Pengusaha Muda Dengan Sistem

Pengusaha Muda Dengan Sistem
Bab.51


__ADS_3

Akhirnya di hari senin pagi itu, Luke terbangun karna suara alarm hpnya.


“Hooammmm” rasanya baru aja tidur dah pagi aja.”


Kemudian Luke langsung bergegas mandi dan siap siap untuk ke sekolah. di dalam hatinya sebenarnya ia malas untuk ke sekolah karna dia sendiri sudah memiliki sistem yang akan membantunya mewujudkan mimpinya.


Tapi ketika mengingat pesan sang ayah yang mengatakan kalau pendidikan itu sangat penting dan mengingat susahnya orang tuanya dulu untuk menyekolahkannya, ia pun akhirnya memutuskan tetap bersekolah.


Setelah mengantar sang adik ke sekolahnya, barulah Luke pergi ke sekolahnya sendiri. tapi di perjalanan saat di lampu merah, Luke tiba tiba saja mendapatkan sebuah misi.


[Ting]


[Menerima misi harian]


[Ting]


[Menerima misi harian]


Luke yang mendapatkan misi langsung mengeceknya.


“Inventory”


Lalu dengan cepat Luke menggeser tabel hologram ke bagian misi dan ia dapat melihat misi apa yang ia dapatkan.


{Sampai lebih dulu ke sekolah sebelum mobil Ferrari merah di sebelah tuan}


{hadiah 50.000CP}


{waktu 5 menit}


Ketika melihat hadiah yang sangat banyak, Luke langsung kaget dan bertanya pada sistem.


“Huh 50.000CP, sistem apakah sekarang hadiah misi harianku menjadi berlipat ganda seperti ini?.”


[Ting]


[Benar sekali tuan, tiap kelipatan 10 level maka reward yang di dapatkan juga meningkat pesat]


“Yess, kalo gini kan jadi makin semangat, terus kalo misi spesial bisa jadi tembus 100.000CP nih.”


Nampak Luke sangat senang karna jumlah hadiah yang ia terima meningkat pesat. Dan saat lampu merah bergati hijau, Luke langsung menancap gas dan dengan cepat melaju ke sekolahnya.


Tapi mobil Ferrari merah itu juga sama, nampak sang pengemudi juga tak mau kalah dan merekapun saling kejar kejaran.

__ADS_1


Luke yang mobilnya masih standar pabrikan terlihat dapat mengimbangi mobil sport merah itu. Tapi karna memang kemampuan mobil yang berbeda jauh nampak Luke mulai tertinggal.


Bahkan dengan kemampuan master menyetir ia tak dapat mengimbangi lajunya mobil Ferrari merah tersebut. Tapi Luke tak pasrah saja, dia memutar otak dan mengambil jalan alternatif.


Dengan kencang Luke mulai melewati jalan tikus di kota itu sampai akhirnya ia sampai lebih dulu dari mobil Ferrari merah.


[Ting]


[Misi harian telah selesai]


[Ting]


[Misi harian telah selesai]


“Yes...nyaris aja gagal, untung aja aku dah hapal jalan di sini jadi masih bisa nyalip hahaha.”


Lalu dari mobil Ferari merah itu keluar satria dan sang pacar. Nampak satria menatap ke arah Luke yang sudah keluar lebih dulu.


Tapi ia nampak cuek dan mengabaikan Luke, terus langsung masuk ke sekolah. Luke yang sudah tau kalau itu mobil Satria juga tak terlalu peduli. Toh yang terpenting bagi dia adalah menyelesaikan misi.


Di sekolah Luke seperti biasa, ia menghabiskan waktunya dengan belajar dan bermain dengan teman lainnya. Tapi ada satu hal yang kurang. Yaitu kehadiran sang kekasih yang biasanya selalu menemaninya di sekolah.


“Sistem berapa lama Ange akan sembuh?.”


[Ting]


Kemudian Luke menjalankan hari hari biasanya sampai di hari ke tiga setelah pulang sekolah ia langsung ke rumah sakit dan mengecek kondisi sang kekasih.


