
Orlin sepulang dari mengantar bu sari ke rumah nya, langsung mengayunkan sepeda nya pulang ke rumah, sepanjang jalan orlin bersenandung senang karena ia akan bekerja di warteg nya bu sari , jadi dia tidak perlu lagi mencari pekerjaan yang tidak menghambat pada sekolahnya, hati nya sangat berbunga-bunga tapi tidak di sangka Orlin Menabrak sepeda Motor yang berhenti mendadak di pinggir jalan dan Orlin pun terjatuh karena Rem mendadak ia tidak tau kalau motor itu akan berhenti karena terlalu senang dengan kejadian tadi jadi tidak fokus menyetir sepedanya, lalu sepedanya menabrak ban belakang motor itu.
Cittt Gubrag....
Orlin jatuh ke arah kanan kaki nya sakit karena tertimpa oleh sepedanya,ya meskipun jatuh kearah rerumputan tapi tetap saja siku nya terluka karena banyak batu kerikil di rerumputan itu.
"Awwww, sttttt" sambil berusaha Bangun dari tindihan sepeda itu , karena terlalu sakit jadi tak ada tenaga untuk membangunkan sepeda yang menimpa badan dan kaki nya itu.
Yang punya motor dan temannya pun kaget , mereka berdua yaitu laki laki tampan yang sedang ngobrol, mereka masih berpakaian SMA karena mereka Masih sekolah , teman satunya baru turun dari motor itu makanya mereka sedikit berbincang, tapi tidak di sangka di arah belakang terdengar benturan lumayan keras yang mana mereka kaget suara tersebut dan serempak menoleh ke arah suara itu dengan raut wajah bingung mereka saling tatap bersama temanya dan saling mengangkat bahu mereka mendandakan tidak tau apa yang terjadi.
"T-tolong kak" dengan Lirih Orlin meminta Tolong kepada dua laki-laki berseragam SMA itu sambil melambaikan tangan nya.
Teman yang turun dari motor itupun menghampiri Orlin, sedangkan yang sedang diatas motor itu langsung pamit pergi.
"Hey , biar aku bantu" membangunkan sepedanya lalu membangunkan orlin
"Terimaksih kak" sambil memegangin kakinya karena sakit
"Rul, Aku pergi dulu yah, kamu obatin gadis itu kasian kakinya Dan tangan nya terluka" sambil berlalu meninggalkan mereka
"Maafkan teman saya yah, dia sudah biasa bersikap seperti itu tapi dia baik koq" sambil membantu Orlin berjalan dan duduk di taman yangtak jauh di jalan yang tadi terjatuh.
"Iya kak tidak apa-apa, aku yang salah juga tidak melihat kalo di depan motor sedang berhenti" sahut Orlin
"Mana tanganmu yang sakit, wahh ini luka lecetnya berdarah, kamu mampir dulu ke rumah ku yu, rumahku disana, nanti aku obatin dulu lukamu" Sambil menunjukkan kesalah satu rumah yang besar
"T-tidak kak, Terimakasih, aku langsung pulang saja , aku tidak apa-apa koq ini lecet sedikit , nanti di rumah aku kasih betadin juga langsung sembuh" sambil berdiri dari tempat duduknya.
"Tidak..!!! kamu terluka dan kakimu masih sakit bagaimana kamu akan mengayunkan sepedamu nanti" sahut Erul
"Aku bisa koq kak, aku langsung pulang saja dan Terimakasih sudah menolongku, ucapkan maaf juga pada teman kakak yah aku tidak sengaja tadi menabrak motornya". dengan wajah cemas karena takut harus ganti rugi motor tadi yang sudah di tabrak orlin.
__ADS_1
"Kamu tenang saja temanku itu ga akan minta ganti rugi motor nya koq, Ohh, ya kalo boleh tau nama Kamu Siapa?" tanya Erul
"Kenalkan kak, Nama saya Orlin". menyodorkan tangannya untuk berkenalan .
"Ohh, nama ku Erul, kamu sekolah dimana?" tanya erul
"Aku sekolah di SMP pelita kak" jawab orlin
"Ohh, boleh aku antar kamu pulang? takutnya kamu tidak bisa mengayunkan sepedamu, nanti aku ambil dulu motorku untuk sepedamu biar nanti aku suruh orang untuk mengantarnya kerumahmu" Ingin mengnatar Orlin karena Erul tidak tega melihatnya .
