
Di lain tempat pak risman seperti biasa berkeliling mencari pelanggan yang mau memakai jasa nya, terik matahari di siang hari tidak membuat pak risman patah semangat, meskipun dari pagi hari belum ada yang mau memakai jasa nya, dalaam perjalanan pak risman sedikit kelelahan lalu masuk ke masjid untuk mengambil air wudhu agar segar kembali dan melaksanakan kewajibannya setelahnya itu pak risman istirahat sejenak untuk meluruskan kakinya yang sedikit kram.
"Ya Allah Smga stlah ini aku dapat pelanggan, rasanya kaki ku ini sedikit kram , sakit skali" lirih pak risman sambil meminum air putih yang di bawa setiap hari.
"Permisi pak, apa bapak bisa memperbaiki Ac atw kulkas?" ucap seorang pria yang baru keluar dari masjid dan menghampiri pak risman yang duduk selonjoran di dpan masjid.
"Ah iya pak, saya bisa memperbaiki berbagai macam elektronik" jawab pak risman dengan senyuman.
"Ok pak sekarang bapak ikut saya ke rumah , kebetulan Ac d rumah saya rusak, saya sudah menghubungi Tukang untuk memperbaiki nya hanya pekerja mereka sedang cuti jadi tidak bisa datang" jelas pria tersebut.
"baiklah pak dengan senang hati, ayo pak" berdiri dan langsung naik ke motor.
Pria itu lalu masuk ke mobil dan ikuti Oleh pak risman menuju rumah nya yang tak jauh dari area masjid tersebut. kurang dari 20menit mereka tiba di komplek elit bahkan pak risman pun pernah menerima pelanggan orang - orang elit tersebut.
"Mari pak" ajak seorang pria setelah memalkirkan mobilnya langsung berjalan menghampiri pak risman untuk masuk ke rumah nya.
"iya pak ,terimakasih" menundukkan kepala sambil berjalan dengan membawa alat-alat tempurnya.
"Silahkan pak duduk dulu, saya akan ke atas terlebih dulu, sebelumnya dengan bapak siapa yah?" tanya seorang pria
"Ah iya saya lupa, nama saya Risman pak" ucap pak risman sambil menyodorkan tangan nya.
"Saya Rulli, tunggu sebentar ya pak saya ke atas dulu" langsung melangkah ke lantai atas.
"Silahkan pak di minum dulu" pelayan membawakan minum untuk pak risman.
"Terimakasih bi" ucap pak risman menerima air yang di bawakan pelayan
selang beberapa menit pak rulli dengan istrinya turun dari tangga menghampiri pak risman.
"Mah , kenalin ini pak risman nanti pak risman ini yang akan memperbaiki Ac kamar anak kita" ucap pak rulli
"Ah iya, saya sella pak" mengulurkan tangan nya.
"Risman, saya akan memperbaiki Ac nya, maaf dimana ruangan nya bu?" tersenyum ke arah mereka
"Ayo pak saya tunjukkan kamar nya" ajak bu sella untuk menunjukkan ac mana yang harus di perbaiki.
"Mah, Papah ke ruang kerja dulu yah, ada bberapa dokumen yang belum papah cek"
"Silahkan pak ikuti istri saya, di kamar juga masih ada anak saya ya mungkin nanti istri saya yang akan membangunkannya" ucap pak rulli di balas anggukan oleh pak risman.
Tok.. tok.. tokk
"Sayang, bangun nak" bu selli mengetuk kamar anaknya.
__ADS_1
"Sebentar lagi mah, aku masih ngantuk" ucap anak yang ada di dalam kamarnya.
"Ayo bangun sayang, Di depan udah ada tukang yang akan memperbaiki ac mu biar kamu ga kegerahan di kamar" bu selli masuk ke dalam kamar sambil membukakan gordeng kamar yang di tutup sama anaknya karena sinar matahari membuat kamar terasa panas meskpun ada kipas angin.
"Ahh iya mah, aku semalaman ga bisa tdur trrus tadi di skolah juga banyak kegiatan aku rasa sangat lelah hari ini" dengan duduk di ranjang mata sedikit terbuka nahan ngantuk.
"Udah bngun dulu, atau kamu pindah ke kamar yang lain disini banyak kamar dan ac nya masih bagus kenapa kamu ga tidur di kamar lain saja tadi malam" menepuk nepuk pundah anaknya agar membukakan matanya.
"Aku Terlalu nyaman disini mah jadi aku ga mau tidur di kamar lain" sambil bangun degan muka bantalnya langsung ke kamar mandi.
"Silahkan pak Masuk , biasa lah anak muda kalo tidur tuh kaya kebo susah bangun dan banyak alasan, saya tinggal dulu ya pak, nanti kalo ada perlu apa panggil pelayan saja dan kalo bapak mau makan ke dapur aja pak minta ke pelayan" mempersilahkan pak risman masuk.
"iya bu , terimakasih banyak" menundukkan kepala nya.
"Ini pak tangganya" pelayan pria langsung masuk membawakan tangga tepat di bawah ac.
"Ah iya terimakasih pak"
"Iya, saya permisi dulu pak nanti jika ada perlu bapak bisa cari saya di depan" di balas anggukan oleh pak risman.
seperkian menit kurang lebih 15menit pintu kamar mandi terbuka ya pria tampan keluar dari dalam kamar mandi sehabis mandi karena tadi sang mamah membangunkannya membuat ngantuk nya hilang langsung di guyur air sower di kamar mandi.
