Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
Bersyukur


__ADS_3

Di pagi hari yang cerah, secerah hatinya orlin, karena hari ini adalah hari trakhir Ujian yang mana membuat orlin senang , apalagi kalo bukan bekerja , orlin bisa memulai bekerja sembari nunggu hasil ujian dan kelulusan di sekolahnya, dengan semangat yang berapi-api membuat Orlin lebih cepat dalam mengerjakan soalnya daripada hari berikutnya, padahal ujian trakhir ini menurut para murid adalah mata pelajaran yang paling sulit yaitu Matematik dan bagaimana dengan kemampuan orlin dalam hal matematika sudah tidak di ragukan lagi, Orlin Hanya Butuh waktu 35menit untuk menyelesaikan nya.


"Yah, sudah Selesai, Alhmdulilah" Berdiri dari kursi dan menyerahkan kertas jawaban kepada pengawas.


"Wah, kamu sudah selesai Lin, sungguh luar biasa dalam waktu 35menit kamu sudah menyeselsaikannya". menggeleng-gelengkan kepala sambil melihat kertas jawaban orlin


"Iya bu, Alhmdulilah" sambil tersenyum


"Ya sudah kamu tunggu di luar" busiska mempersilahkan orlin keluar


"baik bu" sahut orlin


Orlin keluar Ruangan kelas dan berlari ke kamar mandi karena memang sudah kebelet buang air kecil, keluar dari kamar mandi orlin melihat guru membawa beberapa lembaran kertas yang akan di tempel di dinding pengumuman , Orlinpun bergegas kesana karena penasaran barang kali ada pengumuman penting mengenai hasil ujian yang hari hari kemarin..


"Pak hari lagi nempelin kertas apa? Apa memang itu kertas pengumuman untuk siswa yang dapat remidial, aku harus segera melihatnya, semoga aku tidak ada di daftar nama yang remidial di kertas itu" bergumam sendiri sambil berjalan mendekati papan pengumuman.


"Assalamualaikum pak".


"Waalaikum salam" menengok ke arah suara


"Ohh, kamu Lin , apa kamu sudah selesai mengerjakan soal ujian hari ini, nampak nya hanya ada kamu saja yang di luar kelas" tanya pak hari


"Iya pak , aku sudah selesai dan tadi aku melihat bapak bawa kertas untuk di tempel ke dingding pengumuman ini, apa memang hasil ujian kemarin sudah keluar pak?" tanya orlin


"Ohh, Iya itu tadi bapak lagi menempelkan kertas Daftar nama yang harus mengulang kembali ujian nya biar bisa memperbaik nilai mereka" jawab pak hari


"Ohh, apakah sudah selesai menempelkan nya pak, apa bisa saya bantu?" menawarkan bantuan karena masih ada beberapa kertas yang belum di tempel


"Ahh iya, ini kamu bisa bantu bapak menempelkannya , biar teman - temanmu bisa liat nanti sebelum mereka pulang"

__ADS_1


"Iya pak" sambil menempel kan kertas dan setelah selesai orlin mencari namanya di daftar nama itu apa ada namanya yang tertulis dalam papan pengumuman itu.


"Alhamdulilah ya Allah, aku tidak ada dalam daftar nama yang harus mengulangi ujian ini" ucap syukur orlin


"Kamu memang anak yang pintar lin, semoga cita-cita mu cepat tercpai yah, jangan sampe kamu putus sekolah dan itu akan menghambat cita - cita mu". sambil tersenyum ke arah orlin


"Aku pasti Semangat pak, aku akan Tunjukkan pada semua orang bahwa aku bisa jadi orang sukses dihari esok" Ekpresi Dengan penuh semangat


Ngiiiiiiuuuuuuu... bel pun berbunyi semua siswa keluar dari kelas dengan wajah lemes , terasa Terkuras semua tenaga mereka, padhal yang bekerja kan otak bukan tenaga nya. hahaha🤣


"Hey jasmin kenapa mukamu, kamu habis olah raga di kelas ? Ya ampun keringatmu ini" sambil mengusap pipi jasmin padahal tidak ada keringat disitu


