Pengusaha Muda Dengan Sistem

Pengusaha Muda Dengan Sistem
Bab.52


__ADS_3

Nampak para siswa dan siswi sudah tak sabar untuk berangkat. Dan ketika sudah mengecek dan memastika semua orang sudah hadir, akhirnya merekapun berangkat.


Luke kali ini berada di bus yang membawa rombongan anak kelas 2C.


“Wihhh, akhirnya jalan jalan juga kita.”


“Hooh, dah capek kita kemaren ujian.”


“Yoi, sekarang waktunya kita senang senang.”


Terlihat banyak orang mulai mengobrol satu sama lain sedangkan Luke hanya duduk di kursinya sambil menatap tebel hologram yang menunjukkan statistik dirinya.


Nama : Luke Lawrance


Level : 25


Kecerdasan : 200


Kekuatan : 91


Kelincahan : 134


Poin status : 20


CP : 3.082.590


Gold : 345


Keterampilan : Master Karate, Master Parkour, Master Taekwondo, Master Menyetir, Master Billiard.


“Huh...saat sampai level 20 hadiah yang di berikan sistem jadi jauh lebih banyak, mantap lah."


“Sistem, di level 30 nanti saat mengupgrade versi terbaru apa saja keuntungan yang aku dapatkan?.”


[Ting]


[Tuan akan mendapatkan banyak fitur baru dan misi baru yang lebih sulit dan menantang]


“Woahhh...jadi gak sabar pengen cepat cepat ke level 30.”


“Yosshhh...sambil di perjalanan mending aku farm poin.” Nampak Luke lagi lagi farming poin dan xp.


Sampai akhirnya rombongan itu tiba di pelabuhan. Di sana nampak sudah banyak orang yang menunggu dan dari kejauhan sudah terlihat kapal pesiar yang sangat besar.


Lalu semua murid di kumpulkan dan berbaris. Di sana guru olahraga yaitu pak Bambang langsung memberikan penjelasan dan nasihat kepada murid muridnya itu.


Sambil memberikan pemahaman tentang dasar dasar keselamatan pak Bambang juga menjelaskan banyak hal yang menyangkut nama baik sekolah. sampai akhirnya pidato membosankan itu selesai dan para murid akhirnya mulai memasuki kapan mewah tersebut.


“Wihhh...gila besar amat.”


“Iya bro, kalo gak salah tadi kata si bambang di kapal ini lengkap ada restoran, tempat hiburan, kolam renang, bahkan katanya ada bioskopnya juga.”


“Ya jelas lengkaplah, kan tiap siswa di suruh bayar Rp. 100.000.000 kalo gak mewah begini bisa di tuntut itu pihak sekolah."

__ADS_1


“Iya bener, dah bayar mahal mahal masa pake kapal butut.”


Lalu terlihat ada seorang pria anak konglomerat yang lewat saat para pria itu berbicara.


“Hem...dasar gembel, kalian kira uang 100jt kalian itu sudah cukup untuk menikmati fasilitas di kapal mewah ini selama 3 hari dan menyewa pulau tak berpenghuni secara khusus?.”


Nampak pria itu menyinggung obrolan pria lainnya.


“Iya iya, kan kami cuman bilang doang.”


“Cih, nyambung aja.”


“Woi...burun masuk jangan ngalangin jalan dasar kampungan.”


Akhirnya para pria penggosip itu pun mulai memasuki kapal pesiar mewah dan di ikuti yang lainnya. Di sana para murid terlihat sangat senang.


Seperti yang di jelaskan Bambang, perjalanan ke pulau tak berpenghuni akan memakan waktu tiga hari. Jadi tiap siswa selama di perjalanan bebas menggunakan fasilitas yang di sediakan.


Tapi juga tetap harus menjaga norma norma yang berlaku. Sampai akhirnya nampak Luke yang juga baru pertama kalinya menaiki kapal pesiar mewah itu bertemu dengan sang pacar.


“Akhirnya ketemu...”


“Ahahaha kenpa emang?.”


“Gpp, cuman ini kapal gede banget sampe capek jalannya.”


“Ya jelas besarlah, kan dah di bilang sama si Bambang kalo kapal ini termasuk salah satu kapal terbesar di dunia dan saat ini sekolah kita udah nyewa ini kapal buat acara darmawisata.”


