Pengusaha Muda Dengan Sistem

Pengusaha Muda Dengan Sistem
Bab.45


__ADS_3

kemudian Luke dan teman temanya beristirahat. Ada yang ke kantin dan ada juga yang pergi melihat perlombaan lainnya.


“Luke, yok cuci mata.”


“Kemana?.”


“Kalo gak salah sekarang udah masuk Final tim Voli cewek, Lumayan kan bisa lihat yang bening bening terus mantul mantul.”


“Wih mantep tuh aku ikut dong.” jawab Dion.


“Yaudah yok.”


Akhirnya Luke, Aryo dan beberapa pria lainnya setuju untuk melihat pertandingan Final Voli wanita.


Sesampainya di sana ternyata seluruh tempat dan spot bagus sudah di tempati oleh para pria yang juga sepemikiran.


“Anjir, dah penuh.”


“Hooh, kalo dari sini gak terlalu keliatan.”


“Gini aja, yok ikutin aku.” Nampak Dion mengajak yang lainnya. Dan mereka ternyata pergi ke lantai dua dan turun sedikit sampai ke semen di lantai 1 lalu menyaksikan pertandingan dari atas.


“Hemmm, lumayanlah di sini walaupun gak terlalu keliatan.”


Akhirnya mereka semua sambil istirahat dan menunggu waktu Final, nampak menyaksikan pertandingan Voli Wanita dengan seksama.


“Wih gila, bergetar getar woi.”


“Hahaha, coba aja bisa nonton dari dekat makin enak nih.”


“Hooh, sial banget tempat terdepan sudah di ambil orang.”


Akhirnya mereka sambil mengobrol dan memakan cemilan nampak sangat menikmati pertandingan yang di lengkapi dengan angin sepoy sepoy dari lantai dua gedung olahraga Voli.


Sedangkan Luke seperti biasa dia duduk agak jauahan dan terlihat sedang melamun, alias farming poin.


Sampai akhirnya jam telah menunjukkan pukul 4 sore dan pertandingan Voli wanita berakhir dengan kemenangan tipis kelas 3A.


“Wuanjir, liat tuh Fuka loncatannya tinggi banget.”


“Hahaha, bener cok sampe mantul mantul lagi bolanya.”{bola yang mana dulu nih wkwkw}


Setelah pertandingan Voli wanita nampak beberapa murid mulai bubar. Ada yang pergi ke gedung lainnya yaitu gedung olahraga Basket untuk menyaksikan pertandingan Final.


Dan ada juga yang ke kantin untuk makan dan istirhat terlebih dahulu.


“Dah kan, dah seger tuh mata...sekarang waktunya kerja.” Kata Fery.


“Wokeh, kawan kawan...ini waktunya kita menunjukkan kejantanan kita pada para wanita cantik di SIS.”


Nampak Aryo, Dion dan yang lainnya berjalan dengan sangat bersemangat menuju lapangan basket. Sedangkan Luke mengikuti dari belakang.


“Nah sampai juga, sini woi.”


Nampak Boby dan beberapa orang lainnya sudah menunggu kedatangan Rombongan Luke. Nampak di sana sudah ramai anak anak dari kelas 2C.

__ADS_1


“Jadi gimana, berapa total poin kelas kita?.” Kata Fery ke arah para gadis yang memang selama Festifal Olahraga lebih banyak bersantai dan hanya menyaksikan pertandingan.


“Ya kalo di total keseluruhan, mau menang apa enggak Kelas kita skornya tetep masih kalah sama kelas lain.”


“Iya terutama kelas 3A, yang jauh mengungguli kelas lainnya.” Kata salah seorang gadis.


“Hemmm, yaudah gpp...yang penting kita udah berusaha.”


“Nah bener tuh, kami semua di sini untuk mendukung kalian, jadi jangan kecewain kami ya.”


Nampak Fiona menyemangati para lelaki yang akan bertanding. Dan makin lama jumlah penonton yang hadir makin banyak, sebagian yang tadinya berada di kantin sudah mulai memasuki lapangan basket pria.


Di SIS sendiri cabang olahraga yang paling populer yaitu Futsal dan basket. Jadi memang sudah menjadi tradisi kalau pertandingan basket akan menjadi penutup berakhirnya Festifal Olahraga.


Nampak dari kejauhan akhirnya Satria dan gengnya mulai memasuki lapangan pertandingan. Nampak juga banyak teman mereka dari kelas yang sama juga datang menyemangati.


“Beb, semangat ya...kalo menang nanti malam ku kasih servis khusus.” Kata Fanny.


“Okeee, liat aja sekarang akan ku balas kekalahanku waktu itu.”


Nampak satria menjawab dengan sangat percaya diri.


Lalu para juri dan komentator mulai berdatangan dan pertandingan pun nampaknya akan segera di mulai.


“Tes, tes.”


“Tes, 1, 2, 3.”