"Hallo pak" sapaa nya sambil mengeringkan rambut yang basah berjalan keluar kmar mandi.
"Bentar pak, sini saya bantu , bapak kasih acnya kesaya lalu bapak turun" mendekati pak risman dengan membantu meraih ac yang sudah di tangan pak risman
"Aduh den, maaf jadi kotor lagi tangan nya" merebut ac nya setelah sampai bawah.
"Tidak apa-apa pak, Kenalin saya Erul, panggil Erul saja pak, jangan panggil aden atau den" menyodorkan tangan ke pak risman memperkenalkan dirinya.
"saya risman nak, bapak tidak mau hanya memanggil nama jadi bapak panggil nak erul saja , gimana?" membalas salam tangan erul.
"Iya sudah deh boleh pak" tersenyum ke pak risman
"Saya permisi dulu ya nak, mau memperbaiki nih ac di belakang" langsung pamit ke belakang
"Iya pak , silahkan saya juga mau ganti baju dulu"
setelah Ac nya selesai di perbaiki karena ada yang putus dan harus di patri terlebih dulu agar kabelnya tersambung lagi, pak risman bergegas masuk kembali ke kamar erul dan melihat emang kamar nya sudah terbuka lebar menandakan pemilik kamar sudah keluar dari kamarnya, pak risman langsung memasang ac nya kembali dan mengecek kipas ac yang ada di balkon luar jendela kamar erul dan langsung membersihkannya.
"Gimana Pak sudah beres?" tanya pak rulli yang masuk ke kamar erul melihat pekerjaan pak risman.
"Alhmdulilah sudah selesai pak, ini lagi saya coba, gimana pak sudah berasa dingin?" meneloh ke arah pintu kamar sambil memegangi remot ac yang sedah di cobanya.
"Syukur lah, iya nih udah terasa dingin, Cepat juga yah ternyata, mkasih pak" ucap pa rulli menepuk pundak pak risman.
__ADS_1
"Iya pak, saya juga berterimakasih karena bapak mau memakai jasa saya untuk memperbaiki ac nya"
"Ya kebetulan kan tadi saya melihat bapak di masjid , Ini pak untuk upahnya" menyodorkan amplop dan pergi keluar kamar
"Iya pak terimakasih" pak risman melihat amplopnya terlebih dulu sebelum beranjak keluar dan Kaget dengan isi yang ada di amplop itu
"Aduh, pak tunggu.!!!" teriak pak risman langsung berlari menuruni tangga untuk mengejar pak rulli.
"Iya pak kenapa" ucap pa rulli yang menengok ke arah pak risman yang lari menuruni tangga.
"Huufft... I-Ini pak, I-isi nya kebanyakan" Menarik nafas dan membuangnya karena capek berlari dari tangga sehingga terbata-bata untuk bicara.
"Minum Dulu pak , duduk" ucap santai pak rulli memepersilahkan duduk dan memberikan air minum kepada risman .
"Ah terimakasih pak" langsung duduk dan meminum air hingga tandas tak tersisa.
"Ada apa pak, saya hanya memberikan uang untuk upah bapak karena sudah memperbaiki ac kamar anak saya".
"Maaf pak tapi ini kebanyakan , saya tidak biaa menerimanya, karna untuk saya upah memperbaiki ac Biasa nya hanya 500rb yang saya dapatkan pak, tapi ini bapak terlalu banyak saya tidak tau ada berapa isinya". menyodorkan Amplop itu kembali karena memang tadi di liat uang 100rb ada bebrapa lembar di dalam amplop tersebut lebih dari 5 lembar makanya pak risman bergegas untuk menyerahkan kembali amplop tersebut.
"Tidak apa-Apa pak ambil saja uang itu, toh kalo saya memanggil tukang khusus untuk memperbaiki ac itu mereka membandrol harga mahal pak, ayo ambillah" jelas pak rulli meyerahkan amplop nya kembali ketangan pak risman.
"T-terimakasih Banyak pak" menerima amplop dan mencium tangan pak rulli.
"Sudah lahh pak risman jangan berlebihan, ini tidak seberapa , anggap saja ini rezeki bapak hari ini" menepuk pundak pak risman.
"Ya pak, kalo begitu saya pamit dulu pak" berdiri dari duduk nya dan membungkukkan badannya.
"Bentar pak, Bi isah..!!" memanggil pelayan dapur
"Iya Tuan" membawakan rantang berisikan beberapa menu makanan yang akan diberikan kepada pak risman.
"Bawa makanan ini untuk bapak makan bersama keluarga"
"Tidak , tidak usah Pak" menolak makanan yang di bawa bi asih.
"Tidak apa pak, bawa aja , itu mumpung masih anget loh pak, ga baik juga tolak rizki" ucap bu selli berjalan ke arah ruang tv.
"Tapi.." terpotong ucapam pak risman
"Tidak ada Tapi tapian, tidak juga menerima penolakan" ucap pak rulli.
"Baiklahh , terimakasih pak , bu , bibi" Berterima kasih kepada semuanya.
pak risman keluar dari rumah pak rulli langsung pulang ke rumah nya, karena hari pun sudah sore jadi bergegas untuk pulang saja.
__ADS_1