Akhirnya Luke dan Ange pergi ke pusat permainan yang ada di kapal VALERIA. Di sana nampak sudah banyak murid lainnya yang juga bermain di sana.


“Wah dah rame...enaknya main apa nih?.”


“Hemm....” sambil melihat lihat banyaknya permainan yang tersedia, tiba tiba saja suara sistem berbunyi di kepala Luke.


[Ting]


[Menerima misi spesial]


[Ting]


[Menerima misi spesial]


Kemudia Luke langsung membuka tabel hologram dan melihat ke bagian misi.


{Ikut permainan adu panco dan menjadi juaranya}


{hadiah 120.000CP}


{Waktu -}


Melihat misi yang di berikan Luke langsung melihat sekeliling dan ternyata memang sudah ramai anak pria yang sedang berada di tempat permainan adu panco.


“Ge...yok ke sana.” Lalu Luke menggapai tangan sang pacar dan pergi ke keramaian tersebut. Dan di sana sudah ramai orang yang ingin berpartisipasi.

__ADS_1


“Wokeh...sabar, satu satu.”


“Siapa lagi yang mau ikut, biar di catet nih namanya, terus kita bisa mulai.”


Mendengar itu Luke langsung mengajukan namanya.


“Saya ikut kak.”


“Ohhhh...yaudah, tapi inget ya peraturannya yang kalah bakalan keliling kapal ini sambil pake gaya monyet.”


“Huh...apaan tuh ada ada aja.” Nampak Ange justru tak suka dengan hukuman aneh itu.


“Yaelah cewek diem aja napa...ini khusus permainan para cowok pemberani.”


“Ayo yang mau daftar lagi sini....terus ada hadiahnya kok jadi santai aja.”


Akhirnya karna banyak pria yang berpartisipasi acara itupun menjadi tontonan banyak orang. Bahkan banyak juga gadis gadis yang menonton. Mereka juga penasaran ingin tau siapa pria terkuat di sekolah mereka.


“Saya juga ikut kak.” Nampak ada pria kurus kering ternyata juga ingin mengikuti permainan tersebut. Dan ketika mendengar ia ingin ikut banyak orang menertawainya dan menyuruhnya jadi penonton saja.


“Hahahaha...kamu ini...itu badan dah kayak genteng gosong jangan sok sokan ikut.”


“Iya bener...ini bukan permainan buat orang lemah kaya kamu.”


Nampak karna banyak orang yang terhibur sang pria kurus kering pun di masukan dan ia menjadi kontestan terakhir.


“Oke dengan ini ada 64 orang yang berpartisipasi.


“Yaudah, yang lain minggiran dulu, biar kita bisa mulai.”


Akhirnya pertandingan itupun di mulai. nampak para kontestan yang mendaftar memang memiliki postur tubuh yang besar dan kekar. Tapi ada juga yang biasa saja.


Nampak di sana orang orang sangat terhibur dengan pertandinag absurb yang di lakukan para pria di sana. Sampai akhirnya 16 besar pun terpilih.


“Huh...gimana tadi seru kan...sekarang udah masuk babak 16 besar, jadi kasih tepukannya dong.”


Nampak banyak murid yang juga menonton karna iseng memberi tepuk tangan yang meriah. Di sini akhirnya Luke akan menghadapi kakak kelas dari kelas 3E yang berbadan besar dan sedikit berotot.


“Oke...sekarang giliran Doyok lawan Luke.”


Lalu salah seorang murid yang menjadi juri memulai pertandingan tersebut.


“Yaudah...inget ya, ini cuman pertandingan iseng iseng jadi jangan sampe ada yang berantem lagi.” Nampak sang juri mengingatkan lagi karna sebelumnya ada orang yang tak puas dengan hasil yang di dapatkan.


“Oke mulai...”nampak sang juri yang memegang tangan kedua orang itu melepaskannya dan merekapun adu panco.


Di sini Luke akhirnya merasakan kekuatan dari lawannya.


“Hemm...lumayan, cuman kalo segini mah aku masih bisa nahan.”


Nampak Luke hanya melakukan pose panco sambil terlihat santai. Sedangkan si kakak kelas terlihat sudah sekuat tenaga mengeluarkan kekuatannya.


Tapi nampak tangan mereka yang saling bercengkraman tetap tak bergerak dan melihat musuhnya sudah kelelahan Luke pun akhirnya mengakhiri pertandingan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2