“Baiklah anak anak, bagi yang mau menonton tolong ambil posisi masing masing dan jangan rusuh."


“Buat para pendukung juga silahkan kembali ke bangku penonton, karna pertandingan akan segera di mulai.”


“semangat ya kawan kawan.”


“Iya semangat ya...kalo kalian bisa menang nanti Fiona bakalan nerima salah satu dari kalian”


“Ihh, apa sih.” Nampak para gadis terlihat bercanda sambil meninggalkan tempat Luke dan kawan kawanya.


“Oke, gengs...sini ngumpul ada yang mau aku sampaikan.”


Nampak Boby memanggil mereka semua dan mulai merancang strategi untuk melawan anak kelas 3B.


Sampai tak lama kemudian bel tanda pertandingan akan di Mulai pun berbunyi.


{Tettt}


“Baiklah anak anak silahkan memasuki lapangan pertandingan, saat ini perlombaan Festifal Olahraga Final Basket SIS akan segera di mulai."


lalu Luke dan teman temanya mulai memasuki lapangan basket. Nampak formasi mereka agak sedikit berbeda. Di sini Luke berada di bagian belakang sedangkan Feri dan Boby di depan.


Lalu di kelompok tim kelas 3A ada Renald dan Satria di posisi depan dengan tubuh yang tinggi dan berotot. Dan di belakang mereka juga ada anggota yang badanya juga tak kalah besar.


Bahkan dua di antaranya adalah anggota tim inti basket SIS yaitu Dodi dan Ahmad. Sedangkan satu lagi anggota inti di tim basket SIS berada di bangku cadangan yang bernama Tama.


“Oke gays, kita sikat abis mereka semua.” Nampak Satria sudah tak sabar memulai pertandingan.

__ADS_1


{Tettt}


Sesaat bel berbunyi, berbunyi pula suara sistem di kepala Luke.


[Ting]


[Menerima misi spesial]


[Ting]


[Menerima misi spesial]


Luke yang sudah menduga akan ada misi spesial langsung melihat misi apa yang ia dapatkan.


{Menjadi Juara Pertama dalam Festifal Olahraga Basket}


{hadiah 30.000CP dan 5 poin kekuatan}


{waktu-}


Akhirnya pertandinganpun di mulai. di sini juri langsung melemparkan bola ke atas dan dalam sekejab Boby dan Satria langsung meloncat untuk mendapatkan bola pertama.


Karna pengalamanya, Boby berhasil mendapatkan bola dan tanpa basa basi langsung megoper pada Luke. Saat menerima operan dari Boby, Luke dengan tenang langsung melempar bola ke arah ring musuh, dan....


{Tettt}


Nampak Shooting pertama Luke langsung menyoyak ring basket kelas 3B.


“Wah nampaknya sang bintang tersembunyi sudah mulai menunjukkan kekuatannya di awal.”


“Ya benar sekali, bagi yang sudah menonton pertandingan sebelum ini pasti sudah tau kehebatannya.”


Nampak dua orang guru bapak bapak mulai mengoceh sebagai komentator pertandingan.


Di sini bahkan para murid dan penonton lainnya langsung bersorak histeris ketika melihat lemparan Luke dari jauh langsung masuk dengan sangat indah.


“Sep, mantap Luke...langsung dapet 3 poin” Kata Dion.


Melihat Luke dapat memasukkan bola dari jarak jauh, tim Satria tetap terlihat tenang. Bahkan mereka malah tertawa dan terlihat makin bersemangat.


“Wah...nampaknya bos preman pasar juga jago basket ya.”


“Hahaha, bener...ku kira cuman jago berantem.”


“Cuman sampe kapan bisa nyetak dari jauh, sehebat appapun kalo dah kehabisan tenaga ya gak akan bisa llagi.”


Nampak Renald dan satria mulai memprovokasi Luke. Tapi mendengar itu, Luke hanya diam dan tetap stay kalem enjoy.


Akhirnya tim satria memulai serangan. Kali ini mereka langsung maju dan menggiring bola ke dalam garis pertahanan Luke dan dengan badan besarnya it juga dengan kelicikannya satria nampak ingin melakukan Jump shoot tapi justru mengoper pada Renald dan....


{Tettt}


Dengan gampanganya mereka menetak 3 angka dan membuat seri kedudukan.


Ketika melihat itu para penonton mulai berteriak dan nampak sangat menikmati pertandingan yang sejak detik pertama sudah mencetak angka.

__ADS_1


Akhirnya permainan terus berlanjut. Di sini Boby di jaga habis habisan dengan salah seorang pemain inti basket SIS yaitu Dody dan Ahmad juga menjaga ketat Luke di bagian belakang.


Tapi dengan keterampilan Master basket, nampak Luke yang di jaga pemain pro sekalipun tetap bisa mencetak angka. Dan pertandingan set pertama selesai dengan hasil seimbang.


__ADS_2