
Orlin dan jasmin di tempat kerja seperti biasa mereka fokus bekerja sesuai yang di tempatkan oleh bu susi, Nampaknya Orlin memang lupa akan hari sepesial nya , daripagi orlin terlihat biasa-biasa saja tidak ada hal yang mencurigakan kalo dia sedih karena tidak ada ucapan satupun dari orang terdekatnya.
"Kenapa dia tidak sedih dengan hari ini, padhaal hari ini hari spesialnya dan tidak ada yang mengingatkannya, apa memang dia pelupa yah tidak tau dengan hari lahir sendiri". gumam jasmin dalam hati sambil melihat orlin yang tidak sedikitpun terlihat kesedihan di raut wajahnya.
hari sudah semakin sore tidak terasa pekerjaan mereka sudah selesai, orlin dan jasmin bergegas untuk pulang, di perjalanan jasmin mengikuti orlin sampe rumah sehingga orlin bertanya -tanya tumben dia akan mampir ke rumah.
"Ayo Lin kita pulang, sudah selesai juga pekerjaan kita" ajak jasmin
"Iya , ayo kita ke bu susi dulu untuk pamit pulang". mengajak jasmin ke bu susi
"Bu kita pulang ya bu, hari sudah semakin larut" pamit orlin
"iya bu, takut kemalaman nanti" ucap jasmin
"Iya nak, pulang lah, sudah waktunya kalian pulang dan istirahat ini sudah jam 7 juga"
"iya bu, assalamualaikum" mereka mencium tangan bu susi
Orlin dan jasmin mengayunkan sepedanya memang rumah mereka satu arah tapi tidak terlalu dekat mereka berbeda blok.
"By by Jasmin sampai ketemu besok" orlin mendahului jasmin untuk masuk ke pelataran rumah nya. "kenapa kamu malah ikut ke rumah ku" tanya orlin yang melihat jasmin malah memalkirkan sepeda di sebelah sepeda orlin.
"Hehe, aku numpang makan boleh tidak". tanya jasmin
"Tumben amat, apa di rumahmu tidak ada makanan, kasihan sekali" ucap orlin
"Sungguh kasihan Bukan aku ini" memasang wajah melas.
"Terserah kamu aja jasmin , kamu mau ikut masuk ya ayo nginep juga aku terima asal ada uang sewa nya" sambil berlalu dari sana.
"Dasar teman yang sangat perhitungan" gumam jasmin yang ikut melangkahkan kakinya mengikuti orlin.
Tok.. tok.. tok..
"Assalamualaiku."
"Waalaikumsalam" ucap dari dalam rumah.
Mari Bernyanyi Untuk Orlin 🤣
__ADS_1
"Selamat Ulang tahun Kami Ucapkan , Selamat panjang Umur Kita kan doa'kan selamat sejahtera sehat sentosa , selamat panjang umur dan bahagia" kedua orng tua yang membawakan Kue ulang tahun untuk Orlin dan di sambut haru oleh orlin dia sungguh tidak menyangkan akan mendapatan kejutan seperti tahun - tahun sebelum nya yang memang slalu seperti ini meskipun dengan acara sederhana.
"Ya Allahh , Jadi hari Ini adalah hari spesialku dan kalian semua memberikan kejutan ini" dengan Mata berkaca-kaca terharu dengan kejutan ini.
"Sudahlah jangan sedih, harusnya kamu bahagia sayang, selamat ulang tahun anak ibu yang semakin dewasa ini, doa terbaik semoga cita-cita kamu tercapai" memeluk anak gadisnya
"Iya sayang, kamu adalah belahan jiwa kami, kebahagiaan untuk kami, semoga kamu selalu ingat pesan dari orang tua untuk slalu mengingat Allah dalam setiap langkahmu, karena Ridho Allah lahh yang akan mensukseskan dirimu di kemudian hari" ucap pak risman yang memeluk peri kecil nya itu, akan slalu menjadi peri kecilnya walau sudah dewasa.
"Aduhh. aku juga ingin di peluk, Selamat hari brojol bestie, semoga kamu slalu ingat punya aku ketika kamu tidak punya apa - apa" ucapan konyol dari jasmin yang ikut memeluk orlin
"Kamu adalah bestie ku yang paling koclak menurutku, jadi aku akan mentlaktirmu di kemudian hari ketika aku sukses nanti" Kekeh Orlin yang menatap sahabatnya itu.
"Sudah Sekarang ayo kita makan bersama , ibu sudah siapkan makanan enak hari ini" ajak bu nauren.
"Tunggu, sebentar, jadi kalian ini sekongkol untuk mengerjainku yah, pantas saja si jembet ini ikut mampir ke rumah jadi sudah tau akan ada makanan disini" menatap sahabat nya.
"Ya. kamu Orlin , senang sekali memanggil nama ku dengan sebutan aneh seperti itu, Memang kenapa jika aku ingin ikut makan bersama disini" Kesal Jasmin
"Hahaha, Maaf kan aku bestie, Ini hari ulang tahunku jadi kamu bisa makan sepuasnya sekenyangnya kamu secara GRATISS" menekankan kata gratis di depan jasmin membuat jasmin semakin kesal.