Di sana ia sedikit kaget ketika melihat kondisi sang kekasih yang masih tertidur. Walaupun nampak keadaan tubuh Ange sudah lebih baik dari sebelumnya karna nampak urat dan saraf yang membiru sudah tak terlihat.


“Sistem ini sudah tiga hari, kenapa dia belum sadar juga?.”


[Ting]


[Karna tubuh manusia sangat lemah, maka obat yang di konsumsi juga akan menyesuaikan dengan kondisi masing masing orang]


Mendengar jawaban yang sama, Luke hanya bisa menghela nafasnya dan ia saat ini hanya duduk di samping sang kekasih sambil mengerjakan misi kecerdasan. Sampai di sore hari terlihat Ange akhirnya sadar.


“Angee...”


“Ehhh..Luke?.”


“Apa yang terjadi, di mana aku?.”

__ADS_1


“Kamu sudah di rumah sakit, apa kamu lupa?.”


Nampak Ange mulai mengingat ngingat kembali kejadian sebelumnya dan ia ingan kalau terakhir kali ingatanya ada di pasar malam bersama Luke.


“Apa aku pingsan saat di pasar malam waktu itu?.”


“Tidak, kamu hanya kecapean dan tertidur...terus gimana tubuhmu apa sudah lebih baik?.”


Mendengar pertanyaan Luke, akhirnya Ange mulai menyadari sesuatu. Ia saat ini sudah tak merasakan sakit lagi di tubuhnya. Bahkan ia merasa sangat bersemangat.


“Benar juga...kenapa rasanya tubuhku jadi seperti ini?.”


“Memangnya apa yang kamu rasakan?.”


“Saat ini tubuhku rasanya sangat bersemangat, dan juga aku sudah tak merasakan sakit lagi di jantungku, bahkan aku bisa bernafas dengan normal sekarang...hahahaha ini ajaib.”


Melihat sang kekasih sudah sembuh Luke terlihat sangat senang. Tak sia sia dia menghabiskan 1.000.000CP untuk obat itu.


Tapi ketika mereka sedang tertawa, tiba tiba saja perut Ange berbunyi sangat keras. Karna suara perutnya Ange jadi malu dan nampak menyembunyikan wajahnya di balik selimut.


“Apa kamu lapar?.”


“Hemm...entah kenapa saat ini aku sangat ingin makan.”


Mendengar perkataan sang kekasih, Luke langsung memesan banyak makanan lewat GoFood dan nampak Ange melahap habis makanan yang di pesan.


“Hehehe, mumpung si dokter galak lagi gak ada makan aja sepuasnya, lagian sekarangkan kamu sudah sembuh.”


“Hemmm... emmm...” nampak Ange hanya mengangguk sambil menyantap makanan yang di pesan oleh Luke. Sampai akhirnya Dokter tiba dan mengecek tubuh Ange dan ternyata memang benar kalau ia sudah sembuh total.


Nampak banyak dokter dan suster yang tak percaya, bahkan sang ayah juga terlihat sangat terkejut awalnya.


Tapi karna memang Ange sudah sembuh total akhirnya semua orang percaya itu dengan melihat Ange sendiri sekarang terlihat lebih aktif dan ceria. Mereka semua hanya bisa percaya kalau itu adalah keajaiban dari sang maha kuasa.


****************************


Sampai akhirnya satu bulan berlalu....


Nampak para siswa sudah mulai bersiap siap untuk darmawisata ke pulau tak berpenghuni. Saat ini di SIS sudah banyak murid berkumpul dari kelas 1 sampai kelas 3.


Lalu juga ada banyak guru dan relawan yang ikut membantu juga hadir di sana. Sudah 1 bulan belakangan ini Luke sangat sibuk karna keanggotaanya di OSIS.


Walaupun bagian persiapan di pulau di lakukan oleh para relawan, tetap saja Luke dan OSIS yang akan menjalankan agenda dan event event yang akan di adakan di sana.

__ADS_1


Saat ini sudah ada bus ekslusif yang sudah siap mengantarkan para siswa dan semua orang ke pelabuhan.


Dan di sanalah nanti kapal pesiar mewah besar bernama VALERIA akan membawa semua orang darmawisata ke pulau tak berpenghuni.


__ADS_2