Pengusaha Muda Dengan Sistem

Pengusaha Muda Dengan Sistem
Perang Faction


__ADS_3

Pagi harinya Luke terbangun dan mendapati tubuhnya masih sangat lemas. Bahkan kepalanya masih sedikit pusing akibat efek terlalu sering menggunakan Times Relic.


“Ahh...sialan jadi males keluar kamar.”


Luke akhirnya menghabiskan pagi harinya berbaring dan malas malasan di kamar besarnya sampai tiba tiba hpnya berdering. Terlihat nama Dony sedang menelepon dirinya.


“Halo.”


“Luke...apa kau lupa kalau hari ini ada acara peresmian?.”


“Astaga hampir aja lupa...yaudah bang saya otw.”


Siang itu Luke pergi ke pangkalan militer indonesia di pusat kota jakarta.. Sesampainya di sana ia langsung di sambut oleh beberapa petinggi dan langsung menuju tempat rahasia.


Di sana Luke dan para tetinggi memasuki sebuah lift yang langsung mengarah ke dalam tanah. Dan sampailah ia di markas rahasia militer indonesia yang berada tepat di bawah kota jakarta.


Di sana nampak sudah banyak orang orang penting yang juga hadir dan ingin menyaksikan prajurit robot yang akhirnya selesai di kembangkan.


“Huh...”setelah jalan cukup jauh dan menyalami beberapa petinggi, akhirnya Luke bisa duduk dan beristirahat sejenak.


Namun seseorang berbadan tegap dan besar akhirnya memasuki ruangan dan nampak semua orang langsung berdiri dan memberi salam. Ya, dia adalah Dony Darko yang saat ini tengah menjabat sebagai Panglima Tentara Negara Republik Indonesia.


“Baiklah para tamu undangan, karna semuanya sudah berkumpul saya akan mulai menjeaskan tentang projec pasukan robot AI yang akan menjadi kekuatan tempur terkuat negara kita kelak.”


Di sana Dony di bantu beberapa tim pengembang mulai menjelaskan tentang kehebatan pasukan robotnya. Dengan ini bukan hanya mempunyai prajurit terlatih dan juga mesin mesin tempur canggih.


Indonesia kini juga sudah mempunya prajurit robot super kuat dan pintar dengan sistem AI yang menjadi intinya.


Nampak seluruh tamu yang hadir mulai terpukau karna kehebatan prajurit robot yang telah sempurna. Bahkan satu prajurit robot bisa menghancurkan sebuah tank dengan mudahnya.


Siang itu acara yang hanya di hadiri beberapa pejabat penting tersebut akhirnya selesai dan nampak Luke dan Dony mulai mengebrol setelah semua tamu mulai pergi.


“Yah...aku tak tau jika akan cepat seperti ini perkembangannya.”


“Dengan cetak biru yang kamu berikan, semuanya jadi terlihat mudah dan terarah tanpa perlu mengeluarkan biaya yang banyak.”


“Hem...mau bagaimanapun saya hanya memberi bantuan di awal, tetap saja yang berhasil mengembangkan projec ini adalah tim ilmuwan yang sudah bang Dony pilih.”


“Luke, apakah kau bisa menjamin kalau pasukan robot ini tak akan mengamuk nantinya?...soalnya mereka adalah prajurit cerdas yang mempunyai kecerdasan lebih tinggi dari manusia, saya hanya takut jika suatu saat nanti mereka akan mengamuk dan mulai menyerang penciptanya sendiri.”


“Ahh...bang Dony terlalu banyak nonton Film, dengan Chip yang menjadi inti dari otak mereka, mustahl mereka akan melawan perintah orang yang menciptakannya, saya bisa jamin itu.”


Dan memang benar, semua prajurit robot telah di tanami chip yang menjadi inti dari otak mereka, jadi tak mungkin mereka melakukan hal di luar perintah yang di berikan oleh penciptanya sendiri.


Luke sendiri sudah bertanya pada sistem dan jawaban sistem juga sama kalau semua prajurit robot akan tunduk pada program yang telah pencipta mereka tanamkan dan tak mungkin bisa menolak perintah mereka.


Akhirnya siang itu Luke kembali ke rumahnya, ia yang menyadari kalau dirinya masih kurang kuat mulai berlatih di Villa pribadi miliknya.

__ADS_1


Di Villa yang sangat besar itu, di bagian belakangnya menjadi tempat Luke latihan memanah dan mengontrol Force. Setelah di ajari oleh sistem bagaimana cara mengontrol Force, Luke jadi mulai berlatih mandiri dari pada mengharapkan mendapatkan Force Core yang sangat langkah.


********


Satu bulan kemudian....


Akhirnya hari yang di tunggu tunggu oleh Luke datang juga. Saat ini acara yang telah ia tunggu selama sebulan akan di adakan tepat jam 22:00 malam. Ya acara itu adalah perang Faction.


Luke yang sudah berlatih dengan keras dan juga sudah mulai berpengalaman karna sering mengikuti Free League setiap harinya mulai bersemangat.


