Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
Kepasar


__ADS_3

Sekitar kurang lebih 20menit mengayunkan sepedanya , akhirnya orlin sampai juga di tempat kerja dan orlin melihat ibu susi akan keluar dari rumah nya itu, orlin pun bergegas menghampiri bu susi menanyakan mau kemana beliau pagi begini.


"Bu, tunggu" ucap orlin yang sedikit berlari ke arah ibu susi yang sudah melangkahkan kakinya langsung mencium tangan bu susi


"Eh iya orlin, koq tumben pagi begini sudah datang kesini" ucap bu susi sambil membalas uluran tangan orlin.


"Iya bu, Maaf ya bu kemarin orlin tidak datang, karena orlin ada kegiatan kemarin, Ibu susi mau kemana, apa warung belum buka?" tanya Orlin


"Iya tidak apa-apa nak, ibu maklumin koq, lagian kan kerja disini sampingan jika kamu tidak sibuk di sekolah baru kamu bekerja disini dan warung memang buka nanti jam 8, ini ibu mau kepasar dulu beli buat masak nanti siang, karena stok di dalam sudah pada abis" ucap bu susi


"Ohh gitu bu, terimakasih ya bu sudah mengerti orlin, biar orlin antar ibu kepasar gimana?" menawarkan diri untuk mengantar bu susi kepasar.


"Tidak usah nak, kamu masuk aja, biar ibu di antar ojeg aja" ucap bu susi.


"Tidak bu biar saya saja yang antar , saya juga bisa koq naik motor kalo ibu tidak mau naik sepeda orlin". ucap orlin memang orlin bisa naik motor bebek apalagi metik yang hanya gas dan rem saja.


"Hmmm, ya sudah kalo gitu kamu pake motor ibu saja karena kamu kasihan mengayun sepeda sambil boceng ibu pulang pergi yang berat nya gede gini bisa -bisa sakit semua badan mu" sambil masuk kedalam mengambil kunci motor dan menyerahkan nya ke orlin.


"Hahaha, ibu ini lagian mau bolak balik berapa kali juga orlin kuat koq karena sudah terlatih mengayunkan sepeda nya itu" ucap orlin mengikuti bu susi


Orlin dan bu susi pun kepasar menggunakan sepeda motor milik bu susi , orlin pun tidak terlihat gugup mengendarai motornya, memang orlin sudah bisa cuma karena terhambat ekonomi jadi orlin tidak punya uang untuk membeli motor metik yang ada hanya sepeda nya itu yang mengantar orlin kesekolah , motor bebek di pake ayah nya untuk bekerja tapi orlin tidak mengeluh meskipun teman -teman nya pake motor kesekolah. 15menit kemudian mereka sampai di sebuah pusat berbelanja dan memulai masuk pasar untuk membeli beberapa lauk dan sayuran untuk stok di dapur.


"Sudah sampai" Menghentikan mtornya tepat di palkiran pasar


"Wahhh cepat juga kamu mengendarai motornya, sampe ibu tidak terasa sudah sampai di pasar" bu susi sambil turun dari mtornya.

__ADS_1


"Heee, bisa aja ibu ini, sini bu biar orlin bawa tas belanja nya" meraih tas belanja yang di bawa bu susi dan bu susi pun tersenyum ke arah orlin.


"Ayo kita ke tempat ikan dulu, biar tidak kehabisan mumpung masih pagi jadi masih banyak pilihan dan masih seger juga" ajak bu susi.


"Ayo bu" menggandeng tangan bu susi untuk menuju tempat ikan segar


setelah selesai belanja ikan lanjut ke sayuran, Bumbu dapur dan buah -buahan untuk cuci mulut , kurang lebih mereka berkeliling di pasar itu 20menit'an sampai semua sudah di masukkan ke tas belanja dan keranjang belanjaan yang memang sudah penuh.


"Ibu rasa sudah selesai dan sudah kumplit semua belanjaan kita hari ini" melihat keranjang belanjaan yang di bawa bu susi dan sebagian di bawa orlin


"Bener nih ga ada yang tertinggal bu" ucap orlin


"Tidak nak, udah cukup koq Ibu sudah mencatat nya dan semua sudah kumplit, ayo kita pulang" ajak bu susi


"Ok, baiklahh, kita pulang" menggandeng tangan bu susi yang memang penuh belanjaan sama dengan orlin


"Nahh sudah penuh gini kan enak di pandang dan juga koki di dapur tidak perlu bingung cari bumbu karena sudah kumplit dan tertata rapih disini" ucap bu susi


"iya nih bu, jadi para koki juga semangat untuk memasaknya nanti" ucap orlin di balas senyum oleh bu susi.


