Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
Hari kerja


__ADS_3

Kembali ke Orlin, Orlin sampai di tempat warteg bu susi, Orlin memang ingin memulai kerja itu hari ini, dengan senang hati orlin pun akan menerima pekerjaan apapun asal dapat uang untuk tambahan bayar hutang orang tuanya, orlin sangat berharap dengan orlin bekerja mereka tidak akan kesusahan seperti sekarang ini..


"Bismilllah.." Menghembus kan nafasnya agar tidak gugup dan lngsung melangkah masuk area warteg mencari bu susi.


"Asslamualaikum".. ucap slam orlin


"Waalaikumsalam" Wahhh nak Orlin, bu susi senang skali kamu mau maen ke warteg ini" ucap senang bu susi dan mendekati orlin


"Iya Bu susi sbenernya aku bukan hanya main kesini tapi aku akan memulai masa trening ku disini agar cepat keterima kerja disini dan semoga aku jadi karyawan tetap bu susi" sambil mencium tangan bu susi dan memeluknya hangat seperti ibu nauren"


"Emang sekolah mu sudah selsai Ujiannya? tanya Bu susi


"Sudah dong bu, bahkan aku sudah liat papan pengumuman di skolah ternyata nama ku tidak ada di daftar nama anak yang harus mengulang ujiannya, aku sangat bersyukur" jwwab Orlin


"Kamu menang pintar nak , semoga kamu slalu sukses dalam sekolah dan karir mu nanti jika sudah masuk dunia kerja, jika disini kamu anggap saja sedang bermain jangan mengnggap pkerjaan ini menghambat kesuksesanmu"


"Iya bu, aku pasti bisa ngatur waktu nya, aku sangat bersyukur di pertemukan ibu pada saat itu, aku tidak menduga akan bertemu ibu dan mendapatkan perkerjaan ini yang memang aku sudah memantapkan hati untuk mencoba mencari pekrjaan tapi tiada di sangka pekerjaan itu menghampiri dengan sendirinya, iya kan bu, ibu penolongku" Raut wajah yang sedih


"bukannya kamu itu kesini untuk kerja?, kenapa malah mau menangis, sudah sana kerja jika tidak mau saya pecat" menggoda orlin


"Ikhh masa iya baru nympe , kerja aja belum udah di pecat aja" mengerucutkam bbirnya


"Hahaha, Lin lin, kamu itu lucu skali"


Dan di lain tempat pak risman sudah slesai memasang Ac di pos penjaga rumah mewah itu, pak risman juga mengerjakan perkerjaan yang memang bukan untuk dia , iya pak risman malah berkebun memindahkan dan merapihkan bunga-bunga yang cantik di halaman rumah.


"Pak yanto saya Sudah selesai memasangkan ac nya, apa ada pekerjaan lain untuk saya" menunduk ke arah ketua security.

__ADS_1


"Saya bukan pemilik rumah ini pak risman dan kamu jangan menundukkan kepalamu kepada kami , karena kami sama spertimu pak mungkin yang menjadi perbedaan nya itu hanya perkerjaan saja, bukan begtu" menatap ke beberapa satpam yang berbaris di halaman pos jaga yang ada di rumah itu..


"I-iya pak...." jwab serempak mereka..


"Ya sudah kembali ke tempat kalian masing - masing dan tetap waspada dalam penjagaan kalian terhadap rumah ini" Perintah kepala security di rumah itu


"Baik pak" mereka segera bubar barisan menuju tempat kerja nya masing -masing


"Tolong tanyakan ke Nyonya apa ada kerjakan lagi selain ini.. saya sanggup mengerjakan apapun meskpun di luar pekrjaan saya sebagai servis, saya bisa membersihkan halaman dan saya bisa juga merapihkan tanaman". Meminta bantuan security agar mau menyakan tugas nya setelah memasang ac selesai.


"Baiklah pak risaman tunggu dulu saya akan panggil Nyonya dulu lewat telpon pos Jaga" ucap pak yanto sambil masuk ke pos jaga


"Hallo??" ucap nYonya


"Hallo, Nyonya, ini saya yanto, Maff Nyonya Saya mengganggu waktu nyonya , jadi gini ini pak Risman sudah Selesai memasangkan Ac nya dan beliau meminta pekerjaan yang lain barang kali nyonya membutuhkan jasa nya selain jasa servis, dia ingin menawarkan untuk jadi pakebun di rumah ini , apa nyonya Mengizinkan nya?"


