
Di malam hari itu, Luke mengendarai mobilnya yang merupakan mobil ciptaannya sendiri yang sudah anti peluru dan anti bom itu ke rumahnya.
Sesampainya di rumah, nampak kedua adiknya sedang asik dengan kegiatan mereka masing masing. Chiko sibuk main game online di kamarnya. Sedangkan Chika dan Ayu sibuk nonton Drama korea di ruang utama.
“Kakak pulang...”
Saat Luke pulang, terlihat hanya ada para pelayan di rumahnya yang menyambut kedatangannya di depan pintu masuk.
Sampai akhirnya ia mendatangi sang adik bungsu ke ruang tengah.
" Chika... Dah lupa ya sama kakak"
"Ehhh...kakak, kakak kapan pulang, Chika lagi asik nonton sama kak Ayu."
"Kakak baru aja sampe, terus Chiko mana?."
"Chiko biasa kak lagi maen game di kamar."
"Yaudah kakak mau mandi dulu ya."
Luke yang sudah sangat lelah itu langsung pergi ke kamarnya dan langsung mandi. Setelah mandi, Luke langsung membuka hpnya dan terlihat di sana sudah banyak notifikasi panggilan dari sang pacar.
“Aduh...lupa matiin mode pesawat...pasti ngamuk lagi nih Ange.”
Luke yang lupa mematikan mode pesawat di hpnya langsung menghubungi sang pacar yang sudah nge spam banyak chat dan panggilan.
“Halo beb..maap aku ketiduran...”
“Ihh...kenapa sih seharian gak bisa di hubungin..”
“Iya..kan udah ku bilang, aku ketiduran lupa ngidupin hp.”
“Kamu sekarang di mana?.”
“Aku di rumah....”
“Yaudah tunggu aku di sana ya...”
“Kamu mau ngapain ke sini?.”
“Nahkan..lagi lagi ngomong gitu...kamu kok gak suka banget kalo aku datang ke sana sih...”
“Bukan gitu...aku capek abis pulang dari kantor, aku cuman pengen istirahat aja.”
“Katanya tadi ketiduran sekarang capek abis dari kantor...yang bener yang mana ha?.”
“Waduh...salah ngomong lagi.” Nampak Luke mulai panik di cerca pertanyaan oleh sang pacar.
Bukannya ia tak ingin menemui sang pacar. Hanya saja saat ini Luke ingin mulai latihan kekuatan Fisik sambil meningkatkan kemampuan Forcenya, jadi ia yang sudah tertinggal jauh dari Accretians lainnya sudah mulai fokus latihan dan memang sudah jarang menghabiskan waktu bersama keluarganya.
__ADS_1
Bahkan ia sempat bilang ada bisnis di luar negri selama sebulan. Padahal cuman ngurung diri di Villa.
“Pokoknya aku ke sana sekarang...”
[Titttt]
“Huh...yaudahlah hari nih skip latihan.”
Malam itu akhirnya Ange tiba di rumah Luke. Nampak mereka berdua di sana banyak menghabiskan waktunya berduaan di kamar.
“Kamu kok belakangan ini sibuk banget sih sampe ngidupin hp aj lupa.”
“Iya...emang belakangan ini kerjaan makin banyak jadi ya gitu jadi kurang fokus.”
“Terus juga kamu keseringan bolos kuliah...kamu sebenernya niat gak sih kuliah bareng aku?.”
“Niat Ge...cuman aku izin dulu bentaran, nanti juga aku nyusul ketertinggalanku deh.”
“Hem...yaudah pokoknya malam ini kita seneng seneng, aku dah bawa banyak makanan dan minuman nih buat pesta malam ini.”
Luke yang sudah di ajak untuk minum minum oleh sang pacar hanya bisa menerima permintaan sang kekasih dan malam itu mereka berdua memang hanya menghabiskan waktu di kamar Luke dengan menonton Film dan minum minum.
Terlihat malam itu sang kekasih sudah mulai mabuk dan mengantuk...
“Ge...dah malem kamu ku anterin pulang ya...”
“Heee...ga mau...aku mau nginep di sini...”
“Pokoknya aku mau nginep di sini... Dah sebulan kita cuman telfonan."
