Pengusaha Muda Dengan Sistem

Pengusaha Muda Dengan Sistem
Bab.38


__ADS_3

Akhirnya Luke yang sudah memenangkan lomba cerdas cermat di sekolahnya pergi meninggalkan gedung. Dan nampak juga sebagain penonton ikut keluar karna memang gedung Aula sudah di agendakan untuk lomba yang lain.


“Luke, jam 10 tim basket Cowok dah main kamu ikut di tim mereka kan?.”


Nampak salah seorang teman kelas Luke, Ratna berbicara sama Luke sambil berjalan ke arah gedung olahraga basket.


“Iya bener, nih mau ke sana, walaupun masih ada setengah jam lagi tapi aku pengen istirahat sambil nonton mereka."


“Yaudah semangat ya, aku mau ke kantin dulu dah laper nih.”


“Oke, makasih dukunganya tadi.”


Akhirnya Luke berjalan ke lapangan basket nampak di sana sudah ada beberapa anak kelas 2C.


Tapi juga nampak banyak pria dari kelas lain sedang duduk berkelompok menunggu giliran mereka bertanding.


“Wihh, gimana menang tadi?.”


“Menanglah."


“huh, serius?...”


“Iyaaa, kalo gak percaya ya udah.”


Lalu Luke duduk di salah satu tempat istirahat dan juga menonton pertandingan basket di gedung olahraga tersebut.


“Wihh, anak kelas 1 lawan kelas 3 tuh?.”


“Iya, anak kelas satu sekarang banyak masuk tim basket sekolah, mangkanya jago jago.”


“Lahtau gitu mending incer futsal aja.”


“Yaelah, apa lagi futsal...bisa patah tuh kaki...di futsal isinya malah lebih ngeri lagi, tahun kemaren aja tim futsal kita menang pas lomba antar SMA se indonesia.”


“Heeemm, iya juga ya.”


“Tapi di basket kan ada dia, yakin kita bisa menang?.”


“Mau menang, mau kalah urusan belakangan, yang penting kita lawan dulu.” Nampak salah satu teman Luke yang bernama Boby menjawab pertanyaan teman yang lainnya.


Lalu mereka semua yang ada 10 orang itu mulai mengobrol sambil menyaksikan pertandingan.


“Woi, nih dah dapet info katanya si David sama yang lainnya dah kalah di futsal.”


“Jiah, dah ku bilang jangan maksa di futsal masih aja si tolol.”


“hahaha, santai woi, namanya orang berusaha, tapi kalo emang kalah ya mau gimana lagi.”


Nampak mereka semua mengobrol satu sama lain. Sedangkan Luke duduk agak jauhan sambil menyantap sepotong roti yang baru saja di belinya. Sambil memakan roti ia mengerjakan misi kecerdasan yang di berikan sistem.

__ADS_1


“Yes...dikit lagi 1.000.000CP, Semangat Luke.”


Nampak Luke tetap mengerjakan misi kecerdasan sambil istirahat. Sampai akhirnya timnya mulai bersiap siap karna pertandingan mereka akan segera di mulai.


“Woi, lu ngapain lagi melamun di sana...sana ganti baju dah mau mulai nih.”


“Iya iya, yaudah duluan aja aku ganti baju dulu ke toilet.”


Akhirnya tim Basket kelas Luke memasuki lapangan pertandingan. Nampak di sana mereka melawan tim kelas 1D.


Pertandingan mereka pun di mulai. nampak teman sekelas Luke lebih unggul karna memang postur tubuh mereka yang besar dan merata, berbeda dengan anak kelas satu yang memiliki postur lebih kecil.


Lalu luke yang berjalan memasuki lapangan melihat skor team mereka sudah jauh mengungguli anak kelas 1D.


“Wih, menang telak nih...siapa mvp?.”


“Boby lah siapa lagi, kan di kelas kita cuman dia yang berhasil masuk ke tim inti basket SIS.”


Akhirnya Luke menyaksikan pertandingan itu dari pinggir lapangan. Nampak ia menungu nunggu sistem memberikan misi spesial tapi tak muncul muncul.


“Ayolah sistem berikan aku misi spesial, dikit lagi nih.” Nampak Luke bicara dalam hatinya.


Sampai ada orang yang kelelahan dan ia minta ganti.


“Woi gantiin, capek aku...”


Akhirnya setelah di suruh sang teman iapun menggantikan temanya si Dayat karya sudah kelelahan.


Walaupun mau main atau tidak tim Luke sudah menang telak. Nampak di sana Boby terlihat sangat bersinar. Bisa di bilang hampir seluruh poin yang di dapatkan oleh tim Luke berasal darinya.


“Bob, udah lu isitrahat dah jauh skornya.”


“Akhirnya mendengar saran dari temanya boby pun istirahat.”


Walaupun Luke tak terlalu pandai bermain bola Basket, tapi ia tetap bisa memasukkan beberapa poin. Karna memang posturnya yang tinggi dan besar itu membuatnya lebih mudah untuk mencetak skor.


Sampai akhirnya tim mereka menang telak dan mereka semua pun istirahat kembali.


“Huh...lumayan buat pemanasan.”


“Abis ini lawan kita siapa?.”


“Kalo gak salah anak 3D.”


“Ohhh, siapa Acenya di sana?.” Nampak Ario bertanya pada Boby yang memang lebih tau soal basket.


“Gak ada sih anak dari tim inti SIS.”


“Cuman banyak anak basket juga di sana, jadi skill rata rata mereka pasti lebih tinggi dari yang kita lawan tadi.”

__ADS_1


“Hemmm, kalo gitu mah aman...selagi Boby baek baek aja mah, kita tinggal ngoper bola ke dia dah pasti masuk deh tuh bola.” Nampak Aryo bicara sombong, seakan dia membicarakan dirinya sendiri.


Nampak mereka yang baru saja selesai bermain itu masih terlihat sedikit ngos ngosan. Tapi Luke di sana tetap mengambil tempat duduk yang agak berjauhan dan mengerjakan misi kecerdasan.


“Woi nyet, lu ngapain dah dari tadi melamun mulu?.”


“Hemmm, pasti mikirin si doi dia.”


“Pastilah siapa lagi.”


Nampak teman sekelasnya merasa aneh dan heran karna Luke dari tadi diam saja dan melamun.


Walapun sebenarnya ia sedang sibuk mengerjakan misi. Tapi di mata orang lain Luke seperti menatap ke depan seperti orang yang sedang melamun.


“Huuuh...dikit lagi 1.000.000CP, kalo dapet misi spesial 2x lagi aja, udah cukup nih buat beli obat Ange.” Nampak luke masih sibuk mengerjakan misi dan tak mempedulikan sekitarnya.


Saat 2 hari yang lalu. Ia mengunjungi sang kekasih di rumah sakit. Dan nampak kondisi sang kekasih terlihat justru makin parah.


Walaupun Ange terlihat menyembunyikannya tapi Luke tetap mengetahui itu.


[Ting]


[Berhasil membeli misi kecerdasan tingkat tinggi]


[Ting]


[Berhasil menyelesaikan misi kecerdasan tingkat tinggi]


“Huuuhhh...capek juga nih otak dari tadi mikir terus.”


Akhirnya Luke berbaring istirahat di sana, sambil membuka tebel hologram statistik dirinya.


Nama : Luke Lawrance


Level : 19


Kecerdasan : 195


Kekuatan : 72


Kelincahan : 99


Poin status : 0


CP : 951.520


Gold. : 90


Keterampilan : Master Karate, Master Parkour, Master Taekwondo, Master Menyetir, Master Billiard.

__ADS_1


__ADS_2