"Tidak kak, aku beneran bisa koq, lihat aku tidak apa- apa kan" sambil mengayun sepeda dan berputar ditaman itu.
"Wahh , Kamu gadis yang kuat ternyata, kakimu saja untuk berjalan harus menahan sakit apalagi kamu mengayun sepeda mu" Sahut Erul
"Hahaha,, ini tidak seberapa sakit kak, ya sudah aku pergi dulu yah, makasih untuk bantuan kakak" langsung berlalu pergi dari taman itu meninggalkan Erul
Hmm, Anak nya lucu dan periang, semoga kita bertemu lagi yah. gumam Erul sambil melihat Orlin yang makin menjauh dari matanya.
Tok.. tok.. tok...
"Assalamualaikum" Orlin
"Waalaikum...." Terhenti dan kaget melihat penampilan Orlin dan Luka di tangan serta kakinya .
"Siapa yang datang bu? sambil mendekat ke arah pintu rumah" tanya risman
"Aku datang bu , Ayah". sambil mencium tangan ibu dan melangkah mencium tangan sang ayah.
"Kamu kenapa sayang?" tanya ibu Nauren
"Aku baik-Baik saja bu , tadi kecelakaan kecil" jawab Orlin
__ADS_1
"Apanya yang baik nak, kamu terluka sayang, lihat tanganmu dan kamu juga jalan kesakitan begitu apanya yang terlihat baik" Risman sambil menunjukkan luka lukanya itu.
"Hehe, Ini tadi di jalan aku habis menabrak Motor yah , bu" jawab Orlin sambil menatap kedua orang tua nya
"APAA..!!! kaget Risman dan Nauren
"Iya ayah , ibu, Jangan panik , tadi aku tidak sengaja menabraknya, padahal motor itu sedang berhenti di pinggir jalan, ntah kenapa aku tidak melihatnya sehingga aku menabrak motor itu dan aku terjatuh" jelas Orlin sambil duduk di sofa ruang tamu.
"Ya ampun nak, kamu sedang mikirin apa sehingga kamu melamun di jalan , itu tidak baik kamu bisa kenapa-napa, lihat sekarang kan jadi begini" omel ibu nauren yang khawatir pada orlin da bergegas mengambil kotak p3k.
"Aku tidak sedang melamun justru aku sedang gembira tadi bu, makanya aku tidak fokus menyetir sepedaku itu" jelas orlin
"Kamu itu nak, Meskpun sedang senang tapi kamu harus tetap hati-hati saat di jalan, ya sudah ibu bersihkan dulu Lukanya". sambil membersihkan luka orlin
"Aww, perih bu". sambil menggratkan giginya menahan perih
"Tahan sebentar yah, biar cepat sembuh, kamu ini kemana saja jam segini baru pulang" sambil mengobati orlin
"Aku... Ohhh astaghfiullah aku lupa bu" langsung mengambil tas nya dan membuka tas ranselnya. "Yahh tumpah semua deh" dengan raut wajah kecewa.
"Kamu kenapa nak? apa nya yang tumpah?" tanya Risman
"Ini ayah , bu , aku bawa lauk dan nasi untuk kita makan, tapi semua tercampur menajadi satu" sambil mengerut mengeluarkan palastik berisikan nasi dan lauk yang tak berbentuk.
"Kamu dapat dari mana semua ini Lin" tanya Ibu
"Aku, aku dapat dari Bu susi Bu, yah, tadi pas aku pulang sekolah bersama jasmin melihat ibu susi duduk di pinggir jalan dan aku membantu bu susi membwakan belanjaan nya dan mengantarnya kerumah bu susi". menjelaskan kepada ayah dan ibunya.
"Ohhh , begitu , ya sudah sekarang kamu ke kamar ganti baju dan makan, makanan yang itu biar nanti ibu bereskan kalo masih bisa di makan kita makan, anggap saja seperti nasi campur-campur" Sahut ibu sambil tersenyum ke arah Orlin
"Aku langsung istirahat saja Bu , yah. aku sudah kenyang karena tadi sudah makan disana, maaf yah aku pulang bawa makanan begini rupanya" sambil mengerucut bibir ke ayah dan ibunya.
__ADS_1
"Tidak apa-apa sayang, ya sudah sana istirahat saja" sahut ibu nauren