange langsung terjatuh dan terduduk di sana. Ia sangat takut karna melihat hal yang tak masuk akal sedang terjadi di hadapannya.


“Luke...a-...si...siapa orang itu?.”


Ketika melihat Ange, sang pria misterius hanya bisa diam sambil menatapnya. Entah kenapa saat ini sang pria misterius terlihat sangat sedih ketika melihat Ange yang ada di hadapannya.


Luke yang dapat melihat dan merasakan hubungan yang sangat kuat terjalin di antara mereka langsung berbicara pada pria itu.


“Ini ..ambillah...”


Akhirnya Luke lebih memilih sesuatu yang ia rasakan di hatinya ketimbang misi yang di berikan sistem. Lalu saat Luke ingin mengambil Times Relic dari inventorynya tiba tiba saja suara sistem terdengar kembali.


[Ting]


[Sistem Eror]


[Ting


[Sistem Eror]

__ADS_1


[Ting]


[Karna tuan menolak misi sistem, maka sistem akan menghapus sebagian ingatan Tuan]


[10%]


[20%]


Ketika mendengar suara sistem, Luke langsung merasakan rasa sakit di kepalanya. Ia merasa kalau kepalanya ingin pecah dan ia langsung berteriak.


Ange yang melihat Luke berteriak dan terjatuh dari atas dahan pohon itupun langsung menghampirinya.


“Aahhhhh.”


“Aagghhhhhh” Luke terus memegang kepalanya sambil berteriak.


“Luke...apa yang terjadi padamu?.”


“Luke...sadarlah.”


Tapi Luke tetap berteriak kesakitan dan ketika melihat itu sang pria misterius akhirnya menjauh Karna tersedot portal aneh dan secara cepat menghilang.


Tapi sebelum itu, ia sempat berbicara pada Ange dan Ange yang mendengar pesan yang di berikan pria misterius tersebut terlihat sangat kaget.


[40%]


[60%]


[80%]


[100%]


[Ting]


[Berhasil menghapus sebagian ingatan yang tak diperlukan]


sampai akhirnya Luke pingsan dan karna teriakan Luke, akhirnya semua orang yang ada di tenda juga ikut keluar.


Semua orang yang mendengar teriakan itu langsung panik dan bersama sama mendekat ke arah suara itu. Dan di sana mereka melihat Luke sedang terbaring sambil di peluk oleh sang kekasih.


“Ange...apa yang terjadi?."


“Luke...”


“Aryo cepat ambil chip SOS.” Gunawan berteriak.


Lalu Tiara yang menyadari ada hal buruk sedang terjadi langsung mendekati Ange dan menenangkannya.


“Udah Ge...jangan nangis.”


Terlihat Ange hanya menagis dan ketika melihat itu, Aryo langsung kembali dan memberikan sinyal SOS.


Malam itu akhirnya tak selang beberapa menit guru dan beberapa relawan tiba di sana dan langsung membawa Luke ke tenda medis yang memang sudah di dirikan.

__ADS_1


Malam hari itu juga kelompok Luke gagal di Survival Game dan tidur di tenda yang sudah di sediakan pihak sekolah dan guru.


__ADS_2