"Hmm.. Suruh pak risman tunggu di ruang tamu , saya akan turun ke bawah" ucap sang Nyonya dan menutup telponnya.


"Pak, bapak suruh tunggu di ruang tamu , Nyonya akan turun menemui bapak, mari aku antar pak". mengajak risman untuk ikut masuk ke rumah megah itu


dan Setelah nunggu tak berapa lama dari arah tangga turun sang Nyonya untuk menemui Pak risman, membicarakan apa yang di inginkan pak risman.


"Gimana pak , sudah selesai Pasang Ac nya?" tanya sang nyonya yang sudah berada di lantai bawah berjalan dan duduk di kursi ruang tamu


"Sudah Nyonya, saya sudah selasai dan maaf nyonya apa ada pekerjaan yang lain yang bisa saya kerjakan saya bisa mengerjakan apapun" ucap pak risman meminta pekerjaan lain


"Hmm, Sebenernya Di rumah ini sudah banyak pekerja yang memegang perkerjaannya masing - masing"

__ADS_1


ucapan sang Nyonya membuat raut wajah risman sendu karena ia berharap akan mendapkan pekrjaan selain jasa servis itu karena yang di pikirkan pak risman hanyalah bagaimana cara dia mendapatkan uang lebih dari jasa servis itu untuk melunasi hutang - hutangnya.


"Gini aja pak, apa bapak mau membantu saya untuk merapihkan dan membereskan barang di kantor cabang saya , Sebenernya saya akan menyuruh tukang untuk menata semua barang di kantor cabang itu agar segera bisa di gunakan untuk karyawan saya yang bekerja di cabang itu" ucap sang Nyonya membuat Pak risman Merubah wajah sendunya dengan tatapan haru.


"Terimakasih Nyonya saya mau bekerja apapun asal saya bisa dapat pekerjaan lebih hari ini" Ucap pak risman haru.


"Apa bapak sedang ada masalah?" Tanya Nyonya kepada Pak risman


"Tidak Nyonya, saya hanya ingin mendapatkan Uang lebih , itu saja" . ucap pak risman


"Bapak lagi butuh uang berapa? Saya akan membantu bapak" ucap sang nyonya melihat wajah pak risman yang terlihat sedang kesulitan membuatnya ingin segera membantunya.


"Tidak nyonya, saya Hanya butuh pekrjaan , itu saja" jawab Pak risman.


"Jika saya bisa membantu bapak saya akan sangat senang karena bapak juga sudah membantu saya tadi di jalan saat mobil saya mogok" ucap sang nyonya


"Tidak Nyonya, saya ikhlas membantu nyonya tidak ada maksud apapun nyonya , sungguh.!!" lirih pak risman


"Bukan begitu pak risman saya tau bapak itu ikhlas membantu saya tadi tpi izinkan saya juga membantu bapak sebagai ucapan terimkasih saya" tetap membujuk pak risman agar dia mau di bantunya.


"Tapi Nyonya..." belum sempat Bicara sudah di Potong oleh sang Nyonya.


"Saya tidak menerima penolakan ya pak, jika bapak menolak saya pun akan menolak bapak untuk bekerja menata kantor cabang" acaman Nyonya membuat pak risman menyetujuinya untuk membantu nya.


"Maf nyonya izinkan saya bekerja lebih hari ini, sebenernya nya saja sedang butuh uang yang lmyan besar nyonya dan dalam waktu 3hari kedepan saya harus sudah bisa melunasi hutang saya kitu , karena sudah jatuh tempo sedangkan uang saya hanya punya sedikit masih kurang banyak untuk melunasinya". jelas pak risman dengan menahan air matanya agar tidak jatuh di hadapan nyonya.


"Ya sudah berapa hutang bapak yang harus di lunasi dan saya akan mengizinkan bapak untuk bekerja membantu saya" ucap sang nyonya

__ADS_1


"Hutang saya Semuanya 30jt Nyonya, tapi saya sudah membayar 3jt dan saya juga baru punya 2jt sekarang, jadi semuanya kurang 25jt lagi" jelas pak risman


"Baik kalo begitu tunggu sebentar saya akan ambil uang untuk bapak melunasi hutang tersebut" langsung berdiri dan berjalan ke arah kamar nya untuk membuka brankas uang dan mengambilnya untuk pa risman.


__ADS_2