"Iya lin, jadi sebisa mungkin untuk memenuhi keperluan koki yang di dapur biar mereka tidak bingung" ucap bu nauren


"Bu orlin boleh izin liat ke dapur engga? ya kali orlin bisa belajar juga dari mereka" tanya orlin meminta persetujuan bu susi


"Hmm, kamu Boleh koq tapi sebentar aja yah kamu kan di depan bukan di dapur nanti bau asap masakan loh". sahut bu susi

__ADS_1


"Tidak apa-apa dari pada aku diam saja toh ini juga masih pagi bu belum terlalu ramai jadi aku bisa menyempatkan untuk melihat kedapur" ucap orlin


Orlin masuk ke dapur Bu susi yang memang di beruntukkan untuk mengolah masakan nya, karena orlin penasaran ingin melihat suasana dapur dan para pekerja di sana, memang bu susi juga ikut terlibat di dapur membantu para pekerja disana, di sana koki nya bu susi ada 2 khusus untuk masak dan untuk cuci piring ada 1 orang untuk memotong sayuran dan mengahaluskan bumbu ada 1 orang, jadi yang ada di dapur itu semua nya ada 4 orang umur nya berkisar kurang lebih 30tahun'an ada 1 orang yang masih terlihat muda yaitu mba nuri yang membantu memotong sayuran dan menghaluskan bumbu , Orlin sebenernya Ingin liat dapur itu sembari melihat ada berapa pekerja disana apa masih ada lowongan untuk jasmin bekerja disana juga, karena jasmin ingin ikut bekerja seperti orlin dan setelah melihat ke dapur orlin langsung menyapa semua yang ada di dapur.


"Assalamualaikum bibi" sapa orlin kepada semuanya membuat semua yang ada di dapur menoleh ke arah suara dan membalas salam sapa dari orlin.


"Waalaikumsalam" jawab mereka tersenyum ke arah orlin


"Boleh aku bergabung disini, kenalin aku Orlin aku memang baru disini kurang lebih 1minggu bekerja disini tapi aku hanya di depan aku baru tau ternyata di belakang banyak teman juga" Antusias orlin ketika melihat mereka yang di dapur berasa punya keluarga baru.


Semua yang ada di dapur tersenyum lucu kepada orlin karena gadis manis seperti orlin langsung memperkenalkan dirinya tanpa ragu dan terlihat sangat mudah berbaur dengan orang di sekitar meskpun usia nya tepaut jauh dari mereka dan mereka baru melihatnya tapi dengan tingkah orlin seperti itu membuat mereka senang.


"Iya dan orlin ini bekerja disini separuh waktu , dia bekerja di jam pulang sekolah sampe jam 5 sore kadang juga sampe jam 7 malam, saya sengaja menempatkan dia di depan pasti juga kalian tau kenapa" jelas bu susi biar mereka tau orlin ini masih anak sekolah jadi sebisa mungkin di beri pekerjaan yang tidak terlalu berat untuk dia.


"Kenalin Lin yang Ini koki kita nama nya bibi Sarah, dan satu nya ini bibi ela, nah untuk yang ini pling muda di dapur namanya Mba Nuri dia ingin di panggil mba biar telihat muda katanya, dan yang ini bibi rani" bu susi memperkenalkan semua perkerja disana kepada orlin dan orlin langsung mencium tangan mereka satu persatu.


"Senang bertemu dengan mu anak manis" ucap bibi sarah mengelus rambut orlin yang sedang menyalaminya.


"Makasih bibi, aku juga senang bertemu kelian semua jadi aku punya banyak teman yang seperti keluarga aku sendiri" jelas orlin


di sambut senyum semua orang disana.


"Ya sudah kamu jaga di depan saja takutnya ga denger ada yang mau makan disini, nanti di lanjut ngobrol lagi sama mereka" menyuruh orlin untuk kembali kedepan


"Aku sebenernya ingin sekali melihat cara masak bibi koki disini karena sangat enak jadi aku ingin juga belajar" sahut orlin.

__ADS_1


"Disini yang pling hebat bu susi kami hanya menjalankannya saja Lin, nanti kamu minta resep nya aja dari bu susi jadi kamu bisa mempraktikan nya nanti di rumah" ucap bibi ela koki disana.


"Ya sudah aku kedepan dulu ya , nanti kita lanjut lagi ngobrol nya" langsung berlalu pergi dari dapur tak lupa juga senyum manis orlin kepada mereka semua.


__ADS_2