Terlihat Ange yang sudah mabok berat langsung memeluk Luke di atas kasur. Luke yang juga sudah kebanyakan minum dan melihat sang wanita idaman sudah mabuk berat dan hampir pingsan di pelukannya mulai kehilangan kendalinya.
Sampai akhirnya malam itu, Luke yang sudah sebulan ini menghabiskan waktunya sendirian di Villa akhirnya melepaskan seluruh hasrat terpendamnya pada sang kekasih.
Malam itu mereka berdua bercinta dengan sangat panas. Luke yang di buat stres dengan masalahnya, dengan brutal melampiaskan hasrat terpendamnya malam itu.
Karna memang mereka berdua sama sama mabuk, maka malam itu tanpa sadar mereka telah melakukan hubungan terlarang.
Luke yang sudah tak tahan langsung membaringkan sang kekasih dan mulai bermanuver.
Ia dengan lihai mulai merasakan tiap sudut tubuh sang kekasih sampai ******* dari sang pacar mulai terengar.
Malam itu Luke dan Ange yang sudah saling mencintai sejak lama akhirnya untuk pertama kalinya bercinta.
Pagi harinya, luke terbangun karna alarm di hpnya...
Tapi saat bangun ia merasakan ada sesuatu yang menindih tubuhnya. Kemudian saat ia membuka matanya, ia kaget ternyata sang kekasihlah yang saat ini menindih dirinya.
Bahkan mereka berdua dalam keadaan tanpa busana sama sekali. Luke yang menyadari dosanya langsung berteriak dan membangunkan sang kekasih.
__ADS_1
“Woaaahh...apa ini.”
“Astaga Luke..apa yang sudah kau lakukan.”
Karna teriakan Luke...sang pacar akhirnya juga ikut terbangun. Ange yang melihat dirinya tanpa pakaian sehelaipun langsung berteriak dan menjauh dari Luke.
Saat ini dua kekasih yang sedang kasmaran tersebut hanya bisa menatap satu sama lain dan tak bisa mengatakan apa apa lagi.
“Apa yang kita lakukan semalam Luke...?.”
“Ntaahlah, aku tak terlalu ingat...yang ku tau hanya aku seperti berasa berada di surga.”
“Huuuuhhh...jangan bilang kita....”
“Maafkan aku Ange...aku benar benar tak tahan waktu itu...jadi...”
“Hemmm...yasudahlah...”
Tapi Ange terlihat biasa saja dan langsung mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi. Luke di sini merasa sedikit bersalah karna sudah melakukan hal seperti itu padahal mereka belum menikah.
Saat ini Luke hanya berbaring di atas kamar tidurnya dan tak memikirkan apapun. Sampai secara tiba tiba sang kekasih keluar dari kamar mandi dan mendekat ke arah Luke...
“Luke...”
“Ange...”
Luke dapat melihat sang kekasih dengan malu malu berjalan mendekat ke arahnya.
“Apa kau mencintaiku?.”
“Tentu saja aku mencintaimu...cuman kamu satu satunya wanita yang ku cinta di dunia ini.”
Setelah mendengar perkataan sang pacar, Ange langsung melepaskan handuk yang menyelimuti tubuhnya.
Luke hanya bisa diam mematung melihat tubuh indah sang kekasih dan tak berkata apa apa.
Sampai akhirnya mereka melanjutkan apa yang sudah mereka mulai tadi malam. Dengan perlahan mereka mulai berciuman kembali dan saling memandang.
“Dengan ini deal nikah.”
“Hemm...”
“Jawab dulu kamu maukan nikah sama aku?.”
“Hemm...aku mau..”
Setelah perjanjian itu, akhirnya Luke mulai bermanuver dan melanjutkan apa yang sudah lama ia inginkan. Dengan cepat tangan Luke langsung memeluk sang kekasih dengan erat.
Luke yang sudah di buat pusing oleh sistem dan semua masalahnya mulai melupakan itu semua dan hanya fokus pada sang kekasih.
__ADS_1
Pagi itu akhirnya mereka memadu cinta dengan mesra. Dengan sangat panas dan intim kedua kekasih itu mulai memandu kasih....