"Emangnya kelihatan muka ku ini suka Gratisan ? Menyebalkan" sambil memalingkan wajahnya kesal. bagaimana tidak kesal tadinya jasmin bahagia sudah ikut mengerjain orlin malah dia yang dikerjain.
"Sudah , sudah kalian ini malah ribut ga jelas ayo kita ke meja makan keburu cacing di perut kalian meronta ronta ingin makan" ajak bu nauren yang membuyarkan aksi pertengkaran mereka.
Kriiuukkk... suara perut
"Nah tuh suara perut siapa, Jangan bilang suara perut kamu jasmin, wahh ternyata perut kamu itu tidak tau sopan santun belum di depan makanan sudah memanggil untuk makan" ucap orlin yang kembali mengerjain sahabatnya.
"Upppssst.. maaf bu yah, aku memang lapar sengaja tadi tidak makan agar bisa makan disini" Memegang perut dan tersenyum malu
"Cihh ... Alesan saja" ucap orlin yang di plototi jasmin
"Tidak apa-apa jasmin, emang sudah terlalu lama kita menunggu , ayo ke meja makan" ajak ayah risman
mereka berjalan ke arah meja makan, terlihat nasi Tumpeng yang indah tertata di meja makan, sungguh mengundang lapar tapi enggan untuk memakan karena tampilan yang terlihat indah membuat orlin dan jasmin malah berdiri di kursi tidak duduk karena melihat tampilan nasi tumpeng itu.
Ini Lah Gambaran nasi tumpeng nya, jangan Ngiler yah, apalagi yang lagi ngidam takutnya minta kaya gini nanti Outor di minta pertanggung jawaban oleh suami kalian. hahaha 🤣 lanjut cerita.
__ADS_1
"hey, kenapa kalian malah berdiri saja , cepat duduk dan kamu orlin cepat potong tumpengnya, kita sudah sangat lapar". ucapan nauren membuyarkan lamunan orlin dan jasmin.
"Sangat indah sekali" jasmin melihat takjub
"apa ini aku harus memotong nya, gimana kalo aku pajang saja nasi tumpeng ini" ucap orlin
"Ya kamu pajang nanti nasi Itu akan Berubah setelah 1 minggu kemudian" ucapan ayah risman melihat dua anak ini malah mengagumi tumpeng itu, memang sangat indah tapi itu untuk di makan bukan di pandang saja.
"Ihh, ayah apaan sih, ya sudah orlin potong deh nasi kuning yang indah ini". ucap Orlin yang langsung mengambil pisau kue untuk memotong nasi kuning itu.
"Sayang sekali yah, sudah susah payah di buat di dekorasi seindah ini tapi di makan juga" ucap jasmin yang duduk masih memandang nasi tumpeng.
"Hahaha, Ibu memang membuatnya itu tidak mudah memakan waktu 3jam untuk mendekorasi nya" ucap bu nauren
"Ibu sangat Hebat, dan untuk yang pertama ptongan tumpeng ini Orlin akan kasih untuk ibu yang sudah susah payah membuat ini" mendekati bu nauren dan memeluk sambil ngasih tumpeng pertama.
"Terimakasih sayang" ibu nauren mencium anak gadisnya.
"nah untuk kedua aku kasih ke ayah yang sudah bating tulang untuk membiayai orlin, maafkan orlin ya yah belum bisa membantu ayah" ucap orlin yang memeluk ayah dan di balas pelukan
"Ini yang terakhir untuk bestie ku yang Gemas dan cantik ini" mencubit pipi jasmin .
"Kalo kamu bukan bestie ku sudah ku dorong kamu kejurang" ucap jasmin yang meringis kesakitan karena cubitan orin tapi mereka akhirnya berpelukan juga karena mereka bestie dari orok.
mereka bersama makan nasi tumpeng dengan sangat lahap, setelah itu lanjut memakan kue ulang tahun yang tadi , mereka pun merasa sangat sangat kenyang hari ini, setelah selesai , ayah Risman dan ibu nauren menyiapkan hadiah untuk orlin begitupula dengan jasmin dia pun ikut memberikan hadiah yang memang sudah di bawanya sendari pagi.
"Nak Ini ada hadiah dari Ayah dan Ibu Untuk mu sayang, maafkan kami belum bisa Ngasih yang kamu mau" ucap ayah risman memberikan bingkisan kado.
"Ya Ampun ga usah kali ayah, orlin tidak mengharapkan hadiah/kado dari ayah dan ibu, di buatkan acara seperti ini saja sudah lebih dari cukup ayah" ucap orlin
"Tidak apa-apa , itu tidak seberapa koq, ayah dan ibu berharap kamu akam menyukainya" ucap bu nauren.
"Baik lah terimakasih ayah , bu" memeluk mereka berdua.
"ini Lin kado dari ku untukmu, jika nanti aku ulang tahun tolong kasih aku kado sebagai barter kado hari ini" ucap jasmin menyerahkan kadonya.
"Busyettt , ini anak minta barter , seperti tidak ikhlas memberi kado ini" ucap orlin yang menerima dengan kesal.
"Hahaha, aku bercanda bestie" jasmin memeluk orlin.
__ADS_1
"aku tau koq, aku juga akan kasih suprise nanti kalo kamu ulang tahun" ucap orlin.