"Ihh, kau ini yah, Rasanya otakku ini tiba-tiba membeku deh lin, Soal - soal tadi membuat otakku bekerja keras untuk menyelesaikannya" sambil menyender di bahu Orlin


"Hahaha, Kamu lucu sekali jasmin, aku tau cara nya biar otakmu encer kembali" sambil membangunkan jasmin dari bahunya da orlin menatapnya


"Emang apa yang bisa aku lakukan agar otakku encer seperti mu" Tanya orlin


"Engga, aku belum tau dan aku baru keluar terus ketemu kamu disini" sambil geleng -geleng kepala


"Kalo gitu kamu liat aja sana apa pengumuman itu" sambil menggandeng tangan jasmin


"Apa itu hasil ujian kemarin lin ? apa kamu sudah melihatnya? tanya jasmin


"Aku sudah melihatnya malah paling pertama dan aku juga yang menempelkan kertas itu?" sambil terus menarik jasmin


"Wahh terus kamu liat nama aku di kertas itu engga lin, aku takut ada nama ku yang masuk ke daftar hasil ujian itu". menunduk sedih


"Sebaiknya kamu liat saja, biar kamu tak banyak tanya , biarkan otakmu juga bisa beristirhat karena tadi sudah berfikir terlalu keras aku takut ada saluran di otakmu ini ada yang putus" sambil melukis di atas kepala jasmin

__ADS_1


"Aku gila dong kalo otakku bermaslah sampe saluran nya putus ,memang kamu mau punya sahabat gila sepertiku?" gerutu jasmin


"Hahaha, kamu memang sudah gila akupun ikut gila juga bersamamu" sambil mencubit pipi jasmin


"Hahaha" mereka tertawa terbahak-bahak, karena persahabatan mereka sungguh hebat sudah seperti adek dan kakak.


"YaAllah Alhmdulilah... aku tidak ada di daftar itu lin?" sambil memeluk sahabatnya


"Aku sudah tau?" jawab santai orlin membuat jasmin mendongkak kepala


"Ohh, Lalu kenapa kamu tidak bilang dari tadi biar kita ga nunggu lama untuk melihatnya langsung keseni" melepaskan pelukannya.


"Biar kamu bisa liat sendiri dengan senang dan gembira, jika tadi aku beri tahumu mungkin kamu tidak akan penasaran dan datang kesini seperti siswa yang lainnya, kamu datang ke pengumuman ini sama seperti siswa yang lain, aku pun juga melihat sendiri kesini dan itu membuat aku sangat puas dengan kerja kerasku itu" jelas orlin


"Huhhh so sweett.. sahabatku ini paling bisa membuat teman nya senang" memeluk orlin lagi


"sudah lepas pelukanmu itu, kita ini berpelukan seperti itu kaya teletubis saja" berlari kecil meninggalkan jasmin


"Awas kamu yah lin" mengejar orlin


Di luar sekolah tepat di jam 12 siang para siswa berhamburan keluar gerbang sekolah, begitupun orlin dan jasmin tapi hari ini berbeda karena Orlin tidak pulang ke Rumah melaikan langsung memulai bekerja.


"Jasmin , Hari ini kamu pulang sendirian dulu yah, aku mau masuk kerja hari ini, karena hari ini hari pertamaku kerja aku tidak mau sampai terlambat" berbicara dengan jasmin sembari duduk di sepedanya.


"Ohh,iya lin gapapa, berarti kamu sudah mulai sibuk dong di mulai hari ini, aku sangat senang kamu bisa dapat pekerjaan paruh waktu ini yang mana tidak menghambat sekolahmu" berbicara sambil menatap orlin


"Iya aku juga senang bisa dapat pekerjaan itu, ya sudah kamu hati-hati di jalan jasmin aku mau pergi duluan" sambil mulai mengayun sepeda nya


"Ok, Kamu juga hati hati Lin" teriak jasmin

__ADS_1


Orlinpun menoleh kebelkang dan tersenyum ke arah jasmin kemudian langsung melanjutkan pergi ke tempat kerja yaitu warteg bu susi.


__ADS_2