Karna dari informasi orang orang yang ia temui di tempat Colosseum, perang Faction adalah ajang terbaik untuk mengumpulkan Gold dan Force Core.


Sampai akhirnya malam hari yang di tunggu oleh Luke tiba...


Ia sudah menginformasikan kepada semua bawahannya untuk tidak menggangu dirinya dari jam 22:00 apapun masalahnya. Jadi Luke bisa fokus di Perang Facion nantinya. Dan pada pukul 22:00 tiba tiba saja muncul fitur baru yang Luke sendiri sudah menunggu nunguunya.


“Akhirnya muncul juga, sistem aku ingin mengikuti perang Faction.”


[Baiklah tuan, atas perintah tuan sistem akan memulai rekonstruksi data...]


Kemudian kesadaran Luke berpindah ke tempat yang semuanya putih. Lalu secara tiba tiba suara sistem terdengar.


[Harap tuan memilih Faction Mana yang tuan inginkan]


Dan di hadapanya ada dua pilihan yaitu Procyon dan Capella.


“Apa bedanya kedua Faction ini?.”


Lalu di hadapannya terlihat jelas ada satististik data masing masing Faction.


Procyon 51,5% dan Capella 49,5%.


"Apa maksud dari jumlah % di tiap lambang Faction ini sistem?.”


[Itu menunjukkan jumlah partisipan yang bergabung]


“Hoooh...jadi semua Accretian juga memilih secara acak, kemudian tiap Faction bisa seimbang di perang nanti.”Luke bicara dalam hati.


“Baiklah aku pilih Capella saja, biar bisa seimbang 50-50.”


[Baiklah tuan, sistem akan memulai rekonstruksi data...]


Lalu dalam sekejap kesadaran Luke berpindah ke sebuah tempat yang bisa di bilang sebuah markas. Di sana terlihat ada banyak Ksatria lainnya yang sedang bersiap siap untuk memulai peperangan.


Ada banyak sekali Accretian yang berkumpul yang jika di jumlahkan mungkin lebih dari 1.000.


Tapi secara mengejutkan, seseorang yang menyadari keberadaan Luke langsung berjlan mendekatinya.

__ADS_1


“Yohh, akhirnya ketemu juga.”


Saat mendengar suara itu, Luke sudah tau kalau dia adalah orang yang paling di kenalnya, ya dia adalah Zed.


“Zed, jadi kau juga memilih Capella ya.”


“Hooh...bulan lalu Procyon yang menang war Faction, jadi aku rasa banyak orang kuat yang akan bergabung di Capella bulan depannya.”


“Oohh...jadi kita bisa bebas memilih Nation mana yang kita ingnkan untuk bergabung ya?.”


“Ya benar sekali...agar Peperangan menjadi seimbang dan tak monoton, kita bisa bebas memilih Nation mana yang kita ingikan dan yang terpenting bukan kemenangannya, tapi pengalaman yang bisa kita dapatan di sini.”


“Hem...kau benar, ini hampir seperti kita di persiapkan untuk perang dan dilatih juga untuk itu.”


“Ya kau benar sekali, anggap saja ini sebagi pengalaman berperang dan jika kita mati di sini kita hanya akan kehilangan beberapa status dan tak mati sungguhan.”


“Jadi kapan perangnya akan di mulai dan bagaimana mana cara kita memenangkanya?.”


“Perang akan di mulai ketikan waktu di sana sudah mencapai angka 0 dan peraturannya simple, bunuh semua orang yang berada di Nation musuh dan siapa yang bertahan sampai akhir nanti akan mendapatkan banyak Gold dan Force Core.”


“Dan yang terbanyak membunuh lawan juga akan mendapatkan banyak poin kontribusi, jadi walaupun kalah tetap akan mendapatkan hadiah walalupun tak sebanyak Nation yang menang.”


“Ohh...hahaha ternyata se simple itu ya....baiklah ayo kita menggila.”


Sampai akhirnya waktu yang terus berjalan itu mulai mendekati angka 0, nampak mulai banya Accretians lainnya mulai bersiap siap.


“Baiklah para bajingan....waktunya berpesta.”


“Yuhu ....bunuh mereka semua...”


“Yeah...ikuzooo.”


“Oraaaa....”


Terliat seluruh peserta sangat tak sabar ingin saling bunuh membunuh. Tentu saja mereka tak sabar, karna semakin bayak membunuh lawan makan poin kontribusi yang di dapat juga semakin banyak.


Lalu terlihat angka di depan mereka akhirnya menunjukka angka 0.


[Pertempuran segera di mulai, para Accretians Nation Capella harap bersipa siap]


[3]


[2]


[1]


[Start]

__ADS_1


Dalam sekejap mata pasukan Capella langsung maju bagai badai menerjang ke depan.


Luke yang baru pertama kalinya mengikuti Perang Faction terlihat sangat bersemangat dan juga berlari keluar.


__ADS_2