
Sesampainya di parkiran mereka pun langsung bergegas kembali ke rumah sakit.
Nampak di perjalanan Ange hanya bisa duduk dan terlelap tidur. Luke yang melihat sang kekasih tidur bertanya pada sistem.
“Sistem, apakah ia tertidur karna efek obat yang baru saja ku berikan?.”
[Ting]
[Jawabannya ya, memang efek yang di timbulkan obat GD-117 akan membuat siapapun yang mengkonsumsianya mengalamin rasa kantuk yang berat]
Setelah mengendarai mobinya dengan pelan, Luke akhirnya sampai di rumah sakit. Di sana ia menggendong sang kekasih dan membawanya kembali ke kamar. Nampak di sana sudah ada dokter yang menunggunya.
“Kamu ini gak ada otak ya?.”
Nampak Luke yang baru saja datang sudah di marahi oleh dokter yang memang adalah dokter spesialis yang sedang menangani penyakit Ange.
Tapi Luke tetap kalem dan membawa sang kekasih terlebih dahulu ke tempat tidurnya. Seteah itu ia pun berjana ke arah sang dokter yang memang sudah menunggu kedatangan Luke.
“Makasih dok dah mau kerjasama.”
“Kerjasama kepalamu, kamu kan tau dia lagi sakit, ngapa kok masih di bawa jalan jalan...kalau penyakitnya makin parah gimana?...berani kamu tanggung jawab?.”
Nampak sang dokter yang sudah paruh baya itu tetap memarahi Luke. Tapi luke tetap tenang dan menjawab dengan santai.
“Mulai besok Ange sudah sembuh kok dok dan tak perlu lagi di rawat di sini.” Nampak Luke bukannya menjawab pertanyaan yang di berikan sang dokter malah mengatakan hal aneh.
“Emang dasar dah gila kamu, ini untuk pertama kali dan terakhir saya nolongin kamu...kalo besok bikin hal gila kayak gini lagi langsung ku laporin ke orang tuanya atau bahkan ke polisi.”
Lalu dokter tersebut langsung meninggalkan Luke dan mulai memeriksa kondisi Ange.
__ADS_1
Setelah memeriksa dan mendapati Ange tengah tertidur pulas pak dokter pun langsung keluar bersama dengan Luke dan langsung mengusir Luke.
“Udah kamu pulang...udah cukup masalah yang kamu buat malam ini.” Nampak pak dokter terus memarahinya. Dan Luke yang sudah tau kesalahannya hanya bisa meminta maaf kembali dan akhirnya pergi meninggalkan rumah sakit.
Di perjalanan Luke terlihat sudah sangat mengantuk. Sudah dari pagi ia mulai Festifal olahraga di sekolah. bahkan sudah sebulan ini ia begadang sambil farming poin.
Dan ketika tujuannya sudah tercapai nampak rasa kantuk langsung menyerang Luke. Sesampainya di rumah karna memang sudah tak kuat lagi iapun langsung ke kamar dan tertidur....
Besok harinya Luke pun terbangun...nampak sinar matahari sudah menyinari jendela kamarnya. Ia yang akhirnya terbangun mengambil hpnya di atas meja dan melihat ke layar hp ada pesan atau tidak. Dan di sana ternyata sudah pukul 13:00.
“Huh...hari ini aku mau full istirahat.” Nampak Luke yang masih mengantuk kembali memejamkan matanya dan lanjut tidur.
Sampai ia bangun kembali di malam harinya karna rasa lapar yang menyerang.
“Hooaammm, akhirnya bisa istirhat full.”
Terlihat Luke yang baru bangun jam 2:00 malam itu pergi ke dapur untuk makan malam.
[Ting]
[Benar tuan, melihat kondisi tubuh tuan yang butuh istirahat sistem juga meliburkan tuan dari misi harian]
“Heeeh, jadi bisa gitu ya.” Nampak Luke mulai mengobrol sambil melihat isi kulkas dan memakan beberapa buah dan kue yang ada di sana.
“Aaahhhhhh, besok dah senin aja, males sekolah rasanya.”
Setelah makan, sebelum kembali ke kamarnya nampak Luke mengecek ke kamar sanga adik terlebih dahulu. Dan ketika melihat kedua adiknya tidur dengan nyenyak, Luke pun lega dan kembali ke kamarnya.
Luke yang sudah makan kembali berbaring lagi di sana. Saat ini ia bisa melihat dengan jelas statistik dirinya.
__ADS_1
Nama. : Luke Lawrance
Level : 20
Kecerdasan : 195
Kekuatan : 77
Kelincahan : 99
Poin status : 0
CP : 6.450
Gold : 110
Keterampilan : Master Karate, Master Parkour, Master Taekwondo, Master Menyetir, Master Billiard. Master Basket
“Hemmm, CP sisa 6.450, terus gold ada 110.”
“Sistem, aku melihat ada banyak barang yang di jual tapi setelah naik ke level 20 juga tak nampak ada barang yang bisa di beli dengan Gold. Jadi mau sampai kapan Gold ini berada di inventoryku sedangkan aku tak bisa membelanjakannya.”
[Ting]
[Seperti yang sudah sistem jelaskan saat tuan bertanya dulu, Gold adalah poin khusus untuk membeli item khusus juga. Tapi karna Level tuan masih terlalu rendah jadi masih banyak Fitur yang terkunci]
Mendengar jawaban yang sama dari sistem, Luke pun akhirnya hanya bisa menghela nafasnya.
Sebelumnya ia sudah pernah bertanya dan jawaban sistem juga sama seperti sebelumnya.
__ADS_1
Luke di sini hanya sedikit penasaran dengan barang khusus apa yang nantinya akan terbuka jika levelnya makin tinggi. Dan fitur fitur baru yang juga makin membuatnya penasaran.